
~Happy Reading~
^^^
Di tengah-tengah kebahagiaan mereka, datanglah seorang wanita berpakaian seksi berjalan mendekat ke arah mereka.
Teriakan beberapa penjaga di hiraukan oleh wanita tersebut yang tidak lain dan tidak bukan ialah Tania.
Kalian masih ingat bukan dengan Tania?. Wanita yang berhasil mengadu domba keluarga Germani. Sampai membuat seluruh keluarga Germani membenci Ana.
" Nona anda dilarang masuk!!! " Salah satu bodyguard mencoba menghalangi Tania yang ingin mendekati majikannya.
" KAN KU BUNUH KAU ZENO!!!" Teriak Tania yang terus memberontak ingin mendekati mereka.
Dia tidak Terima atas kejadian empat tahun yang lalu dimana Zeno menyuruh para anak buahnya memperkosa dirinya, bahkan Zeno menyuruh para anak buahnya untuk membawa dirinya ke sebuah club terkenal di kota setelah mereka puas dan membawa dirinya lagi setelah dua tahun dirinya berada di club dan menyuruh anak buahnya untuk membunuh dirinya.
Hingga dia berhasil kabur dari jeratan anak buah Zeno yang ingin membunuhnya, sampai saat ini dia berdiri menyaksikan drama keluarga yang sangat membosankan.
Mereka yang mendengar keributan itu pun langsung memperhatikan Tania yang terus memberontak ingin lepas dari genggaman para bodyguard Zeno.
" Lepaskan dia! "
__ADS_1
Para bodyguard Zeno yang mendengarnya titah dari bosnya itu pun langsung melepaskannya dan membuat Tania langsung berlari mendekati Zeno dengan membawa sebuah pisau di tangannya yang siap untuk membunuhnya.
" MATILAH KAU BEDEBAH!!! " Teriak Tania yang ingin menusukkan pisau itu tepat di dada Zeno tapi naas pisau itu pun keburu di tahan Zeno.
" Ck, ****** seperti mu ingin membunuh ku dengan sebuah pisau?! " Ujar Zeno dengan tatapan remehnya dan menghempaskan pisau tersebut hingga terlempar ke lantai.
" Ku akui kau cukup pintar kabur dari anak buah ku! Tapi kan ku pastikan ajal mu akan datang hari ini juga! " Ujar Zeno dengan tatapan membunuhnya.
Dia tidak akan membiarkan wanita licik seperti Tania hidup dengan tenang. Dia akan membalaskan kematian kekasihnya dan penderitaan Ana selama ini karna ulah Tania yang memfitnah wanitanya.
" Ck, sebelum kau membunuh ku akan ku bunuh wanita mu! " Ujar Tania yang langsung mengeluarkan pistol dari balik jaketnya dan langsung menembak Ana.
Dorr ...
" MOMMY!!!
Teriakkan mereka semua yang melihat Ana yang tertembak tepat di perutnya.
" Matilah kau ******! " Ujar Tania yang tersenyum puas melihat Ana jatuh terkulai di lantai dengan tubuh bersimpah darah.
Dorr ...
__ADS_1
Zeno langsung menembak Tania tepat di jantungnya, membuat wanita licik dan hina itu langsung meninggal di tempat.
" Buang jasadnya, jangan sampai ada satupun yang menemukan jasadnya! " Ujar Zeno kepada para anak buahnya yang baru tiba di kediaman keluarganya.
" Baik tuan! " Hormat mereka yang langsung menyeret jasad Tania.
" Ana, bangunlah kumohon. " Ujar Zeno yang langsung terduduk dan mengangkat kepala Ana menjadi di atas pahanya.
" Sss-sakit. " Ringis Ana dengan terus menyentuh bagian perutnya yang tertembak.
" Hikss, Mommy hikss jangan tinggalkan caca hikss. " Ujar Caca yang terus menangis melihat mommy-nya yang lemah dengan terus mengeluarkan darah dari perutnya.
" Sa-sayang, ja-jangan me-nangis. " Ujar Ana dengan menghapus air mata Caca yang terus mengalir deras.
" ZENO CEPAT BAWA ANA KERUMAH SAKIT!!! " Teriakkan Davidto membuat Zeno tersadar dan langsung mengangkat tubuh wanitanya menuju ke rumah sakit.
" MOMMY!!! " Teriak Caca yang berlari mengikuti daddy-nya dan diikuti Davidto serta Fania di belakang.
~Bersambung~
Hallo, aku comebackðŸ¤ðŸ˜†
__ADS_1
Aku bela-belain nihh habis pulang sekolah langsung up🤠Maaf ya udah buat kalian nunggu lama😘
Oh ya btw, waktu itu kan Ana berpisah sama Zeno dua tahun kan, terus aku ganti jadi empat tahun😊 Karna banyak yang komen masa anak dua tahun seperti Caca udah pintar bicara🤠Ya maaf kan author gak tau betul dengan tumbuh kembang anak😆 maklum kan authornya aja masih 18 Tahun😆 Dan makasih yang udah kasih tau😘