Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
14. menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

"T-tuan jangan tuan. ujar Aldari sambil menahan tangan nakal Alex tersebut. Sakit, lirih Aldari bicara, bahkan air matanya hampir menetes.


Kau harus di berikan hukuman supaya tidak


menggoda para pria pria yang ada di mansion ini dan juga termasuk teman teman ku juga ucap Alex kepada Aldari, yang tak pernah menggoda pria pria sama sekali yang di tuduh kan Alex terhadap dirinya Aldari tersebut.


Aldari yang di tuduh oleh Alex yang telah menggoda para pria pria, hanya bisa pasrah. Toh melawan juga percuma iya tetap akan kalah dari seorang Alex Anggara Wilson.


Alex hanya mengganggap ucapan Aldari sebagai angin lalu, bahkan Alex dengan sadar nya melakukan hal hal sensitif terhadap diri Aldari tersebut. Aldari yang tak pernah sama sekali bersentuhan dengan lawan jenis nya membuat dirinya bergetar setiap alex menyentuh dirinya.


Dengan tak tahu malu nya alex malah bermain di salah satu bukit kembar Aldari dan bahkan Alex m*r*m*s nya dengan sangat kuat. Sampai sampai Aldari menangis karena ulah diri Alex.


"T-tuan sakit, ucap Aldari sambil menahan tangisnya dan juga menahan tangan Alex yang bermain di bukit kembar Aldari. Alex masa bodoh dengan Aldari yang sedang kesakitan iya bahkan menikmati nya.


Alex yang melihat Aldari mengeluarkan air mata nya pun tersenyum melihat wajah Aldari yang kesakitan karena ulah nya, berani kau menggoda teman teman ku lagi akan ku hukum kau lebih dari ini ucap Alex dengan suara datar nya jelas itu membuat Aldari ketakutan dengan ancaman Alex tersebut.


"Apakah kau mengerti?" ucap Alex terhadap Aldari yang hanya menundukkan kepalanya saja, jawab pertanyaan saya gadis penggoda ucap Alex dengan nada sinis nya terhadap Aldari.


Aldari yang takut dengan ancaman Alex pun hanya bisa mengangukan kepalanya saja. Bagus kalau sampai aku melihat diri mu menggoda orang orang yang ada di mansion ini siap siap saja diri mu akan ku hukum lebih dari ini bahkan kau tidak akan pernah melupakan nya ucap Alex terhadap Aldari, jelas itu membuat seorang Aldari was-was akan hidup nya tinggal di mansion ini.


Saat Alex akan melanjutkan aksinya membuka kancing baju Aldari terdengar suara ketukan pintu dari luar.


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


Sial, mengganggu ku saja decak kesal alex, lalu iya beranjak dari tubuh mungil Aldari. Alex lupa yang ada di mansion nya hanya lah iya dan teman teman nya saja dan penjaga gerbang mansion, bahkan iya sempat lupa para pelayan mansion telah pergi ke mansion ke dua.


Tiga kali ketukan pintu ruang itu tak ada sahutan dari dalam ruangan tersebut, sehingga ketukan ke lima baru lah Alex membuka pintu ruang itu.


Kau.


Ucap Alex terhenti ketika iya membuka pintu, tampak lah manusia yang berani mengganggu kegiatannya di dalam bersama Aldari tersebut.


Ketika Alex membuka pintu tampak seseorang yang telah berdiri di depan pintu ruang di mana Aldari dan Alex berada. Ketika Alex membuka pintu ruang tersebut, Rey langsung bersuara.


"Hey tuan muda Alex, kau mengantar gadis itu apa kau menemani gadis itu tidur?" tanya Rey dengan kesal apa tuan muda Alex yang terhormat ini lupa bahwa teman teman nya ada di mansion ini.


Alex yang di tanya hanya cuek mendengar ocehan sang sahabat nya tersebut.


"Oh, rupa nya kalian di sini, jawab Alex dengan santai nya tersebut.


"Apa--"


Ucap Rey kesal melihat tingkah laku manusia yang ada di depannya tersebut.


Hey tuan muda Alex baru juga beberapa menit yang lalu kami menemui diri mu di ruangan kerja. Apa tuan muda Alex lupa secepat itu. ucap Rey dengan nada kesal nya kepada sang sahabat nya Alex.


Kau boleh pergi, sebentar lagi aku nyusul kalian ucap Alex yang langsung menutup pintu ruangan tersebut.


Rey yang melihat tingkah Alex hanya bisa menyumpah serafah terhadap sang sahabat nya tersebut, dasar tak punya akhlaq ucap Rey yang bisa di dengar oleh Alex, kau jangan coba coba menyumpah serafah terhadap diri ku, kau ingin mati Rey? teriak alex dari dalam ruangan tersebut, seketika Rey langsung menutup mulutnya dengan tangan nya.


Apa dia biasa mendengar suara ku tadi yang menyumpah serafah dirinya tadi. ucap Rey dengan bingung. Bodoh amat ucap Rey berlalu meninggalkan ruangan tersebut.

__ADS_1


Sesampainya Rey di lantai atas, ke empat temannya langsung melihat ke arah pintu ruangan yang di buka oleh seseorang yang tak lain adalah Rey.


"Di mana Alex?" tanya cap Ozi ketika iya tak melihat Alex datang bersama rey. Dia lagi ngurus tuh gadis ucap Rey sekenanya kepada teman teman nya tersebut. ke empat pria pria tersebut yang mendengar ucapan rey tersebut pun menjadi mengerti arti dalam ngurus.


Sebelum Alex menemui ke lima teman nya yang ada di lantai atas, iya akan menyuruh Aldari menyiapkan makanan untuk sang sahabat nya termasuk dirinya juga.


Hey kau pelayan, ucap Alex terhadap Aldari, seketika Aldari langsung melihat wajah sang tuan muda tersebut.


Kau siap kan makanan di dapur dan setelah itu kau antar makanan itu di lantai atas. ucap Alex dengan suara datar nya.


Aldari hanya mengangguk kepala nya untuk menjawab pertanyaan sang tuan muda Alex, dan sambil melihat wajah sang tuan muda Alex tersebut.


Bagus ucap Alex tersenyum devil melihat wajah Aldari.


Sebelum Alex keluar dari ruangan itu, Alex menghampiri di mana Aldari berada. Aldari yang melihat Alex mendekati diri nya pun mulai memundurkan tubuhnya sedikit, iya pikir Alex akan melakukan apa terhadap dirinya.


Kau jangan coba coba untuk melarikan diri, ucap Alex di telinga Aldari tersebut. Dan dengan sengaja nya Alex menyentuh tubuh mungil Aldari sebelum Alex keluar dari ruangan itu.


T-tuan.


Apa yang anda lakukan ucap Aldari terkejut.


bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga


Semoga suka 💞

__ADS_1


Selamat membaca 💞


Terima kasih 💞


__ADS_2