
Happy Reading :)
^^^
Di sebuah gedung mewah tempat diadakannya pesta pernikahan Zeno dengan Veronica, kini suasana di dalam gedung itu menjadi kacau saat Veronica menolak menikah dengan Zeno.
" Maaf saya tidak bisa melanjutkan pestanya! " Ujar Veronica dengan tegas saat akad nikahnya mau di mulai.
" Veronica! Apa yang kau katakan!!! " Teriak Kania Zee dengan menatap putrinya dengan marah.
" Sebelumnya saya minta maaf ke Tante Fania dan Om Davidto, Vero juga minta maaf ke Zeno, mamih, papih kalau pernikahan ini tidak bisa dilanjutkan. " Ujar Veronica membuat semua orang menatap terkejut ke arahnya.
" Apa yang kau katakan Ver? " Ujar Zeno dengan kecewa.
" Aku tak bisa melanjutkan pernikahan ini, aku tidak ingin menyakiti hati seorang seseorang dan kau seharusnya sadar Zen, kau menyakiti hatinya! " Ujar Veronica dengan tegas.
" Apa yang kau katakan? Aku tidak mengerti. " Ujar Zeno yang emang tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Veronica.
" Sungguh? Kau tidak mengerti apa yang ku katakan? " Ujar Veronica dengan berjalan mendekat ke arah Zeno.
" KAU TELAH MENGHAMILI ADIK MU SENDIRI ZENO!!! "
Jderr ...
Seperti tersambar petir di siang bolong Zeno mematung tidak percaya dan Fania serta Davidto yang mendengarnya juga terkejut.
" Apa?! Semua itu bohongkan Zeno?!!! " Teriak Fania dengan menatap Zeno yang terdiam menatapnya.
" Kenapa kau diam?! Kau tidak bisa jelaskan ke semua orang?!! " Ujar Veronica dengan tatapan kekecewaannya.
Kalian tau orang yang mendengar pembicaraan Ana dengan Bi Lona saat itu? Dia adalah Veronica. Veronica saat itu ingin menjemput Ana secara langsung, tapi dia di kagetkan dengan perkataan Ana yang mengatakan dirinya hamil anak Zeno.
Sempat Veronica tidak percaya dengan apa yang di dengarnya. Tapi melihat tatapan kesedihan yang mendalam di mata Ana dan di tambah lagi Veronica menyuruh seseorang untuk memeriksa hasil rekaman CCTV di kediaman Germani.
Perlu waktu lama untuk mencuri hasil rekaman CCTV tersebut, apalagi kediaman Germani sangat ketat penjagaan nya, tapi berkat kepintaran Veronica mereka berhasil mencuri hasil rekaman CCTV yang di dalamnya ada aksi bejat Zeno selama ini.
" ZENO KATAKAN KALAU ITU SEMUA BOHONG!!! " Bentak Fania dengan mencengkram jas yang di kenakan Zeno.
__ADS_1
" Mih hentikan. " Ujar Davidto yang menarik istrinya kedalam pelukannya.
" KAU PASTI BOHONG! JIKA KAU TIDAK INGIN MENIKAH DENGAN KU SETIDAKNYA JANGAN KAU MEMFITNAH KU VERONICA!!! " Bentak Zeno dengan mengepalkan tangannya.
" Oh ya? Kau bilang aku berbohong?!! Kau bisa melakukan tes dna dan kalau kau masih mengelak juga aku punya bukti perbuatan bejat mu pada Ana!! PUTAR!!! " Teriak Veronica menyuruh orang suruhannya untuk memutar hasil rekaman CCTV yang di curinya ke hadapan semua orang.
Saat video itu di putar. Semua orang baik Fania, Davidto, Kania, dan Erlano terkejut melihat Video dimana Zeno berulang kali menodai Ana, adiknya sendiri.
Plakk ...
Saat Video itu berakhir, Fania langsung menampar pipi Zeno dengan sangat keras.
" MAMIH KECEWA SAMA KAMU ZENO!! KENAPA KAU TEGA MELAKUKAN ITU KEPADA ADIK MU SENDIRI!!! " Teriak Vania yang terus memukul mukul dada Zeno.
" KARENA DIA YANG MEMBUNUH WILONA!!! DAN KARENA DIA WILONA MENINGGAL!!! " Teriak Zeno dengan air mata yang menetes di pelupuk matanya.
" Kau salah Zen, bukan Ana yang membunuh Wilona. " Ujar Veronica yang langsung membuat Zeno menatap ke arahnya.
