Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
19. menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Jangan loh bilang gadis itu?


Ucap Rey yang melirik Alex sedang tersenyum yang sangat mengesalkan.


Alex hanya tersenyum tipis melihat wajah sang sahabat sahabat nya yang kesal terhadap diri nya tersebut.


Dan kalian cepat lah habis kan makanan kalian, selesai makan kalian angkat kaki dari mansion gue, ucap Alex yang melirik sang sahabat nya yang sedang menyantap makanan buatan aldari tersebut.


Seketika lima pria pria tampan itu pun melihat ke arah Alex yang secara tak langsung mengusir mereka, hm loh ngusir kita kita yah Lex ucap Randi ke arah Alex. Mentang mentang loh udah ada yang baru ucap Randi, Alex hanya berdehem untuk membalas ucapan sang sahabat nya tersebut.


Loh jangan macam macam sama anak gadis orang Lex, ucap Ozi yang tahu betul kelakuan sang tuan muda Alex tersebut. Alex yang mendengar ocehan sang sahabat hanya tersenyum devil, itu membuat sang sahabat sahabat nya jengkel dengan sikap Alex. loh nggak usah kuatir gue nggak bakal ngapain pelayan ini ucap Alex yang melirik ke arah aldari yang sedang berdiri di samping meja makan mereka. Aldari yang di lirik Alex pun di bikin salah tingkah apa dia bilang nggak bakalan ngapain ngapain gue, terus tadi apa, seenaknya raba raba tubuh gue gumam aldari dalam hati nya tersebut.


Selesai acara makan bersama para pria pria tampan itu pun pamit pulang sebelum waktu yang pada biasa nya, di karenakan sih memilik mansion tidak mau melanjutkan acara bersenang mereka tersebut.


Ozi, mart, Rey, Wira dan Randi.


di lantai bawah.


Untuk Minggu Minggu berikutnya gue belum tentu bisa mengadakan acara seperti ini lagi ucap Alex setelah mereka sampai di lantai bawah. Seketika langkah kaki lima pria pria tampan itu berhenti dan berbalik melihat ke arah alex, wah loh benar benar yah lex. Sudah dapat mainan baru loh nggak butuh kita kita lagi untuk bersenang senang di mansion loh ini, ucap mart dengan nada kesal nya tersebut terhadap Alex.


Nggak usah banyak protes kalian, ucap Alex dengan nada yang begitu menjengkelkan untuk teman teman tersebut.


ayo bro kita pulang, ucap Randi.


ayok ucap mereka berbarengan.


Baru satu langkah mereka jalan seketika langkah kaki Rey berhenti membuat ke empat sang sahabat nya heran, apa lagi? kita udah di usir ucap Wira dengan suara nya lebih keras, yang bisa di dengar oleh sang tuan mansion.


ada yang lupa, ucap Rey, apa? dengan kompak empat pria tampan itu bertanya kepada Rey, lupa pamit sama gadis manis itu ucap Rey yang melihat ke arah di mana aldari berdiri di dekat pintu mansion Alex tersebut.


Ke empat pria tampan itu seketika kesal setengah mati mendengar ucapan rey.


Rey pun melangkah kan kaki nya menuju di mana aldari berdiri.


Hey gadis manis, apa kau mau ikut Abang pulang? ucap Rey kepada aldari, mendengar ucapan rey tersebut membuat Alex kesal terhadap tingkah laku Rey tersebut. Hey kau rey tidak ada hak untuk membawa gadis itu untuk pergi dari mansion ku ini ucap Alex terhadap diri Rey tersebut.


Kan mana tahu gadis manis ini mau ikut.


ucap Rey, yang membuat hati Alex memanas mendengar ucapan rey tersebut. Kau pergi lah pulang Rey, ucap Alex yang ingin sekali rasa nya menjahit mulut sang sahabat nya yang begitu gombalan terhadap aldari.


Iyah iya gue pulang.


Ucap Rey dengan nada kesal nya terhadap Alex tersebut.


Dan satu lagi gadis manis, ucap Rey


Apa lagi, ucap Alex dengan kesal nya kepada Rey, yang tak henti hentinya bicara sama aldari tersebut.


Gue cuman mau berterima kasih dong sama dia lex, ucap Rey. Besok besok masakan Abang mie instan nya, iya gadis manis? ucap Rey kepada aldari.


