Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
29. menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

lni ucap Alex, dengan tatapan tajam nya tersebut.


Aldari langsung terkejut karena Alex menyentuh nya.


Tuan, ucap Aldari dengan gugup, pasalnya Alex menatap wajah Aldari dengan lekat + dan alex menyentuh pipi chubby Aldari bekas tamparan perempuan yang berpakaian minim tadi. Aldari yang mendapatkan perlakuan manis dari Alex seketika bulu kuduk nya terasa berdiri, hm dia ini mau apa gumam Aldari dalam hati nya. Karena perlakuan manis dari Alex tersebut. Tanpa menjawab ucapan Aldari Alex langsung merogoh saku celana nya mengambil handphone.


Alex langsung menghubungi sang sekretaris nya Jastin. Tanpa mengalihkan pandangan nya dari Aldari dan memegang pipi chubby Aldari bekas tamparan tersebut.


Halo tuan, ucap sang sekretaris Jastin, ketika sang bos menghubungi nya.


Tanpa basa-basi Alex langsung menyuruh sekretaris nya Jastin mengantarkan obat salep untuk Aldari.


kau bawakan obat salep ke ruangan ku sekarang, ucap Alex kepada sang sekretaris Jastin.


Setelan Alex menghubungi sang sekretaris nya Jastin, Alex langsung mematikan sambungan telepon tanpa menunggu jawaban dari sang sekretaris nya Jastin tersebut. Alex yang selesai menghubungi sang sekretaris nya Jastin iya langsung menyimpan handphone nya ke dalam saku celana nya, dan kembali fokus menatap wajah Aldari.


Alex yang mematikan sambungan telepon sepihak, membuat sang sekretaris nya Jastin mengumpat dalam hati nya tersebut.

__ADS_1


Dasar, ucap Jastin melihat handphone yang telah di matikan sepihak oleh sang bos nya tersebut, Jastin langsung memesan obat yang di minta oleh sang CEO nya tersebut.


Apa ini masih sakit? ucap Alex kepada Aldari yang sedang mematung menatap dirinya di depan. Seketika Aldari langsung terkejut mendengar ucapan Alex barusan. Apa dia bilang tadi? apa aku nggak salah dengar ucap Aldari dalam hati nya tersebut, karena Alex menanyakan pipinya yang di tampar oleh karyawan perusahaan jaya Tama tadi, seketika Aldari langsung menundukkan kepalanya karena Alex--menarik tubuh mungil Aldari dalam pelukan nya tersebut.


Aku paling tidak suka ketika aku bicara kau menundukkan kepala, ucap Alex dengan suara datar nya tersebut, Aldari yang mendengar suara datar dari Alex, Aldari langsung mendongak menatap wajah Alex begitu serius. Alex yang di tatap oleh Aldari begitu serius,dan itu membuat Alex menjadi kesal karena tatapan dari Aldari tersebut. Kau tidak segitunya juga menatap wajah ku yang tampan ini, ucap Alex kepada Aldari tersebut. Aldari yang mendengar ucapan Alex tersebut seketika Aldari langsung sadar dari lamunannya tersebut.


Alex langsung menjentikkan jari nya di kening Aldari. Auh meringis Aldari memegang kening nya tersebut, karena Alex menjentikkan jari nya di kening Aldari yang lumayan keras, kadang dia manis, kadang dia juga mengerikan juga gumam Aldari dalam hati nya tersebut. Kau mengumpat ku di dalam hati mu ini, seketika Alex langsung menyentuh dada Aldari. Coba saja kau berani mengumpat ku, kau akan tahu akibatnya nanti ucap Alex dengan tersenyum devil melihat ke arah Aldari berdiri.


Aldari yang mendengar ucapan Alex tersebut seketika dengan cepat Aldari menggelengkan kepalanya. Hm, dia ini kenapa lagi apa yang dia inginkan terhadap ku gumam Aldari dalam hati nya. Dan kau sekali lagi, kau berbuat ulah jangan harap kau akan ku maafkan, dan kau tak akan pernah lupa dengan hukuman yang aku berikan nanti. Ucap Alex dengan menekan setiap kata kata yang keluar dari mulut nya tersebut. Aldari yang mendengar ancaman alex tersebut pun di buat merinding bulu kuduk nya tersebut.


Apa kau mengerti dengan ucapan ku barusan? ucap Alex dengan suara datar nya tersebut.


Ucap Aldari dengan suara lirih nya tersebut.


Bagus, ucap Alex dengan senyum penuh arti nya.


Alex yang mendengar ucapan Aldari tersebut pun tersenyum tipis bahkan nyaris tak terlihat.

__ADS_1


Tapi kalau ingin mencoba nya aku dengan senang hati untuk melakukan hukuman nya.."


Ucap Alex kepada Aldari tersebut yang sedang menatap wajah Alex tanpa berkedip tersebut.


Kau istirahat lah dulu sebentar lagi kita pulang ke Mansion, ucap Alex kepada Aldari.


Baru Alex ingin melangkah kan kaki nya menuju ke kursi kebesarannya, terdengar suara seseorang mengetuk pintu ruangan kerja Alex tersebut.


Masuk.


Ucap Alex terhadap orang yang telah mengetuk pintu ruangan kerja nya tersebut.


bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga 💞


Semoga suka 💞

__ADS_1


Selamat membaca 💞


Terima rima kasih 💞


__ADS_2