
Didalam mobil.
"Kau jangan sampai telat sampai ke Office Jastin, ujar Alex dengan melirik ke arah di mana Aldari duduk dengan posisi yang jauh dari dirinya dan hal itu tentu saja membuat Alex kesal setengah mati melihat Aldari yang jauh duduk dari nya tersebut.
"Kau pikir aku ada virus?" kenapa dirimu segitu nya duduk di ujung sana, ujar Alex dengan ketus sambil melirik tajam di mana Aldari duduk sekarang. Aldari yang di tatap oleh Alex seperti itu seketika Aldari langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat karena dirinya takut terhadap Alex tersebut.
"T-tidak tuan, ujar Aldari dengan suara lirih nya karena takut melihat ekspresi wajah Alex tunjukan kepada dirinya tersebut.
Diam-diam Jastin memperhatikan Alex yang tampak kesal terhadap Aldari yang duduk di kursi belakang yang menempel di samping pintu mobil Alex tersebut. " apa yang kua tunggu lagi Jastin, cepat lah kau jalankan mobil ini, ujar Alex dengan ketus terhadap Jastin yang tak kunjung menjalankan mobilnya tersebut.
Seketika Jastin langsung menghidupkan mesin mobil nya, karena mendengar suara datar dari Alex tersebut, dan kini mobil yang di tumpangi Alex dan Aldari sudah berjalan yang di kendarai oleh sang sekretaris nya Jastin tersebut.
Di dalam mobil yang di kendarai oleh sang sekretaris Jastin tak ada suara yang terdengar kecuali mesin mobil yang terdengar. Mereka semua larut dalam pikiran mereka masing-masing, Alex yang bosan di dalam mobilnya yang tak ada pembicaraan seketika dirinya langsung mengambil handphone nya di dalam saku jaketnya tersebut.
__ADS_1
Alex yang sedang menggeser-menggeser layar handphone nya pun ingat akan email yang di kirim oleh sang sekretaris nya Jastin. "Jastin jam berapa selesai meeting ku nanti?" ujar Alex tanpa melihat ke arah Jastin yang fokus dengan layar handphone nya tersebut.
Jastin yang mendengar suara sang bos nya pun langsung menjawab pertanyaan dari Alex. "Meeting nanti sampai jam dua siang tuan, ujar Jastin yang melihat sang bos nya melalui kaca spion mobil nya tersebut. Alex hanya bergumam mendengar ucapan dari sang sekretaris nya tersebut.
"Nanti selesai meeting, antar diriku sama gadis nakal ini ke Mall, ujar Alex yang melihat Aldari yang hanya menatap ke luar jendela mobilnya tersebut. Aldari yang mendengar ucapan Alex barusan pun langsung menoleh ke arah dimana Alex duduk, " kenapa kau menatapku seperti itu?" kau itu memang gadis nakal. Ujar Alex dengan tersenyum devil melihat Aldari tersebut.
"Baik tuan, ujar Jastin setelah selesai mendengarkan ocehan sang bosnya tersebut.
"Rasanya aku ingin sekali menarik rambut nya itu, gumam Aldari dalam hati nya sambil melihat ke arah Alex dengan sangat lekat, Alex yang merasa dirinya di perhatikan oleh Aldari pun langsung menoleh pada Aldari yang memang sedang fokus melihat dirinya tersebut.
"Kenapa kau melihat ku seperti itu?" kau pikir aku ini manusia jadi-jadian, ujar Alex yang suara datar nya dan Alex pun menggeser duduk mendekati Aldari. Alex langsung menatap wajah Aldari dengan begitu intens dan jelas membuat seorang Aldari menjadi gugup yang mendapat tatapan dari Alex tersebut.
"T-tuan, ujar Aldari dengan suara lirih nya, karena Alex sengaja menyentuh Aldari.
__ADS_1
"Apa?" ujar Alex dengan tersenyum devil melihat Aldari tersebut.
"Baru ini yang aku sentuh belum juga yang lainnya, ujar Alex dengan tampa berdosa nya tersebut.
"Huh, seenaknya saja dia menempelkan bibirnya dengan bibirku, ujar Aldari dalam hati nya saja kerena Aldari tak berani menolak apa yang dilakukan oleh Alex terhadap dirinya tersebut.
Beberapa menit kemudian, kini mereka sudah sampai di depan Gedung yang menjulang tinggi di mana Office Alex berdiri.
Sampai di parkiran mobil khusus CEO, Jastin pun langsung turun dan membuka pintu mobil untuk sang CEO nya tersebut.
Setelah pintu mobil di buka, Alex langsung melangkahkan kakinya menuju dimana life khusus CEO berada tanpa menunggu Aldari turun dari mobil nya tersebut. Alex yang tak melihat Aldari tak bersama dengan nya pun langsung menoleh di mana mobil nya terparkir, " Hah aku jadi lupa dengan gadis nakal itu, ujar Alex sambil berjalan menuju di mana mobil nya di parkir oleh sang sekretaris nya tadi.
Jastin yang ingin membukakan pintu untuk Aldari, seketika Jastin langsung terkejut mendengar suara snag CEO nya tersebut.
__ADS_1
"Apa yang ingin kau lakukan terhadap gadis nakal itu?" ujar Alex dengan suara datar nya yang melihat sang sekretaris nya ingin membuka pintu mobil untuk Aldari.
Bersambung