Aldari hanya memberikan senyuman manis menjawab pertanyaan dari Rey tersebut.


Bay bay gadis manis.


Abang Rey pulang dulu yah.


Kalau ada apa apa, segera hubungi Abang yah, gadis manis, ucap Rey kepada aldari.

__ADS_1


Hey emang nya gue mau ngapain dengan gadis ini hah, teriak Alex ke rey.


Rey hanya memberikan senyuman menjawab pertanyaan Alex tersebut.


Bay bay, kami pulang dulu.


Kalian hati hati, jangan sampai khilaf, ucap Rey dengan melambaikan tangan nya ke Alex dan aldari yang berdiri di depan pintu mansion Alex tersebut.


Alex dan aldari.


Tinggallah Alex dan aldari di mansion, beserta beberapa orang penjaga mansion keluarga Alex. Setelah sang sahabat sahabat nya pulang, Alex dan aldari pun masuk ke mansion, Alex yang ingin ke lantai atas mansion seketika langkah kaki nya terhenti dan berbalik di mana aldari berdiri. Dan kau pelayan siap kan air mandi ku, sepuluh menit lagi aku ingin mandi, dan siap kan juga makanan aku tidak kenyang dengan makanan murahan seperti yang tadi kau buat.ucap Alex ke aldari yang hanya diam mendengarkan ocehan sang tuan muda Alex tersebut.


Apa yang kau tunggu lagi,cepat siapkan apa yang aku suruh tadi. Ucap Alex ke aldari langsung dengan cepat menuju ke lantai atas mansion. Huh, memang yah kalau sikap orang kaya mah bebas nyuruh ini dan itu, aku jadi pengen juga coba jadi orang senang. Pasti enak gumam aldari dalam hati nya tersebut. Apalagi kalau makanan makanan enak yang seperti di restoran yang ternama. Hm, gue bisa mimpi dong jadi orang senang.


lya tuan, aldari langsung saja menuju ke lantai atas di mana kamar Alex berada. Sesampainya aldari di depan pintu kamar Alex, aldari langsung masuk ke dalam kamar tuan muda Alex. aldari di bikin Shok melihat kamar tidur Alex, wah kamarnya bagus pasti enak tidur di tempat tidur king size nya, gumam aldari dalam hati nya.


Wah, kamar mandi saja besar dari kontrakan gue. Gumam aldari dalam hati nya yang melihat isi kamar Alex.


Alex yang sambil menunggu aldari menyiapkan air mandi untuk nya, iya pun mengambil handphone nya untuk menghubungi sang sekretaris nya Jastin.


kring


kring


kring


Dering ke tiga baru lah sang sekretaris Jastin mengangkat panggilan telepon dari bos nya tersebut.


hallo tuan, ucap sang sekretaris Jastin.


Apa kau sudah menyiapkan meeting untuk besok, ucap Alex ke sana sekretaris nya tersebut.


Dan satu lagi, apa kau sudah dapat data pelayan restoran yang ku bawa ke mansion ku ini, ucap Alex.


Sudah tuan, semua data nya sudah saya kirim ke email anda tuan.


Bagus ucap Alex, dan untuk meeting besok, kau atur jam nya, dan jangan sampai ada orang mengganggu meeting untuk besok.


Baik tuan, ucap Jastin.


Tut


Tut


Tut


Seketika sambung telfon langsung di matikan oleh sang tuan muda Alex.


Tanpa menunggu jawaban dari sang sekretaris nya Jastin.


Huh selalu saja begitu, gumam sang sekretaris Jastin. Yang hanya bisa mengumpat di belakang sang bos nya.


Selesai menelfon sang sekretaris Jastin, Alex langsung mengecek email yang di kirim oleh sang sekretaris nya Jastin, belum sempat Alex membuka aplikasi email nya, aldari sudah memanggil Alex. Bahwasanya air untuk mandi sudah siap.


t-tuan, air mandi nya sudah siap.


Ucap aldari dengan gugup bicara dengan alex. Alex yang mendengar suara aldari, seketika berhenti dengan kegiatan nya yang ingin membuka aplikasi email tersebut, dan melirik ke arah aldari berdiri, Alex langsung beranjak dari tempat duduknya naik ke lantai atas mansion nya. Baru menginjakkan kaki di anak tangga pertama Alex langsung berbalik melihat ke arah aldari.

