Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
22. menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Tuan anda mau apa? ucap aldari dengan gugup.


Alex hanya tersenyum devil mendengar pertanyaan dari aldari tersebut.


Menurut mu aku mau apa? ucap Alex yang menatap wajah aldari tersebut. Aldari yang di tatap oleh Alex seketika iya langsung menunduk kepala nya karena tak berani melihat wajah Alex yang menyeramkan menurut aldari saat ini.


Dan Alex pun bangkit dari tempat duduk nya dan mendekati aldari yang tak jauh berdiri di ruangan makanan tersebut. Alex pun mengelilingi tubuh mungil aldari yang sedang mematung melihat wajah sang tuan muda Alex. Kau ini jadi pelayan pemalas sekali kalau begini kau kerja kapan akan lunas hutang hutang kau kepada ku ahh, suara datar Alex kepada aldari.


Aldari hanya bisa meminta maaf.


maaf kan saya tuan, ucap aldari dengan suara yang begitu lirih.


Dan pagi ini kau telat bangun,tugas kau akan di alihkan ke office ku dan menyiapkan keperluan ku di office. Aldari yang mendengar kata kata yang jarang di dengar oleh nya pun di bikin menjadi penasaran apa itu office, mau bertanya takut di amuk oleh tuan muda Alex. Hmm aldari hanya bisa menebak nebak apa itu office yang di bilang oleh sang tuan mansion tersebut.


Karena pagi ini tuan mu yang bangun terlebih dahulu dari pelayan nya dan di tambah tidak menyiapkan keperluan office ku. Hari ini kau harus ikut dengan ku ke office untuk menyiapkan keperluan ku di office, ucap Alex dengan suara datar nya tersebut dan bahkan kau tak menyelesaikan pekerjaan yang aku suruh kau malah hanya tidur tiduran di kamar ku! kau memang pelayan harus ikut pelatihan bagaimana cara menjadi pelayan yang baik ucap Alex kepada aldari yang sedang berdiri di depan meja makan tersebut.

__ADS_1


Dan kau pergi lah bersiap siap, karena sebentar lagi aku akan berangkat ke office. Kau jangan sampai aku yang menjadi menunggu kau untuk bersiap siap dan berlama lama sebelum sekretaris ku datang kau belum juga siap siap sampai nanti aku telat kau akan tahu akibat nya nanti ucap Alex dengan suara mengancam aldari tersebut.


Aldari yang tak kunjung kunjung pergi dari ruangan makan itu pun terkejut seketika suara Alex meneriaki aldari yang hanya berdiam di tempat. Hey, pelayan apa yang kau tunggu lagi, kenapa kau tak juga bersiap siap dan hanya berdiri di situ apa kau sudah tuli hah, iya tuan, saya akan bersiap siap dulu dengan langkah kaki yang lebar aldari langsung menuju di mana kamar yang iya tempati.


Alex yang melihat tingkah aldari seperti itu pun tersenyum tipis, ingin sekali rasa nya aku melahap gadis itu, gumam Alek dalam hati nya tersebut. Alex yang sedang memikirkan tingkah laku aldari seperti itu pun terkejut ketika mendengar sang sekretaris nya menyapa diri nya yang sedang menatap kepergian aldari dari ruangan makan itu.


Selamat pagi tuan sapa sang asisten Jastin kepada sang tuan muda Alex tersebut. Kau ucap Alex. Apa diri mu tak bisa mengetuk pintu sebelum masuk ke dalam mansion ku ini ucap Alex dengan berkacak pinggang yang sedang menatap wajah sang sekretaris nya dengan kesal. Seketika sekretaris Jastin langsung menarik nafas nya dengan sangat dalam, pasal nya iya sudah mengetuk pintu mansion sang tuan muda Alex beberapa kali, tapi tak ada jawaban dari dalam mansion tersebut.


