My Bastard Brother

My Bastard Brother
Episode 114


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


Di gedung yang begitu mewah dan luas. Sudah ada para keluarga yang berkumpul disana. Acara akad nikah hanya di hadiri para keluarga, mereka tidak mau terlalu banyak orang yang menyaksikan proses akad nikah keduanya.


Para keluarga menatap takjub dengan dekorasi pernikahan ala-ala kerajaan itu yang begitu mewah dan sempurna. Mereka juga di suruh mengenakan pakaian ala kerajaan, agar mereka juga ikut terhanyut dengan suasananya.


Mereka yang tengah asik mengobrol sambil menunggu kedatangan kedua pengantin langsung berdiri disaat melihat kedua mobil mewah memasuki gedung. Mobil yang satu seperti mobil bangsawan yang di hiasi pita di depannya dan yang satunya lagi mobil mewah keluaran terbaru.


Para bodyguard yang sudah menunggu di pintu depan, langsung dengan sigap membukakan pintu mobil untuk mempelai pria.


Zeno turun dari mobil dengan aura kepemimpinan yang begitu besar. Dia langsung berjalan membukakan pintu untuk wanitanya.


Ana turun dengan senyuman di bibirnya. Dia mencoba tersenyum untuk menghilangkan kegugupannya. Ana menerima ukuran Zeno dan mereka berdua pun berjalan di atas red carpet.


David, Tania dan Caca berjalan mengikuti keduanya di belakang. Dengan Caca yang berada di tengah-tengah grandma dan grandpanya.


Para keluarga berbaris memanjang di samping pintu masuk. Mereka terpukau dengan kecantikkan mempelai wanita. Mereka sempat tidak percaya bahwa keduanya menikah, karna mereka kira Zeno dan Ana memiliki pasangan masing-masing dan tidak akan pernah memiliki perasaan lebih dari kakak dan adik.


Zeno dan Ana menaiki panggung dimana disana sudah ada penghulu dan wali hakim mempelai wanita.


Zeno menarik kursi di sebelahnya untuk wanitanya. Ana tersenyum sambil duduk di kursi dan Zeno pun juga langsung duduk di kursi sebelah Ana.


" Bagaimana sudah siap? " Tanya pak penghulu.


Zeno dan Ana mengangguk mengiyakan. Pak penghulu langsung menjabat tangan Zeno dan proses akad nikah pun di mulai.


" Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Zeno Albert Germani bin Davidto Germani dengan ananda Anastasia Germani dengan mas kawin seperangkat alat sholat, satu set perhiasan berlian, uang tunai senilai satu miliyar dan satu buah mobil sport, di bayar tunai. "


" Saya terima nikahnya Anastasia Germani binti Farhan Anggara dengan mas kawin tersebut, di bayar tunai. " Ujar Zeno dengan satu tarikan nafas.


" Bagaimana para saksi, sah? " Ujar pak penghulu dengan menatap semua orang yang ada disana.


" SAHHHH!!! " Teriak para keluarga dengan senang.

__ADS_1


Pak penghulu pun membacakan doa dan begitupun dengan yang lain. Setelah selesai, Zeno mulai memasangkan cincin di jari manis Ana, selanjutnya Ana mencium punggung tangan Zeno dan dilanjut oleh Zeno yang mencium kening Ana. Para Fotografer langsung mengabadikan momen tersebut.


...------------------...


Malam harinya, para tamu undangan mulai berdatangan memenuhi gedung pernikahan Ana dan Zeno.


Tema pernikahan mereka White Pink. Para Tamu yang hadir, mereka mengenakan gaun dan jas berwarna pink atau putih.


" Selamat ya, semoga sakinah mawadah warohmah. " Ujar Veronica menyalami Ana dan memeluknya.


" Makasih, wahh ini siapa? Cantik sekali. " Ujar Ana menatap gadis kecil yang di gandeng Veronica, dilihat-lihat umur gadis kecil itu sama dengan putri kecilnya.


" Sayang, itu aunty Ana mau kenalan. " Ujar Veronica mengusap puncak kepala keponakannya.


" Tania. " Ujar gadis kecil itu dengan datar.


Ana yang melihatnya terdiam. Gadis kecil ini sangat berbeda dengan putrinya, kalau putrinya ceria dan murah senyum. Sedangkan gadis kecil itu sangat dingin dan datar.


" Nama yang cantik, seperti orangnya. Kapan-kapan main ya sayang sama putri aunty. " Ujar Ana dengan tersenyum.


Gadis kecil itu hanya diam dengan tatapan datar. Veronica yang melihatnya langsung menggelengkan kepalanya, keponakannya itu selalu datar dan dingin dengan semua orang, tapi tidak saat bersama dengan keluarganya.


" Lagi ke toilet sama mamih. " Ujar Ana dengan tersenyum.


" Yahh, baru mau ketemu. " Ujar Veronica yang kecewa tidak bisa bertemu gadis kecil itu, karna dia kesini hanya sebentar.


" Emang langsung pulang? " Tanya Ana.


" Ya, aku gak bisa lama-lama. Mau ke rumah orang tuanya Tania, ya udah kapan-kapan aku main ke mansion deh, kalau gitu pamit pulang dulu ya. Sekali lagi selamat. " Ujar Veronica yang menyalami Zeno.


" Ya, makasih. " Ujar Ana dengan tersenyum dan setelah itu Veronica pun langsung berlalu pergi meninggalkan gedung pernikahan Ana dan Zeno yang masih ramai.


~Bersambung~


Visual dekorasi pernikahan mereka


__ADS_1



(anggap gk ada orangnya)








(anggap aja tulisan AR di ganti ZA)




(Kue Pernikahan mereka👇)



Baju Akad nikah mereka👇




Baju Resepsi mereka



__ADS_1


Maaf ya kalau dekorasinya gk mirip ala-ala kerajaan🤣 Susah ternyata nyari dekorasi pernikahan ala-ala kerajaan yg lengkap😔🙏


Maaf juga baru up, kelamaan nyari dekorasi pernikahannya🤭 Likenya jangan lupa ya😘


__ADS_2