My Bastard Brother

My Bastard Brother
Episode 42


__ADS_3

Happy Reading :)


^^^


" Kalian bukan saudara kandung. " Ujar Davidto membuat Zeno terkejut mendengarnya dan begitupun yang lainnya.


" Dulu saat mamih mu hamil dan kau tinggal bersama kakek dan nenek. Mamih mu mengalami keguguran dan tepat saat itu juga sahabat dari papih dan mamih mengalami kecelakaan. Mereka menitipkan bayi mereka ke mamih dan papih dan bayi perempuan itu Ana, adik angkat mu. " Ujar Davidto yang membuat Zeno terdiam.


" Aku tau Zen, kau mencintai Ana bukan? Aku bisa melihat dari tatapan mata mu saat di dekat Ana, kau bisa membohongi diri mu sendiri tapi tidak dengan hati mu Zen. " Ujar Veronica dan diangguki kedua sahabatnya.


" Susul Ana Zen, mungkin sekarang dia masih di stasiun. " Ujar Veronica membuat Zeno menatap kearahnya.


" Apa? Sta-stasiun? "


Veronica mengangguk mengiyakan.


" Tadi pas gua mau jemput Ana, sempat gua denger Ana mau pergi ke kampung Bi Ina, dia gak mau ngehancurin kebahagiaan lo sama gua, makanya dia milih pergi dan membesarkan anak lo seorang diri. " Ujar Veronica membuat Zeno langsung berlari meninggalkan pesta pernikahannya yang sudah kacau itu menuju stasiun.


" Sebelumnya saya minta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga Zee atas kekacauan ini. " Ujar Davidto dengan meminta maaf atas nama putranya, Zeno.


" Gak masalah, lagian kita juga gak bisa maksa, biarkan mereka yang menentukan sendiri dan kita hanya bisa mensupportnya." Ujar Erlano dengan bijaksana.


" Sekali lagi saya minta maaf telah membatalkan pernikahan ini sepihak, karena saya gak bisa lihat orang lain menderita diatas kebahagiaan saya sendiri. " Ujar Veronica dengan menundukkan kepalanya.


" Huftt, gak papa Vero. Justru tante salut sama kamu, masih bisa mementingkan kebahagiaan orang lain. " Ujar Fania dengan tersenyum.


" Maafin Vero, mih. Kalau Vero sudah mengecewakan mamih. " Ujar Veronica yang tidak berani menatap mata mamih nya.


" It's okay baby, mamih juga minta maaf tadi sempat memarahi mu. " Ujar Kania dengan memeluk putrinya.

__ADS_1


" Hikss, sekali lagi Veronica minta maaf. " Ujar Veronica yang lagi-lagi membuat kedua orang tuanya malu.


Sudah kedua kalinya dia membuat kedua orang tuanya malu karena pesta pernikahan yang selalu gagal dan selalu dia batalkan.


Bukan tanpa sebab dia membatalkan acara pernikahannya dulu dengan mantan tunangannya. Dia terpaksa harus membatalkan pesta pernikahannya itu karena melihat mantan tunangannya sedang melakukan hubungan suami istri dengan Tania, mantan sahabatnya dulu.


Sempat dirinya tidak percaya melihat mantan tunangannya yang berselingkuh di belakangnya dan bahkan dengan terang-terangan, mantan tunangannya itu memilih Tania yang katanya bisa memuaskan dirinya ketimbang dirinya yang selalu menolak untuk melakukan hubungan **** itu tanpa ikatan pernikahan.


Bahkan saat mereka pacaran saja, Veronica selalu melarang kekasihnya itu untuk menciumnya dan hal itu yang membuat kekasih atau mantan tunangannya itu berpaling dengan Tania yang selalu memperbolehkan mantan tunangannya itu melakukan apapun kepada dirinya.


" Sudahlah jangan menangis, mamih gak marah sama kamu. " Ujar Kania dengan menghapus air mata putrinya.


