Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
39. Menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Dokter yang sedang mengobati kaki Aldari yang mendengar kata-kata pedas dari mulut Alex hanya bisa diam tanpa berkomentar satu katapun yang keluar dari mulut dokter itu. Seketika dokter itu langsung menoleh ke arah tiga pria tampan itu yang sedari tadi memperhatikan dirinya yang mengobati Luka Aldari.


Tuan muda, saya sudah selesai mengobati Luka kaki Nona, dan saya akan membuatkan resep obat untuk menghilangkan rasa sakit di kaki Nona. Ucap sang dokter terhadap Alex, kau berikan pada Jastin resep obat itu ucap Alex tanpa melihat ke arah sang dokter, karena Alex hanya fokus melihat ke arah Aldari yang sedang duduk di sofa ruangan kerja nya tersebut.


Baik tuan muda, ucap sang dokter tersebut. Dan dokter perempuan itu pun beralih menatap wajah Aldari.


Nona, untuk sementara anda tidak boleh berjalan terlebih dahulu karena luka kaki anda terlalu bahaya untuk di bawah untuk jalan. Dan kaki Nona jangan sampai terkena air soalnya kaki Nona luka nya masih basah dan berbahaya kalau terkena air. Aldari yang mendengar ucapan sang dokter pun mengangguk kan kepala nya saja bahwa dirinya mengerti ucapan dokter itu.


"Terima kasih dokter, telah mengobati kaki saya, ucap Aldari dengan tersenyum manis kepada dokter perempuan itu. Dokter itu pun mengangguk kan kepala nya dan membalas ucapan Aldari tersebut, iya Nona" sama-sam kalau begitu saya permisi dulu.


Jastin pun mengantar sang dokter sampai ke pintu ruangan kerja Alex. Terima kasih atas bantuannya dokter, ucap Jastin kepada sang dokter yang telah mengobati Luka kaki Aldari tersebut.


lya sama-sama tuan kalau begitu saya permisi dulu tuan, ucap sang dokter tersebut. Jastin pun mengangguk kan kepala nya.


Setelah kepergian sang dokter Jastin pun kembali ke ruangan kerja Alex, sampai di ruangan kerja Alex, Jastin langsung di suruh sang CEO nya untuk mengantikan dirinya untuk Meeting. Jastin jadwal Meeting hari ini kau gantikan diriku, karena aku akan mengantarkan gadis nakal ini ke Mansion dan satu lagi kau urus wanita yang telah membuat gadis nakal ini sampai terpeleset di Office ku ini ucap Alex sambil melirik ke arah Aldari, dan kau pecat wanita itu sekalian ucap Alex dengan suara datar nya tersebut.


Ternyata Alex sudah mendapatkan informasi tentang kejadian yang menimpah Aldari beberapa jam yang lalu atas bantuan sang sekretaris nya Jastin yang gigih dalam melaksanakan perintah sang CEO nya tersebut.

__ADS_1


Baik tuan, ucap Jastin dengan suara datarnya.."


Dan kau Rey, dokumen yang kau perlukan kau minta saja sama Jastin. Aku mau pulang ke Mansion ucap Alex yang melihat ke arah Aldari duduk di ruang kerja nya tersebut.


Setelah Alex memberi perintah kepada sang sekretaris nya, Alex pun mendekati Aldari yang sedang duduk di sofa ruangan kerja nya tanpa aba-aba Alex langsung mengendong tubuh mungil Aldari seperti ala bridal style. Aldari pun terkejut atas apa yang Alex lakukan terhadap dirinya tersebut.


T-tuan, ucap Aldari dengan gugup karena dirinya di angkat oleh Alex, kau diam lah gadis nakal jika tidak akan ku lempar tubuh mu yang tak seberapa dari atas gedung ini. Seketika Aldari Langsung mempererat pegangan tangan nya di leher Alex tersebut, ucap Alex sambil melangkahkan kakinya menuju ke pintu ruangan kerja nya, Rey yang mendengar ocehan sang sahabat nya pun di buat kesal karena ucapan terhadap Aldari.


Hey tuan muda, apa dirimu itu tidak bisakah mengancam gadis itu, apa kau tidak melihat gadis itu ketakutan melihat dirimu yang seperti beruang kutub. Ucap Rey terhadap diri Alex yang sedang menggendong tubuh mungil Aldari tersebut.


Ting


Beberapa detik menunggu terdengar suara pintu lift terbuka.


Silahkan tuan, ucap Jastin ketika pintu lift telah terbuka. Alex hanya berdehem menjawab ucapan sang sekretaris nya Jastin tersebut.


Aldari hanya tersenyum tipis melihat ke arah sang sekretaris Jastin, bertanda dirinya pun ikut berterima kasih, Jastin pun mengerti akan maksud senyuman dari Nona nya tersebut. Alex yang melihat Aldari tersenyum ke arah sang sekretaris nya tersebut pun melirik tajam ke arah sang sekretaris nya tersebut.

__ADS_1


Jastin yang di tatap tajam oleh sang CEO nya pun langsung mengalihkan pandangan dari Aldari yang sedang di gendong oleh Alex.


Kau ini memang gadis penggoda.


Sekretaris ku saja mau kau goda juga.


Ucap Alex menekan setiap kata kata yang iya ucapkan terhadap Aldari tersebut.


Bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga


Semoga suka 💞


Selamat membaca 💞


Terima kasih 💞

__ADS_1


__ADS_2