
...Acara ulang tahun Aldari yang...
...ke dua puluh satu tahun...
...Beberapa jam lagi akan segera di mulai...
Aldari yang sedang memikirkan cara agar dirinya bisa ikut ke acara yang akan Alex adakan pun sampai-sampai dirinya ketiduran tanpa menganti pakaiannya terlebih dahulu. Saking lelahnya Aldari gara-gara satu harian mengikuti Alex ke pusat perbelanjaan terbesar di kota X tersebut.
Aldari yang sedang tertidur pulas pun harus terbangun gara-gara seseorang mengganggu tidur pulas nya tersebut.
Terdengar suara dari luar kamar pribadi milik Aldari, seseorang yang sedang mengetuk pintu kamar pribadi milik nya tersebut.
Tok...tok...tok
Aldari yang masih setengah sadar pun langsung mengucek-ngucek matanya karena dirinya mendengar seseorang yang sedang mengetuk pintu kamarnya tersebut.
Aldari yang belum sepenuhnya terbangun dari tidur pulas nya pun sampai-sampai berdecak kesal mendengar pintu kamarnya tersebut.
"Cih...dasar tidak sabaran jadi orang!" omel Aldari sambil melangkah kan kakinya menuju di mana pintu kamarnya tersebut.
__ADS_1
Terdengar suara pintu kamar di ketuk dengan nada suara yang lumayan keras sehingga membuat Aldari mengomel-ngomel menghampiri pintu kamarnya tersebut.
Aldari yang lupa akan dirinya yang tinggal di mansion milik Alex pun langsung mengomel ketika dirinya membuka pintu kamar tersebut.
Ceklek
Terdengar handle pintu di buka dari dalam kamar.
Aldari yang memang masih hanya melek sedikit, sehingga dirinya tak sadar jika seseorang yang berada di luar kamar nya adalah seseorang yang sering mengatai-ngatai dirinya tersebut.
"Ibu kost, bukan kah bulan ini Al sudah membayar kontrakan rumah ini!" tanya Aldari tanpa sadar jika yang ada di hadapannya saat ini bukanlah ibu kost nya melainkan Alex yang sedang menatap Aldari tanpa mengedipkan mata nya melihat penampilan Aldari saat ini.
Alex yang melihat Aldari dengan penampilan acak-acakan pun sampai tak berkedip melihat Aldari yang begitu wow tentunya. Dengan rambut panjang yang entah kemana-mana berantakan dan di tambah lagi dengan baju yang tak lagi di tempat nya.
"lya...kau memang sudah membayar kontrakan ini!" tapi tidak dengan Hutang-hutang dirimu pada ku. ujar Alex dengan suara yang lumayan keras, sehingga Membuat Aldari sadar dan terkejut mendengar suara yang tidak asing lagi di telinga nya tersebut.
Aldari langsung mengucek-ngucek ke dua mata nya tersebut untuk memastikan siapa yang sedang di hadapan dirinya saat ini.
Setelah Aldari sadar sempurna dari tidurnya sehingga dirinya terkejut bukan main mengetahui siapa yang sedang berdiri di hadapan dirinya saat ini.
"T-tuan, ujar Aldari dengan suara gugupnya melihat ekspresi wajah datar Alex terhadap dirinya tersebut.
__ADS_1
"Cih... memang benar-benar norak!" sindir Alex sambil melihat Aldari yang tak berkedip melihat dirinya tersebut.
"Kau gadis seperti apa?" tidur saja seperti orang habis kena gebukin!" sinis Alex menatap Aldari dari ujung rambut hingga ujung kaki Aldari.
"Kau segera lah bersiap-siap, kau akan ikut bersama dengan ku ke tempat acara yang diriku adakan untuk membantu para pelayan mansion di tempat acara ku nanti!" ujar Alex dengan suara ketus miliknya tersebut.
Aldari yang mendengar ucapan dari Alex pun tanpa sadar dirinya mengeluarkan suara yang lumayan besar, saking bahagianya dirinya di bawah oleh Alex ke tempat acara tersebut.
Alex yang melihat Aldari begitu tampak bahagia ketika dirinya akan membawa ke tempat acara yang dirinya adakan pun langsung menatap curiga pada Aldari.
Aldari yang sadar ketika dirinya di perhatikan oleh Alex, seketika dirinya langsung mengubah ekspresi wajah nya di hadapan Alex tersebut.
"Apa dia curiga terhadap diriku!" batin Aldari sambil melihat ekspresi wajah Alex yang begitu intens menatap dirinya tersebut.
"Dasar kampungan" gumam Alex yang masih bisa di dengar oleh Aldari tersebut.
Bersambung
Mampir juga ke Novel baru ku yah,
Teman-teman!!!
__ADS_1
Penjara Cinta Sang Billionaire
Semoga suka 💞