" Maaf Vero selalu membuat kalian malu. " Ujar Veronica dengan menunduk.


" Mamih dan papih gak pernah merasa malu, justru kalau kau terus melanjutkan pernikahan itu nantinya kau tidak akan bahagia. Mamih dan papih sudah tau alasan kamu membatalkan pernikahan itu. " Ujar Kania dengan tersenyum.


" Maaf sebelumnya jika saya lancang, tapi ada yang mau saya katakan di depan semua orang dan keluarga besar Zee. " Ujar Derel dengan menghampiri Kania dan Erlano.


" Apa yang ingin tuan muda Axsenio katakan? " Ujar Erlano dengan menatap Derel yang merupakan pewaris tunggal dari Axsenio Grup.


" Sebelumnya saya minta maaf jika saya lancang, tapi sudah lama saya mencintai putri tuan dan nyonya Zee. Mungkin jika di ijinkan saya akan melamar putri tuan dan nyonya untuk menajdi pendamping saya seumur hidup. " Ujar Derel dengan tegas.


" DEREL!!! " Teriakan dari salah satu bangku tamu membuat mereka semua menoleh ke arah sumber suara tersebut.


" Papah. " Ujar Derel yang melihat papahnya berjalan kearahnya dengan wajah memerah menahan amarahnya.


Plakk ...


" Kau lupa?! Kau sudah di jodohkan dengan TANIA!!! " Bentak tuan Axsenio dengan menatap tajam putranya itu.

__ADS_1


" Tapi pah, Derel mencintai Veronica bukan Tania. Sejak awal Derel sudah katakan ke papah kalau Derel menolak perjodohan ini dan wanita yang selama ini Derel katakan ke papah dan mamah itu Veronica. Dia wanita satu-satunya yang berhasil membuat aku jatuh cinta untuk pertama kalinya. " Ujar Derel membuat semua orang yang mendengarnya disana ikut terharu.


" TIDAK! SAMPAI KAPANPUN PAPAH TIDAK AKAN MENGIJINKAN MU UNTUK MENCINTAI WANITA YANG GAGAL MENIKAH KEDUA KALINYA!!! "


Veronica yang mendengarnya menunduk sambil meremas gaun yang dikenakannya.


" Maaf tuan Axsenio yang terhormat! Kenapa jika gagal menikah? Apakah putri saya tidak pantas untuk bersama laki-laki lainnya?! " Ujar Erlano dengan mengepalkan tangannya.


Ingin sekali Erlano memukul wajah tua bangka itu. Tapi dia masih punya etika untuk menghormati orang lain dan biarlah dia menahan rasa amarahnya ini seorang diri.


Kania yang melihat suaminya menahan amarah itu pun langsung memegang punggung tangan suaminya dengan tersenyum, seolah mengisyaratkan untuk bersabar.


" Ck, mana ada keluarga laki-laki yang menerima seorang perempuan yang sudah gagal menikah untuk kedua kalinya? " Ujar Tuan Axsenio dengan memandang rendah Veronica.


" Satu lagi, tuan muda dari keluarga Axsenio tidak akan pernah menikah dengan perempuan menyedihkan seperti putri anda! "


Bughh ...


Satu pukulan mendarat sempurna tepat di wajah sombong Tuan besar Axsenio dan sontak hal itu membuat semua orang terkejut melihatnya.


" Papih! " Ujar Veronica dan Kania serempak.


" JAGA UCAPAN ANDA! JANGAN KARENA PUTRI SAYA GAGAL MENIKAH ANDA BISA MERENDAHKANNYA!!! " Teriak Erlano yang tidak Terima melihat putrinya di permalukan di depan umum.


" Ck, Sama-sama rendahan. DEREL AYO PULANG!!! " Bentak Tuan besar Axsenio dengan menarik paksa tangan Derel.


~Bersambung~


Seneng gak aku bisa up?🤭 Mumpung ada waktu luang, aku manfaatin buat up nih cerita😅 Likenya jangan lupa ya😘

__ADS_1


__ADS_2