Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
7. menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Meletakkan makanan saja kau tidak becus.


Dasar pelayan.


A*n*in*.


Ucap Alex dengan kesal terhadap apa yang dilakukan oleh Aldari tersebut.


Kau harus ganti baju yang saya pakai ini, kau pikir baju ini baju murahan apa?


Gaji kau saja satu bulan belum tentu bisa menganti baju yang saya pakai ini,sinis sang tuan muda tersebut bicara.


Kau harus ganti rugi.


Ganti rugi.


BEO Aldari.


Yang masih bisa di dengar oleh alex


suara lirih Aldari tersebut.


Iyah kau harus ganti rugi, Alex menekan kan setiap kata-kata yang iya ucapkan ke pada Aldari tersebut.


T-tuan, baju anda bisa saya bersihkan lirih Aldari bicara dengan alex.


Apa bersihkan?


Kau pikir baju yang saya pakai ini baju harga berapa? hah, teriak nya bicara dengan Aldari. Sampai-sampai Aldari tidak bisa mengeluarkan suaranya lagi, lantaran dirinya menjadi gugup mendengar suara pekikan sang tuan muda tersebut.


Pokoknya kau harus ganti rugi! aku inginkan uang Cash hari ini juga, untuk menganti baju yang telah kau kotori.


"Lima belas juta harus ada di meja makan ini.."


"A-apa lima belas juta?" ucap Aldari dengan suara lirih nya tersebut.


Dalam lima belas menit uang nya harus sudah ada di meja ini, jika tidak siap-siap lah kau akan menerima akibatnya. Karena sudah berani mencari masalah terhadap seorang Alex Anggara Wilson.


Aldari yang di landa kepanikan hanya bisa pasrah, dan dia mencoba menghubungi sang sahabat nya Rere walau iya sendiri tak yakin bila Rere bisa membantunya.


Beberapa kali Aldari mencoba menghubungi sang sahabat nya Rere, panggilan yang ke empat baru lah di angkat oleh sang memilik handphone.


Halo Rere.


Suara yang begitu menyedihkan siapapun yang mendengarkannya.


Dengan suara bergetar Aldari bicara dengan sang sahabat nya


Al loh kenapa kok suara loh kaya mau menangis sih, gue dengar. Ucap rere dengan kuatir.


Rere, iya gue di sini , loh kenapa al.


Cepat deh ngomong nya, bikin gue kuatir tahu.


G-gue nggak sengaja menumpahkan makanan di baju nya costumer ruangan VlP.


A-apa


Apa loh bilang? menumpahkan makanan di baju tuan Alex?


Iyah Rree, terus dia mau apa sama loh? minta ganti rugi 'lima belas juta Rere

__ADS_1


Apa lima belas juta.


Iyah Rere gue mau cari di mana uang sebanyak itu Rere.


Makan saja gue susah apalagi uang lima belas juta, dari mana coba gue dapat uang sebanyak itu.


Aldari yang larut akan pembicaraan nya dengan sang sahabat nya rere, iya di kaget kan suara bariton sang tuan muda tersebut.


Apa kau sudah bicara nya?


Saya tidak butuh curhatan kau pelayan.


Waktu mu tinggal sepuluh menit lagi Ucap Alex sinis sambil melirik ke arah Aldari berdiri.


Jika tidak, bersiap-siap menghadapi akibatnya.


Rere yang mendengar suara bariton sang tuan muda yang bicara dengan sang sahabat pun menjadi sedih. Pasal nya iya pun tak bisa membantu sang sahabat nya yang mendapatkan masalah dengan seorang tuan Alex Anggara Wilson tersebut.


Hello Al, loh tenang dulu yah, gue bicarakan masala ini sama manajer Restoran ini dulu, mana tahu iya bisa bantu loh. Lo tunggu sebentar gue mau ketemu manajer dulu.


Setelah sang sahabat nya Rere menutup panggilan telepon dari Aldari, kini Rere pergi ke lantai dua untuk menemui sang manajer Restoran mekar mawar tersebut. Untuk memberitahukan bahwa Aldari mendapatkan masalah dari sang tuan muda tersebut.


Setelah selesai bicara dengan sang sahabat nya Rere, kini Aldari mulai menegosiasi dengan Alex Anggara Wilson.


T-tuan, saya akan menganti rugi. T-tapi saya akan mencicilnya dengan suara yang begitu lirih Aldari bicara dengan seorang alex ka-rena saya tidak punyak uang sebanyak itu tuan.saya mohon maafkan saya tuan.