Dan sekarang apa? bos nya malah menuduhnya masuk ke mansion nya tak mengetuk pintu sebelum masuk ke mansion nya itu. Kalau di tanya kenapa sang sekretaris Jastin bisa masuk ke mansion Alex tanpa ada orang yang membukakan pintu untuk nya. karena setiap orang yang ada berhubungan dengan keluarga sang tuan muda Alex telah terdaftar dengan sidik jari masing masing.


Maaf tuan tadi saya sudah mengetuk pintu mansion beberapa kali sebelum masuk, tapi tak ada jawaban dari dalam. Maka nya saya langsung masuk saja tuan, ucap sang sekretaris Jastin tersebut kepada sang tuan muda Alex tersebut. Alex yang mendengar alasan sang sekretaris Jastin pun di buat kesal alasan saja kau, gumam Alex tapi masih bisa di dengar oleh sang sekretaris nya Jastin tersebut.


Hey kau pelayan, ucap Alex dengan suara datar nya, kau pikir kau mau ke pasar apa? ucap Alex dengan suara yang lumayan keras sehingga membuat aldari merasa diri nya berbuat salah kah? pikir aldari tersebut. Apa kau tuli? aku bicara dengan dirimu, ucap Alex dengan kesal. Maaf tuan, apa ada yang salah dengan saya, ucap aldari dengan suara bergetar karena takut mendengar suara Alex tersebut. Jastin yang melihat antara bos nya dan pelayan baru mansion sang bos hanya bisa diam dan melihat di antara mereka berdua iya tak berani ikut campur dengan masalah sang bos tersebut. Dari pada iya dapat amukan sang bos tersebut lebih baik tutup mulut saja biar aman.


__ADS_1


Penampilan aldari yang akan ke Office nya alex.


Salah mu itu banyak, ucap dengan suara lumayan keras terhadap diri aldari yang sedang mematung menatap wajah sang tuan muda Alex, seketika aldari langsung membeku dengan ucapan Alex tersebut. Kau pikir kau itu mau kemana hah? kau itu mau ke office bersama dengan ku, tapi apa yang kau pakai ini. Seketika aldari baru tahu maksud sang tuan muda Alex tersebut. Memangnya Office itu apa tuan ucap aldari dengan memberanikan dirinya bicara dengan Alex. Apa kau bilang? Office itu apa? ucap Alex dengan nada datarnya. Aldari hanya mengangguk kan kepala nya saja untuk menjawab pertanyaan dari Alex tersebut. Toh memang benar diri nya tidak tahu itu apa office karena aldari tak tahu bahasa Inggris, seketika muncul di kepala Alex untuk mengerjai aldari tersebut. Alex yang tak mau orang melihat menampilkan aldari yang menunjukkan bagian tubuh mungil aldari yang begitu indah di mata Alex, enak saja orang bisa melihat tubuh mungil itu. Gumam Alek dalam hati nya tersebut, kalau untuk sang sekretaris nya Jastin Alex bisa maaf kan karena sang sekretaris nya masuk ke dalam mansion nya tersebut tanpa mengetuk pintu sebelum masuk.


Dan kau Jastin pesan kan aku pakaian untuk gadis ini pergi ke office ku, dan untuk jam 09 30 kau undur dulu. Setelah pakaian gadis ini datang baru kita pergi, ucap Alex tanpa mengalihkan matanya menatap wajah aldari tersebut. Jastin yang mendengar perintah sang bos nya hanya bisa pasrah, semalam tak mau telat meeting, sekarang apa seenaknya saja dia mengubah jadwalnya, ucap Jastin dalam hati nya saja yang bisa memaki sang bos nya tersebut.


Jastin pun dengan segera merogoh saku celana nya mengambil handphone untuk memesan kan pakaian untuk aldari tersebut.


Kau membuat ku repot saja, ucap Alex yang melirik ke arah aldari berdiri di depan meja makan tersebut, kau harus di hukum nanti. Gumam Alek dalam hati nya tersebut, iya telah memikirkan hukum an apa yang bisa iya berikan kepada aldari tersebut.


bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga 💞


Semoga suka 💞

__ADS_1


Selamat membaca 💞


Terima kasih 💞


__ADS_2