
~Happy Reading~
Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗
°°°
" Duh, sayang jangan teriak gitu. Nanti tenggorokannya sakit gimana, hmm? " Ujar Ana sambil mengelus telinganya yang masih berdenging.
" Maaf mom. " Ujar Caca dengan menundukkan kepalanya.
" Gak papa, lain kali jangan diulangin lagi. " Ujar Ana dan diangguki Caca yang masih menundukkan kepalanya.
" Princessnya daddy, mau coklatnya? " Ujar Zeno dengan lembut.
Caca langsung mendongakkan kepalanya dan menatap Zeno yang mengulur sekotak coklat kepadanya.
" Mauu!!! " Teriak Caca dengan cepat sambil menganggukkan kepalanya dengan tersenyum senang.
" Untuk putri tersayang daddy. " Ujar Zeno memberikan kotak coklatnya.
" Makasih daddy, Caca sayang daddy. " Ujar Caca yang langsung berlari memeluk Zeno.
" Daddy juga sayang Caca. " Ujar Zeno membalas memeluk putri kecilnya.
" Tapi jangan makan semuanya ya sayang, nanti giginya sakit. " Ujar Ana menasehati.
" Yahh, mommy kok gitu sihh. " Ujar Caca yang langsung melepaskan pelukannya dan menatap Ana dengan cemberut.
" Caca mau giginya sakit? " Tanya Ana dan dibalas gelengan oleh Caca.
__ADS_1
" Nah ya udah, jadi makannya satu-satu dulu. Sisanya buat nanti lagi. " Ujar Ana dan diangguki Caca dengan tersenyum.
" Ya sudah, Caca minta satu ya. " Ujar Caca sambil mengambil satu bungkus coklat dan langsung ditunjukkan kepada Ana.
" Iya, sisanya buat nanti ya? "
Caca mengangguk sambil memakan coklat tersebut di dalam pangkuan daddynya.
" Anak pintar. " Ujar Ana sambil mengelus pucuk kepala putrinya.
" Mbak, tolong ya masukin ke freezer lagi. " Ujar Ana kepada salah satu pelayan yang berdiri di belakangnya.
" Siap nona. " Pelayan itu mengambil kembali sekotak coklat itu.
" Oh ya Zen, bagaimana persiapan pernikahan kalian? Apa udah siap semua? " Ujar Fania menatap putranya.
" Dah selesai semua mih, tinggal nyari cincin. " Ujar Zeno sambil mengelap sisa coklat di sudut bibir putri kecilnya.
" Zeno dah sewa WO, jadi mereka yang ngurusin semuanya. Papih sama Mamih jadi gak usah repot. " Ujar Zeno yang menuangkan segelas air putih untuk putri kecilnya.
" Makasih Daddy. " Ujar Caca yang langsung meminum air tersebut.
" Sama-sama my Princess. " Ujar Zeno dengan tersenyum.
Dia sangat senang bisa di berikan kesempatan untuk hidup bersama dengan putri kecilnya dan wanita yang di cintainya.
" Mamih mau pesta kalian mewah dan jangan lupa undang wartawan biar semua orang tau kalau kalian sudah menikah. " Ujar Fania dengan heboh.
" Mih, gak perlu terlalu mewah juga gak papa. Ana juga dah seneng di buat pesta yang sederhana, yang penting semua berjalan dengan lancar. " Ujar Ana dengan tersenyum.
__ADS_1
" Gak bisa dong sayang, mamih mau nya tuh pernikahan kalian itu mewah. Mamih mau yang terbaik buat kamu. "
" Lagian Zeno mana mau pesta pernikahan yang biasa-biasa aja. Secara Zeno kan pengusaha sukses seasia. " Ujar Zeno dengan sombong.
" Ck, perusahaan kamu tuh masih di bawah papih. " Ujar David membuat Zeno menatap kesal kearahnya.
" Makanya urusin perusahaan papih, kan enak kamu bisa jadi pengusaha tersukses seasia di urutan pertama. " Ujar David yang tidak mau menyerah menghasut putranya agar mau mengambil alih perusahaannya.
" Gak. " Ujar Zeno yang kembali sibuk menatap Caca yang masih sibuk dengan coklat di tangannya.
" Kalau kamu gak mau, biar Ana aja. Mau kan sayang? " Ujar David menatap Ana.
Ana yang sedang minum itu langsung tersedak.
" Uhukk, uhukk, uhukk. "
" Gara-gara papih nih Ana jadi batuk-batuk gitu. " Omel Zeno sambil mengelus-ngelus punggung Ana.
" Mau kan sayang? " Ujar David yang tidak memperdulikan perkataan putranya.
" Gak, yang ada nanti Ana gak ada waktu buat Zeno. " Tolak Zeno dengan cepat.
" Tau nihh, papih. Masa Ana yang harus ngurus perusahaan, nanti kalau cucu mamih kurang kasih sayang dari mommy nya gimana? papih mau tanggung jawab?! " Ujar Fania dengan kesal.
" Salah lagi. " Ujar David dengan mengelus dada.
" YA EMANG SALAH!!! " Teriak Fania dan Zeno bersamaan.
" Nasib-nasib. " Ujar David dengan menghelas nafas membuat Ana yang melihatnya menahan tawanya.
__ADS_1
~Bersambung~
Aku mau nanya, usia anak masuk sekolah dasar(SD) Umur berapa ya? Buat ya tau mohon jawab di kolom komentar 🙏