Maaf mu tidak akan bisa kembali kan baju ku yang sudah kotor ini seperti tadi.


Lain hal nya dengan Aldari, kalau Aldari berusaha untuk mendapatkan kata maaf dari sang tuan muda tersebut, lain hal nya dengan rere.


Sesampainya Rere di ruangan manajer Restoran mekar mawar tersebut.


Apa kau bilang?


Ucap manajer Restoran mekar mawar tersebut dengan terkejut.


Aldari menumpahkan makanan di pakaian tuan Alex, hah anak itu memang tidak bisa di handal kan. Melayani tamu saja tidak bisa, di mana mereka sekarang?


Mereka masih di ruangan VlP pak. Akan ku temui mereka, seketika manajer Restoran tersebut ingin melangkah kan kaki nya menuju ke tempat ruangan VlP tersebut, terhenti ketika Rere memberitahu bahwa sang tuan muda tersebut meminta ganti rugi sebesar'lima belas juta.


Apa lima belas juta?


Iyah pak, bahkan beliau meminta uang cash, pak. Uang cash, hm pelayan satu itu memang membuat masalah saja.


Ketika sang manajer Restoran ingin ke ruangan VlP, di mana tuan muda Alex berada.


Dan betapa kagetnya mereka melihat Aldari yang di seret paksa untuk ke luar Restoran mekar mawa tersebut.


Dam pintu ruangan VlP tersebut di banting begitu kuat oleh sang tuan muda Alex, ketika membuka pintu ruang tersebut. Yang menyeret tubuh Aldari secara paksa..


T-tuan am-puni saya jangan seperti ini tuan saya benar-benar minta maaf tuan, saya benar-benar tidak sengaja menumpahkan makanan di pakaian anda tuan. Saya janji akan ganti rugi beri saya waktu tu., tu-tuan.


Apa ganti rugi.


Tersenyum devil.


Alex mendengar ucapan Aldari tersebut.


Sudah saya kata kan tadi waktu kau hanya lima belas menit saja, untuk menganti rugi. Bahkan sudah lebih dari yang ku berikan.kau membuang waktu ku saja.


Kau harus tahu akibatnya, karena mencari masalah terhadap seorang alex.

__ADS_1


Manajer Restoran yang melihat Aldari yang di seret paksa ke luar dari Restoran, tak dapat berbuat apa-apa, karena iya tahu jika iya ikut campur maka bisa di pastikan tamat suda riwayat Restoran mekar mawar tersebut.


Aldari yang melihat Rere sang sahabat pun berteriak memintanya bantuan.namun apa lah daya, sang sahabat tak bisa menolong nya. Bahkan sang manajer Restoran saja pun tak dapat berbuat apa-apa terhadap Aldari tersebut.


Rere tolong gue ree teriak Aldari ke sang sahabat tersebut, Al maafin gue, begitu lirih suara sang sahabat begitu tak bisa membantu Aldari dari masalah yang menimpah nya tersebut.


Hey pelayan.


Apa mulut mu itu tidak bisa diam?


Bentak Alex kepada Aldari, seketika Aldari langsung diam setelah mendengar suara datar dari tuan muda Alex tersebut.


Sekali lagi kau berteriak-teriak.


Siap-siap saja kau.


Aldari yang akan berteriak pun seketika langsung terdiam seketika mendengar ancaman untuk dirinya tersebut.


Alex yang melihat, Aldari tak jadi berteriak pun


'tersenyum devil'


Ketika mereka sudah sampai di parkiran mobil, sang sekretaris Alex langsung membuka kan pintu untuk sang bos nya tersebut.


Di dalam mobil


Tuan kita akan ke mana?


Dengan hati hati sang sekretaris nya bicara supaya tidak dapat amukan dari sang bos tersebut.


apa kau lupa Jastin?


Aku sedang membawa pelaku kejahatan di dalam mobil ku ini, dengan sinis nya Alex bicara dengan sang sekretaris nya tersebut.


Maaf tuan.


Berarti kita akan mengantarkan nona ini ke, belum sempat sang sekretaris melanjutkan ucapannya. Telah di potong oleh sang bos nya tersebut.


Hah


Aku jadi berubah pikiran.


Kita ke mansion sekarang.


Jadi nona ini tuan? ucap Jastin dengan gugup.


Telinga kau masih berfungsi dengan baik kan Jastin.


Apa perlu aku ulangi lagi ucapan ku lagi.


Tidak tuan.


bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga


Semoga suka 💞


Selamat membaca 💞


Terima kasih 💞

__ADS_1


__ADS_2