Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
44. Menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Aldari menatap bingung pada pria yang berada tak jauh darinya, pasalnya dirinya sekarang apa salah dengar? itulah yang ada dalam pikiran Aldari terhadap ucapan yang baru saja iya dengar. Apa telinga ku yang sudah tidak berfungsi lagi? gumam Aldari di dalam hati nya tersebut.


Alex yang melihat Aldari hanya diam setelah dirinya memerintahkan Aldari untuk memasangkan pakaian nya pun di buat kesal. Pasalnya gadis yang menjadi pelayan khusus untuk menyiapkan keperluan pribadi nya begitu memiliki otak yang sangat-sangatlah lemot tak bisa berpikir dengan cepat.


Alex yang kesal terhadap tingkah Aldari, seketika dirinya langsung menarik tubuh mungil Aldari sehingga tidak ada jarak diantara mereka berdua. Aldari yang sedang melamun memikirkan ucapan Alex tadi yang menyuruhnya memasangkan pakaian, seketika dirinya terkejut karena dirinya sedang dalam dekapan tubuh pria arogan itu yang tak lain adalah Alex.


T-tuan ucap Aldari dengan gugup karena dirinya begitu dekat dengan Alex, apa dirimu memang memiliki otak yang sangat lemot dan tak mengerti apa yang ku bilang barusan pada dirimu? hah, ucap Alex dengan suara yang begitu ketus sehingga Aldari langsung menundukkan kepalanya karena dirinya takut melihat wajah Alex.


Kau ini memang harus ikut kelas pelayan agar dirimu ini bisa melayani Tuan mu yang benar dan tidak melakukan kesalahan dalam melayani Tuan mu. Apa kau mengerti gadis nakal? ucap Alex dengan nada yang begitu kesal melihat Aldari yang begitu lamban dan juga lemot dalam melakukan apa yang iya perintahkan.


Aldari yang mendengar ucapan pedas yang keluar dari mulut Alex di buat kesal, dan ingin rasanya Aldari mencekik leher Tuan muda Alex nya tersebut. Tapi sayangnya Aldari tak punya keberanian untuk melakukan itu, pasalnya jika dirinya melakukan perbuatannya kriminal jelas dirimu tak akan selamat di kediaman Alex yang begitu ketat dalam penjagaan nya tersebut.


Huh, selalu saja aku yang di salahkan. Kesal Aldari yang hanya bisa iya luapkan dalam hati nya saja.

__ADS_1


Kau tidak usah mengumpat diriku, karena itu tidak akan terjadi apapun terhadap diriku, dan kau cepat lah pakai kan pakaian itu kepada ku. Lima belas menit lagi aku akan mengadakan rapat ucap Alex dengan menatap wajah Aldari dengan intens.


Apa yang kau tunggu lagi? ucap Alex dengan kesal, cepat pasangkan pada ku pakaian itu tunjuk Alex yang sedang Aldari pegang dari tadi. Mau tak mau Aldari terpaksa melakukan perintah sang Tuan nya untuk memakaikan pakaian yang di inginkan oleh Alex.


Aldari pun mendekati Alex yang sedang berdiri di samping ranjang nya tersebut, kau ini memang seperti siput keong bahkan lebih dari siput keong ucap Alex dengan kata-kata yang begitu pedas mengatai Aldari. Aldari hanya mendengarkan ocehan sang tuan muda nya saja, jika dirinya melawan akan sia-sia saja karena tak ada yang bisa melawan kata-kata yang keluar dari mulut seorang Alex Anggara Wilson tersebut.


Aldari pun memulai ritualnya memakaikan pakaian untuk Alex tersebut.


Huh, apa nasib ku akan seperti ini terus? keluh Aldari yang terus saja di suruh oleh Alex ini dan itu.


Dan Aldari menelan ludahnya, ketiga dirinya melihat tubuh Alex yang tercetak jelas oleh baju yang Alex pakai yang begitu pas di tubuhnya.


Aldari yang melihat Alex hanya memakai baju dalaman nya serta celana pendeknya hanya bisa pasrah menerima perlakuan Alex yang semena-mena terhadap dirinya tersebut.

__ADS_1


Selesai memakaikan Alex baju Aldari pun bisa bernafas lega, huh untung sudah selesai ucap Aldari dengan suara lirih nya tersebut. Aldari yang sudah merasa dirinya aman karena sudah selesai dengan pekerjaan, seketika Aldari terkejut mendengar suara Alex yang sedang melirik dirinya tersebut.


Kau ini selalu saja membuat diriku kesal, apa kau tidak melihat ini? tunjuk Alex ke arah tangganya yang sedang memegang taşı untuk di pakainya. Aldari yang melihat arah tunjuk Alex hanya bisa menatap bingung yang tak mengerti dari maksudnya tuan muda nya tersebut.


"Kau ini memang lemotnya minta ampun". Ucap Alex yang begitu kesal setengah mati melihat wajah Aldari hanya ada kebingungan.


Kau memang harus di ajar dulu, ucap Alex menyeringai melihat wajah Aldari tersebut.


Bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga


Semoga suka πŸ’ž

__ADS_1


Selamat membaca πŸ’ž


Terima kasih πŸ’ž


__ADS_2