My Bastard Brother

My Bastard Brother
Episode 11


__ADS_3

Happy Reading :)


^^^


Two days later ...


Setelah menghadiri acara pertunangan sahabatnya sekaligus wanita yang di cintainya, kini Zeno memutuskan untuk pergi ke club malam dari pada pulang ke mansion kedua orang tuanya.


Pria tampan itu merasakan kesedihan dan rasa sakit di hatinya saat melihat wanita yang di cintainya memakaikan cincin ke pria lain, bukannya dirinya. Hal itu yang membuat Zeno langsung pergi tanpa menikmati pestanya hingga selesai.


...-------...


Suara dentuman alat musik dj memakakkan telinga siapa saja yang masuk kedalam tempat terkutuk itu. Tempat yang berisi para makhluk-makhluk laknat di dalamnya.


Seorang pria tampan yang tak lain ialah Zeno sedang meminum beberapa gelas berisi wine sesekali pria itu memesan vodka untuk membuat dirinya merasakan mabuk.


Zeno ingin sekali mabuk untuk menghilangkan rasa sakit, sesak dan kesedihannya walau untuk sementara waktu. Tapi biarkan lah sekedar untuk menghilangkan memorinya sesaat atas apa yang dia lihat dan hadiri pada malam hari ini.


" Vodka sebotol lagi. " Ujar Zeno yang duduk di meja bartender dengan keadaan yang sudah setengah mabuk.


Seorang bartender pria itu merasa bingung antara memberikan pria tampan itu sebotol vodka lagi atau tidak. Pasalnya pria itu yang tak lain ialah Zeno sudah sangat mabuk dari yang di lihatnya, takutnya itu sangat membahayakan bagi pria itu.

__ADS_1


" Heyy! kau dengar bodoh! aku pesan sebotol vodka lagi!!! " Teriak Zeno dengan kesadaran yang sudah 20% akibat meneguk habis beberapa botol wine yang tadi di pesannya.


Bartender yang sudah kebingungan akhirnya menghampiri rekannya.


" Ada apa? " Ujar rekannya itu dengan menatap bartender tersebut.


" Pria itu sudah sangat mabuk, tapi dia memesan lagi sebotol vodka setelah memesan beberapa botol wine yang dia teguk habis. " Terang sang bartender kepada rekan kerjanya itu.


" Jadi? " Ujar rekan kerjanya yang masih bingung.


" Jadi aku harus memberikannya atau tidak? Kau lihat kondisinya. " Ujar sang bartender dengan menunjuk keberadaan Zeno yang sudah tertidur di meja karena saking mabuk nya.


" Tidak usah, coba kau cari ponselnya dan hubungi orang terdekatnya." Ujar rekan kerjanya dan langsung dilaksanakan oleh bartender itu.


Sedangkan di sebuah kamar bernuansa biru laut, seorang gadis cantik yang tak lain ialah Ana sedang terlelap dalam tidurnya itu harus dibangunkan oleh deringan ponselnya.


" Hoaammm, siapa sih yang nelpon malem-malem. " Ujar Ana dengan suara seraknya dan mulai mengucek matanya.


Setelah nyawanya terkumpul, Ana langsung mengambil ponselnya yang berada di atas narkas samping tempat tidurnya dan melihat panggilan yang ternyata dari kakaknya Zeno.


" Kakak. " Gumam Ana dengan terkejut mendapati panggilan dari kakaknya itu.

__ADS_1


Gimana tidak bingung sudah lima tahun yang lalu kakaknya itu tak pernah lagi menghubunginya. Jangankan menghubunginya saat mereka bertemu di mansion nya aja kakaknya itu tak pernah lagi menyapanya atau mengajaknya bercanda. Ana bingung dengan perubahan kakaknya itu yang berubah sangat drastis itu.


" Halo kak, ada apa? " Ujar Ana setelah mengangkat panggilannya.


" Halo selamat malam nona, benar ini dengan nona Ana? "


Ana yang mendengar suara orang lain dan bukannya suara kakaknya menjadi sedikit panik. Dia takut terjadi apa-apa dengan kakaknya itu.


" Ya benar, saya Ana adiknya kak Zeno. Ini siapa ya? dan dimana kakak saya? " Tanya Ana dengan beruntun.


" Kakak anda sedang berada di club malam Siolita dan sekarang beliau sedang mabuk. Bisakah nona kemari? "


Ana sedikit kaget mendengarnya. Bukannya kakaknya itu sedang menghadiri acara pertunangan kak Veronica? Tapi kenapa kakaknya itu malah berada di club malam dan yang membuatnya tambah terkejut mendengar kakaknya yang sedang mabuk.


" Tentu, bisa serlok? Saya tidak tau club malamnya. " Ujar Ana dengan jujur, karena dia tak pernah tau keberadaan club-club malam di negaranya.


" Baik, nanti saya serlok nona. "


Ana langsung mematikan sambungannya dan setelah itu terdengar bunyi chat masuk yang merupakan alamat club malam yang orang itu kirimkan.


Tanpa menunggu waktu lama Ana langsung mengganti pakaiannya dan tak lupa gadis cantik itu mengenakan jaket kulitnya. Karena cuaca malam hari ini sangat dingin.

__ADS_1


Setelah selesai Ana langsung mengambil kunci mobilnya dan menuruni anak tangga menuju mobilnya.


~Bersambung~


__ADS_2