Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
37. Menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Kenapa dirimu bisa seperti ini? apa Pria arogan itu yang melakukan ini? begitulah pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh pria yang membantu Aldari untuk berdiri setelah Aldari di dorong Kelantai. Aldari yang mendengar ucapan pria itu seketika menggelengkan kepalanya.


Tidak tuan, ucap Aldari dengan suara lirih nya karena menahan sakit di kakinya karena di injak oleh wanita tadi. Terus siapa yang melakukan ini pada dirimu bisa seperti ini ucap pria yang tak sabar mendengarkan penjelasan dari Aldari tersebut.


S-saya terpeleset tuan, ucap Aldari dengan wajah tertunduk karena dirinya sedang berbohong. Pria yang mendengar ucapan Aldari barusan pun langsung mengangkat tubuh mungil Aldari seperti ala bridal style menuju pintu lift di mana letak ruangan kerja Alex.


Tuan, Aldari terkejut begitu dirinya di angkat tanpa aba-aba oleh pria yang menolong nya, kau diam saja gadis manis jika tidak aku akan menjatuhkan tubuhmu yang hanya tulang ini kelantai yang keras ini atau kau mau aku mencium bibirmu itu supaya kau diam ucap Rey tanpa melihat ke arah Aldari. Rey hanya fokus melihat arah depan, Aldari yang mendengar ucapan tersebut pun menjadi diam seketika.


Bagus


Ucap Rey ketika dirinya melihat Aldari terdiam atas ucapannya barusan.


lya pria yang menolong Aldari tak lai tak bukan adalah Rey, partner bisnis Alex sekaligus sahabatnya Alex.


Ting


Terdengar suara pintu lift terbuka Rey langsung melangkahkan kakinya menuju dimana ruangan kerja Alex tersebut. Jastin yang baru keluar dari ruangan CEO nya setelah mengantar dokumen yang di minta oleh sang CEO nya begitu kaget melihat Aldari yang di gendong oleh sahabat CEO.

__ADS_1


Hey Apa yang kau lihat pekik Rey ketika dirinya melihat sekretaris Jastin hanya termangu menatap dirinya yang sedang menggendong tubuh mungil Aldari. Cepat kau bukakan pintu itu pekik Rey dengan kesal nya terhadap sang sekretaris Jastin tersebut.


l-iya tuan ucap Jastin dengan panik karena dirinya sedang memikirkan kenapa Aldari bisa di gendong oleh partner bisnis sekaligus sahabatnya CEO nya tersebut.


Seketika Jastin langsung membuka pintu ruang kerja CEO tanpa mengetuk pintu ruangan kerja Alex tersebut, Jastin apa kau tuli sudah ku bilang kau jemput gadis nakal itu ke Mansion ku, ucap Alex tanpa melihat ke arah pintu ruangan kerja nya tersebut.


Alex yang tidak mendapatkan jawaban dari sang sekretaris nya Jastin pun langsung menoleh ke arah pintu ruangan kerja nya. Seketika Alex langsung terasa jantungan siapa gadis yang sedang di gendong oleh sang sahabat nya.


Hey kau apakan gadis nakal itu, teriak Alex terhadap Rey yang masih mengendong tubuh mungil Aldari tersebut. Rey yang mendengar teriakkan Alex pun di buat kesal bukan main, hey tuan muda Alex apa dirimu tidak bisa melihat kaki gadis nakal yang kau bilang ini.


Jastin, teriak Alex terhadap sang sekretaris nya Jastin yang hanya melongo melihat apa yang terjadi di dalam ruangan kerja Alex tersebut. Seketika Jastin dengan cepat melangkahkan kakinya menuju ke arah Alex duduk, iya tuan ucap Jastin dengan cepatnya ketika dirinya dipanggil oleh Alex. Kau suruh dokter ke Office ku ucap Alex dengan suara melengking di ruangan kerja nya dan lima belas menit belum datang akan aku pecat dokter itu, kau bilang pada dokter itu Jastin" ucap Alex tanpa mengalihkan pandangannya pada Aldari yang sedang duduk di sofa ruangan kerja nya tersebut.


Baik tuan, ucap sang sekretaris Jastin tersebut.


Jastin pun meninggalkan ruangan kerja Alex, dan segera menghubungi dokter untuk datang ke Perusahaan Jaya Tama.


Di dalam ruangan kerja Alex.

__ADS_1


Siapa yang melakukan ini padamu? ucap Alex dengan suara datar nya kepada Aldari yang hanya menundukkan kepalanya karena dirinya di tatap tajam oleh Alex. Sehingga membuat Aldari takut dengan tatapan tajam Alex tersebut


Jawab pertanyaan ku gadis nakal, apa kau tuli? Aldari yang mendengar suara Alex yang mulai nada datarnya pun dengan terpaksa membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan dari Alex tersebut.


S-saya terpeleset tuan, ucap Aldari dengan suara lirih nya, karena iya tahu Alex tidak akan percaya atas ucapannya barusan. Apa kau yakin dirimu terpeleset? Alex menekan setiap kata-kata tersebut. Aldari hanya mengangguk kepala nya saja. Rey hanya diam mendengarkan ucapan Alex tersebut dan dirinya tidak ingin ikut campur dalam urusan Aldari maupun Alex. Karena dirinya ke perusahaan Jaya Tama hanya untuk urusan kantor.


Kau yakin tidak ada orang lain melakukan ini pada dirimu gadis nakal? Aldari yang mendengar ucapan Alex barusan di buat panik pasalnya jika dirinya berbohong pasti akan mendapatkan hukuman dari Alex.


Bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak like and comen yah guys dan vote juga


Semoga suka 💞


Selamat membaca 💞


Terima kasih 💞

__ADS_1


__ADS_2