
~Happy Reading~
Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗
°°°
Selesai membersihkan tubuhnya. Ana keluar dari kamar mandi dan memilih langsung pergi ke walkin closet membiarkan suaminya yang tengah tertidur.
Sesudah mengenakan piyama tidurnya. Ana berjalan ke ranjang untuk membangunkan suaminya.
" Kak, bangun. Mandi dulu. " Ujar Ana dengan menepuk-nepuk pipi Zeno.
" Hemm. " Zeno membuka matanya dan melihat istrinya yang tengah menatapnya.
" Mandi dulu kak, baru tidur lagi. " Ujar Ana yang langsung bangkit dan duduk di bangku depan meja rias.
Ana menyisir rambutnya. Setelah selesai dirinya memoleskan krim malam di wajahnya. Sedangkan Zeno sudah beranjak bangun ke kamar mandi.
Tokk ...
Tokk ...
Ana bangkit membukakan pintu kamarnya yang di ketuk.
Cklek ...
Ana menatap pelayah hotel yang tengah memegang troli makanan di depannya.
__ADS_1
" Maaf nona, saya mengantarkan pesanan tuan Zeno. " Ujar pelayan perempuan itu dengan tersenyum ramah.
" Ohh, silahkan masuk mbak. " Ana mempersilahkan pelayan hotel itu masuk sambil mendorong troli berisikan makanan pesanan suaminya.
Pelayan itu pun masuk kedalam kamar suite room itu sambil mendorong troli makannya. Dia menata semua makanan dan minuman di atas meja makan. Di dalam kamar itu terdapat satu set meja makan, ruang keluarga, bar mini dan dapur kecil.
Setelah memastikan semua makanan dan minuman sudah tertata rapi. Pelayan itu pun berjalan menghampiri Ana yang tengah duduk santai di ruang keluarga sambil menonton televisi.
" Permisi nona, makanan dan minuman sudah saya tata di meja makan. Kalau begitu saya permisi. " Ujar pelayan itu dengan menunduk hormat.
" Sebentar mbak. " Ana berjalan memasuki kamarnya dengan Zeno dan keluar kembali menghampiri pelayan perempuan itu.
" Ini tips buat mbak. " Ujar Ana dengan menyodorkan selembar uang berwarna merah.
" Maaf nona ini kebanyakan. " Ujar Pelayan itu yang tidak biasa di kasih tips sebesar itu, paling besar dia dapat selembar uang berwarna hijau.
" Terimakasih nona. " Ujar pelayan itu dengan tersenyum senang mendapatkan tips yang begitu besar.
" Ya sama-sama. " Ujar Ana dengan tersenyum.
" Kalau begitu saya permisi nona. " Ana mengangguk mengiyakan dan pelayan itu pun langsung berlalu pergi.
Tidak lama setelah pelayan itu pergi. Zeno keluar dari dalam kamar mandi dan tidak mendapati kehadiran istrinya disana.
" SAYANG!!! " Teriak Zeno memanggil Ana dari dalam kamar.
Ana yang tengah asik menonton televisi langsung berlari menghampiri suaminya.
__ADS_1
" Kenapa kak? " Ujar Ana sambil membuka pintu kamarnya.
Zeno berdiri dengan hanya menggunakan handuk yang melilit tubuh bagian bawahnya. Ana yang melihatnya refleks langsung menutup matanya dengan kedua tangannya.
" Ihhh, kenapa gak pake baju dulu sihh?! " Ujar Ana dengan kesal dan masih setia menutup matanya.
Zeno tersenyum smirk dan berjalan mendekati sang istri. Sesampainya di depan Zeno langsung menarik kedua tangan istrinya yang menutupi matanya.
" Kenapa harus tutup mata? Aku ini suami mu Ana. " Ujar Zeno menatap Ana yang masih menutup matanya walaupun tangannya sudah dia genggam.
" Kamu gak malu apa telanjang dada gitu? " Ujar Ana dengan menggerutu kesal dan masih setia menutup mata.
" Sama istri sendiri ngapain malu. " Ujar Zeno yang berfikir ingin mengerjai sang istri.
Zeno meniup tengku leher Ana dan menggigit daun telinga Ana. Membuat Ana membuka matanya dan memukul dirinya.
" KAKKKK!!! " Teriak Ana sambil memukul bahu Zeno sedangkan sang pelaku tertawa berhasil mengerjai sang istri.
" Apa sih sayang? " Ujar Zeno dengan terkekeh.
" Tau ahh, ngambek. " Ujar Ana yang langsung berlalu keluar dari kamar membiarkan Zeno yang masih menertawai dirinya.
~Bersambung~
Mau di bikinin malper Zeno dan Ana gak?ðŸ¤
Maaf juga ya kemarin 40 hari nya kakak ku, jadi gak bisa up dulu😊
__ADS_1
Likenya jangan lupa ya😘