" Apa maksud mu? "
" Hufttt, mungkin ini waktu yang tepat untuk kau mengetahui semuanya. " Ujar Veronica yang mulai menceritakan kejadian lima tahun yang lalu.
Saat pemakaman Wilona selesai, semua orang mulai pergi satu persatu dan tinggalah Veronica dan Zeno berdua.
" Zen, lo yang sabar ya. Gua tau ini berat buat lo, jangan kan lo gua juga berat banget ngelepasin Wilona. " Ujar Veronica dengan menitikkan air matanya.
Tapi Zeno seakan tidak mendengarkan perkataan Veronica. Lelaki tampan itu masih saja menangisi kepergian kekasih tercintanya.
" Gua pamit ya Zen, jangan terus meratapi kasihan Wilonanya. " Ujar Veronica dengan menepuk bahu Zeno sebelum pergi meninggalkan makan sahabatnya.
Saat di parkiran, Veronica melihat Tania yang tengah berbicara mencurigakan dengan seorang pria di depan mobil Tania.
Karena mencurigakan, Veronica berjalan mendekati mobil Tania dan mendengarkan pembicaraan keduanya di belakang mobil Tania.
" Lo kenapa sih takut gitu, hahh?! " Ujar Tania dengan menatap tajam pria di depannya.
" Ya gua takut lah, kalau ada yang tau gimana? Gua bisa masuk penjara dan lo juga sama bego!!! " Umpat pria itu dengan kesal.
__ADS_1
" Lo tenang aja gak bakal ada yang tau, lagian Wilona udah mati dan gak bakal ada yang tau kalau kita yang bunuh dia. "
Veronica terkejut mendengarnya. Dia tidak menyangka sahabatnya sendiri lah yang membunuh Wilona.
" Udah dari pada lo takut terus menerus, mendingan lo sekarang hapus semua bukti kalau kita yang nyabotase mobil Wilona dan dengan gitu gua bisa nuduh Ana sebagai pelakunya. " Ujar Tania dengan tersenyum licik.
" Ana? Lo gila! Adiknya Zeno mau lo fitnah juga!!! " Bentak pria itu yang tidak lain ialah Hans William, sahabat Zeno sejak kecil.
" Udah deh lo diam aja! Mendingan sekarang lo beresin tuh semua bukti jangan sampai mereka tau!!! " Bentak Tania dengan kesal.
" Gak! Gua bakal bilang ini ke Zeno, gua gak mau Ana di kambing hitam kan sama lo! " Ujar Hans yang ingin pergi tapi di tahan oleh Tania.
" Ohh oke silahkan lo kasih tau Zeno dan dengan begitu Zeno bakal benci sama lo. " Ujar Tania dengan tersenyum licik.
" Sial! dasar wanita licik! Nyesel gua pernah cinta sama lo!!! " Teriak Hans yang langsung pergi untuk mengurus semua bukti perbuatan mereka berdua.
" Hans-hans, bodoh banget sih lo. " Ujar Tania dengan tertawa bahagia.
Flashback Off
Zeno yang mendengarnya menyesal. Jadi selama ini dia membalaskan dendam kematian kekasihnya kepada orang yang salah. Bahkan kepada orang yang tidak tau apa-apa.
" Maafin gua Zen, gua nyesel nurutin kemauan Tania. " Ujar Hans yang menghampiri Zeno bersama dengan Derel.
" Kejar Ana, Zen. Sebelum dia pergi. " Ujar Veronica yang menepuk bahu Zeno.
" Tapi gua dan dia saudara kandung. Kita gak bakal bisa bersama. " Ujar Zeno yang ingin bertanggung jawab tapi dia lupa mereka berdua saudara kandung dan bagaimana bisa dia dan Ana menikah.
" Kalian bukan saudara kandung. "
~Bersambung~
Aku mau kasih tau ke kalian semua kalau aku cuma bisa update nih cerita di hari minggu aja🙏🥲
Maklum aku bentar lagi udah UKK(Uji kompetensi kejuruan) Jadi udah sibuk banget aku😣 Udah gak kaya dulu yang masih punya waktu senggang🥲
Mohon pengertiannya ya readers😇 Tapi kalau aku ada waktu senggang selain hari minggu, aku bakal update😊
__ADS_1
Terus berikan dukungan kalian buat cerita ini agar aku nantinya semangat buat updatenya😘 See you