Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan

Menjadi Pembantu Tuan Muda Arogan
62. Menjadi pembantu tuan muda arogan


__ADS_3

Alex yang sedang memperhatikan Aldari yang sedang menikmati makanan tersebut, seketika dirinya terkejut mendengar dering handphone yang ada dalam saku jasnya tersebut. Alex langsung mengambil handphone nya yang berada di dalam saku jasnya dan langsung melihat layar handphone, Alex yang melihat siapa yang menelepon dirinya pun di buat berdecak kesal mengetahui siapa gerangan yang menelepon dirinya.


"Pasti Mommy mau tanyakan tentang hal itu lagi, gumam Alex pada dirinya sendiri sambil membolak-balik handphone nya tersebut. "Huh malas sekali diriku mengangkat telfon dari Mommy, ujar Alex sambil melihat layar handphone nya tersebut.


Aldari yang mendengar Alex berdecak kesal langsung menoleh di mana Alex sedang duduk sambil melihat layar handphone nya tersebut. Alex yang merasa diri di tatap oleh Aldari, dirinya pun langsung membalas tatapan Aldari tersebut. Dan itu membuat Aldari terkejut ketika dirinya di tatap oleh Alex dengan tatapan tak bersahabat dari Alex tersebut.


"Apa yang kau lihat?" tanya Alex dengan suara dingin menatap tajam ke arah dimana Aldari yang sedang menikmati makanan nya tersebut. Aldari yang mendengar ucapan dingin dari Alex seketika dirinya di buat gugup dan hanya bisa menundukkan kepalanya saja dan tak berani menatap wajah Alex tersebut.


Alex yang kesal melihat Aldari hanya diam jika ditanya pun langsung bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah jendela ruangan kerja nya tersebut. Sesampainya dirinya di jendela Alex langsung menggeser layar handphone nya dan menjawab panggilan dari sang Mommy tercinta nya tersebut.


"Halo Mommy, ada apa Mommy ...." belum sempat Alex melanjutkan pembicaraannya, Alex langsung terdiam atas ucapan dari sang Mommy nya tersebut, "Alex kapan kamu mau mempertemukan Mommy sama calon kamu?" tanya sang nyonya besar pada Alex yang hanya diam di seberang telepon tersebut.

__ADS_1


Alex hanya diam mendengarkan ocehan sang Mommy yang tak henti-hentinya menanyakan soal sang calon kapan akan di pertemukan dengan sang nyonya besar tersebut yang tak lain adalah Mommy nya tercinta.


"Alex kenapa kamu hanya diam saja, dan tidak menjawab pertanyaan dari Mommy. Tanya sang nyonya besar dengan kesal pada sang putra nya tersebut. Alex yang mendengar suara lantang dari sang Mommy nya pun langsung menjauhkan handphone nya tersebut.


"Apa Mommy tidak bicara dengan pelan, tanya Alex pada Mommy nya tersebut sambil mengusap-usap telinga nya tersebut. Mommy Alex yang mendengarkan ocehan sang putra nya pun mendengus kesal, "hey kamu, nggak usah mengalihkan pembicaraan jawab saja apa yang Mommy tanyakan sama kamu. Ujar sang nyonya besar yang kesal pada Alex tersebut.


"lya nanti Alex akan bawakan apa yang Mommy mau, jawab Alex dengan nada kesal pada sang Mommy nya tersebut. Sang nyonya besar yang mendengar jawaban dari Alex pun langsung tersenyum lebar, baiklah Mommy akan menunggu nya, jawab nyonya besar begitu bahagia atas apa yang iya dengarkan barusan.


Panggilan telefon pun langsung terputus sepihak oleh sang nyonya besar tersebut.


Alex yang melihat layar handphone nya yang sudah mati pun mendengus kesal lantaran sang Mommy nya seenaknya saja mematikan handphone nya tersebut.

__ADS_1


"Huh selalu saja seperti ini, ujar Alex dengan kesal melihat layar handphone nya tersebut. Selesai Alex menerima telepon dari sang Mommy, Alex pun melangkahkan kakinya ke arah di mana Aldari yang sedang menikmati makanannya tersebut.


"Apa kau sudah selesai makan?" tanya Alex pada Aldari tersebut. Aldari yang mendengar suara Alex pun langsung menoleh ke arah dimana Alex sedang menatap dirinya dengan intens. Aldari yang mendapatkan tatapan tajam milik Alex pun langsung menundukkan kepalanya saja karena dirinya malu apa yang Alex lihat sekarang ini.


"Pasti dia syok melihat meja ini yang hanya tinggal bungkusannya saja, gumam Aldari dalam hati nya tersebut. Dan melihat ekspresi wajah Alex yang begitu berubah melihat meja yang ada di dalam ruangan kerja nya tersebut.


Alex begitu syok melihat meja yang tadinya penuh dengan makanan, kini hanya tinggal bungkusannya saja.


"Apa dia yang menghabiskan makanan itu, tanya Alex pada dirinya sendiri sambil melirik Aldari yang sedang sibuk memainkan ujung baju nya tersebut.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2