
"Re, sepertinya tuan Alex sudah tahu di mana aku tinggal!" gemetaran Aldari bicara dengan sang sahabat nya Rere sambil melihat rumah kontrakan nya saat ini sedang kedatangan tamu yang tidak di undang oleh nya saat ini.
Rere yang mendengar suara gemetaran dari sang sahabat nya Aldari pun langsung menoleh ke arah dimana sang sahabat nya sedang menatap rumah kontrakan nya saat ini.
"Apa loh yakin itu mobil nya tuan Alex?" tanya Rere yang yang juga sedang menatap rumah kontrakan dari sahabat nya saat ini.
"Gue sangat yakin sekali Rere, soal nya gue pernah naik mobil itu!" jelas Aldari terhadap sahabatnya yang meragukan dirinya saat ini.
Rere yang mendengar ucapan dari sahabatnya itu pun langsung menoleh ke arah dimana Aldari yang sedang fokus menatap rumah kontrakan nya saat ini.
"Apa loh bilang Al?" loh pernah naik mobil mewah itu!" heboh Rere ketika mendengar ucapan dari sahabatnya tersebut.
Aldari yang mendengar suara heboh dari sang sahabat nya Rere pun langsung menoleh ke arah dimana Rere sedang menatap mobil milik Alex saat ini yang sedang terparkir di depan rumah kontrakan nya tersebut.
__ADS_1
"Memang nya ada apa?" tanya Aldari menatap bingung melihat ekspresi wajah dari sahabatnya saat ini.
"Enak banget loh Al, bisa naik mobil mewah itu!" tunjuk Rere ke mobil mewah milik Alex yang sedang terparkir cantik di halaman rumah kontrakan sang sahabat nya saat ini.
Aldari yang mendengar ocehan dari sang sahabat nya Rere pulang langsung memukuli lengan Rere dengan keras sehingga membuat Rere memekik kesakitan lantaran lengan nya di pukuli oleh sang sahabatnya tersebut.
"Kenapa loh mala mukuli lengan gue sih Al!" sungut Rere sambil mengusap bekas pukulan dari sang sahabat nya Aldari.
Aldari yang mendengar ocehan dari Rere pun langsung mendengus kesal.
"Huh, menyebalkan sekali!" gerutu Aldari sambil melirik sekilas ke arah dimana sang sahabat nya Rere sedang menatap mobil mewah milik Alex.
Aldari yang sedang mengomeli Rere yang sedang menatap mobil mewah itu tanpa berkedip pun langsung terkejut ketika dirinya melihat ada cahaya lampu mobil yang menuju ke arah rumah kontrakan nya saat ini. Dengan cepat Aldari langsung menarik Rere untuk bersembunyi di balik pohon kecil yang tak jauh dari tempat mereka berhenti.
__ADS_1
Rere yang secara tiba-tiba di tarik paksa oleh Aldari untuk bersembunyi dibalik pohon yang tak jauh dari mereka pun langsung memekik tertahan karena dirinya terjatuh ke di Yar paksa oleh Aldari.
"Al, apo loh mau bunuh gue!" omel Rere ketika sudah sampai di pohon untuk bersembunyi menghindari mobil sang sekretaris Jastin tersebut.
"Loh bisa diam nggak sih!" omel Aldari sambil celingukan melihat mobil yang baru saja melewati mereka berdua.
Rere yang melihat Aldari yang sedang celingukan melihat ke arah mobil yang baru saja melewati mereka pun langsung menoleh ke arah dimana Aldari yang masih fokus menatap mobil mewah itu.
"Apa loh juga pernah naik tuh mobil!" tanya Rere pada Aldari yang sedang menatap rumah kontrakan nya saat ini.
Aldari menganga lebar ketika dirinya melihat siapa yang sedang turun dari mobil yang beberapa menit tadi melintasi jalan mereka berdua dengan sang sahabat nya tadi.
"I-itu kan sekretaris Jastin!" gumam Aldari yang masih bisa di dengar oleh sang sahabatnya Rere.
__ADS_1
"Siapa"
Bersambung