__ADS_1


Dan kau, ucap Alex.


Kau pergi lah siap kan makanan untuk ku,dan satu lagi jangan coba coba untuk kabur dari mansion ku ini. Kau tahu bukan kalau itu sampai terjadi, ucap Alex dengan suara datar nya tersebut.


Iyah tuan.


Ucap aldari dengan suara lirih nya tersebut.


Bagus kalau kau paham.


Ucap alex.


Alex pun berlalu pergi meninggalkan aldari yang hanya diam mematung menatapnya.


Huh, jangan kan kabur, buka pintu saja aku tidak bisa bagaimana mau kabur, gumam aldari dalam hati nya, sambil melangkahkan kakinya menuju ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk sang tuan muda Alex.


Di dapur.


Aku masak apa yah, gumam aldari dalam hati nya.


Aldari pun mulai melihat lihat isi lemari es di mansion itu, bahan bahan apa saja yang iya bisa olah untu makanan sang tuan muda Alex tersebut. Dua menit aldari melihat isi lemari es itu dan akhir nya iya memutuskan untuk memasak kepiting saus tiram, karena memasak saus tiram tidak membutuhkan waktu yang Berjam jam.


Aldari pun memulai kegiatannya di dapur untuk mengolah bahan bahan untuk di masak mulai dari membersihkan kepiting,rawit,siung bawang putih,bawang merah,dan seperti daun salam.


Beberapa menit aldari berkutat di dapur untuk menyiapkan makanan untuk sang tuan muda Alex, masakan aldari pun siap untuk di sajikan, untuk di santap oleh sang tuan muda Alex.


Selesai aldari menata makanan di piring,aldari pun melirik ke arah kanan dan kiri merasa aman aldari pun mencolek makanan yang berlebih di tempat masakan nya tadi dan setelah aldari merasakan masakannya. Hm, masakan ku ternyata enak, dan kepiting nya juga Yammy, ucap aldari. Maklumlah aldari jarang makanan makanan yang berbaur seafood di karenakan aldari tak mampu membelinya.


Makanan yang tadi aldari masak kini siap di sajikan di meja makan dang menunggu kedatangan tuan muda Alex.


Apa dia masih lama di dalam kamar nya yah?


Gumam aldari dalam hati, sambil melihat ke arah tangga menunggu kedatangan sang tuan mansion tersebut. Beberapa menit aldari menunggu, akhirnya yang di tunggu pun muncul. Alex yang sudah sampai di meja makan pun melirik ke arah aldari yang berdiri di samping meja makan.


Hey pelayan, kenapa kau hanya diam berdiri di situ, kau tidak nampak kah aku di sini. Ucap Alex dengan suara datar nya. aldari yang di panggil pun menjadi gugup, a-apa tuan butuh sesuatu ucap aldari ke alex. Alex yang mendengar kata sesuatu pun di bikin kesal.


Hey apa kau lupa kau itu seorang pelayan ku, kau harus nya belajar lagi menjadi pelayan yang benar, ucap Alex dengan suara kesal nya terhadap aldari.


Apa kau buta? aku ini mau makan.


Kenapa kau tidak mengisi piring ku ini hah?


Kau harus belajar lagi supaya tahu menjadi pelayan yang benar dalam bekerja, uap Alex dengan sinis nya terhadap aldari.


Aldari yang mendengar ocehan sang tuan muda Alex tersebut. Langsung melangkah ke meja makan untuk mengisi piring Alex. Aldari yang sedang mengisi piring Alex di buat gugup pasalnya Alex tak berkedip sama sekali ketika melihat wajah aldari itu jelas membuat seorang aldari menjadi takut terlebih iya jarang berdekatan dengan nama nya laki laki.


Alex begitu intens melihat wajah aldari yang begitu dekat dengan dirinya.


Ternyata kau boleh juga.


Gumam Alek dalam hati nya yang sedang menatap wajah aldari yang sedang mengisi piring nya tersebut.


bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote nya juga 💞


Semoga kalian suka 💞

__ADS_1


Selamat membaca 💞


Terima kasih 💞


__ADS_2