My Bastard Brother

My Bastard Brother
Episode 23


__ADS_3

Happy Reading :)


^^^


Cklek ...


" Haii guyss, minuman datang!!! " Teriak Olivia mencoba untuk biasa-biasa saja agar tidak di curigai kedua sahabatnya itu.


" Babu kita dah datang, An. " Ledek Cecilia membuat Ana terkekeh.


" Njirr, dasar sahabat gak ada akhlak. " Ujar Olivia dengan mendengus kesel.


" Sksksksksk, canda sayang. " Ujar Cecilia dengan langsung turun dari ranjang dan duduk di sofa sebelah Olivia dan begitupun dengan Ana yang duduk di sebelah Olivia juga. Jadi posisi duduk mereka Olivia berada di tengah-tengah Ana dan Cecilia.


" Nye. " Ledek Olivia dengan meminum minumannya.


" Ohh iyaa tadi tante Liana suruh kita turun makan malam. " Ujar Olivia yang meletakkan gelasnya kembali di atas nampan yang di bawanya tadi.


" Ohh. " Cecilia hanya berohria saja.


" Makan disini aja, nanti gua suruh bibi bawain makanannya kesini. "


Ana dan Olivia saling pandang mendengar jawaban dari sahabat mereka itu.


" Males ahh gua, turun aja yukk. " Ujar Olivia yang memberikan kode untuk Ana.


" Nahh iyaa tuhh, gua juga gak bisa makan di kamar. " Ujar Ana membuat Cecilia yang mendengarnya menghela nafas kasar.

__ADS_1


" Ya udah, kalian duluan aja. Gua nanti nyusul. " Ujar Cecilia yang sebenarnya males untuk turun.


" Okay, Ayo An. " Ujar Olivia sambil membawa nampan dan gelas mereka bertiga.


" Yo, les't go. " Ujar Ana dengan berjalan sambil menggandeng Olivia.


Cecilia hanya menatap kepergian kedua sahabatnya itu. Tubuhnya langsung bersandar sambil memejamkan matanya.


" Kalau bukan karena mereka gua males. " Ujar Cecilia sambil berjalan menyusul kedua sahabatnya.


Di bawah Liana sedang menunggu kehadiran putrinya dan kedua sahabat putrinya itu. Saat dirinya sedang menyiap air minum di setiap gelas, dirinya menatap kedua sahabat putrinya melangkah menuruni anak tangga disusul dengan putrinya di belakangnya.


" Heii tante, semalam malam. " Ujar Ana menyapa Liana sambil tersenyum.


" Malam juga Ana, ayo kita makan. " Ujar Liana dengan kembali duduk.


Cecilia yang ingin duduk di sebelah Olivia langsung di hentikan oleh Liana.


" Cecil anak mamih sini duduk di sebelah mamih. " Ujar Liana dengan menepuk kursi di sebelahnya.


" Gak makasih. " Ujar Cecilia dengan tatapan datarnya dan memilih duduk di sebelah Olivia.


" Ehh lo duduk di tempat lain aja nih kursinya kayanya mau patah dehh. Kan gak lucu kalau lo jatuh nantinya. " Ujar Olivia dan di iyakan oleh Ana.


" Apasih lo garing, ini kursi gak kenapa-kenapa juga. " Ujar Cecilia yang tidak mendengarkan kedua sahabatnya.


Brughhh ...

__ADS_1


Sebelum Cecilia benar-benar duduk di kursi tersebut. Olivia lebih dulu menendangnya.


" Tuhh kan gua bilang apa tuh kursi udah gak bener. " Ujar Olivia.


Cecilia yang tidak mengetahui bahwa kursinya di tendang sahabatnya itu pun mempercayainya.


" Ya udah lo pindah sana, gua duduk disini. " Ujar Cecilia.


" Dihh, siapa lo nyuruh-nyuruh? " Ujar Olivia dengan tatapan tajamnya.


" Heheheheh canda. " Ujar Cecilia yang takut melihat tatapan sahabatnya itu dan memilih untuk duduk di sebelah mamihnya.


" Cecil mau makan apa, hmm? Biar mamih ambilkan. " Ujar Liana dengan mengambil duluan piring putrinya.


" Tidak usah, saya bisa ambil sendiri. " Ujar Cecilia dengan merebut piringnya dari tangan Liana dan mulai menyendokkan nasi beserta lauk pauk untuk dirinya.


Ana dan Olivia bisa melihat tatapan sendu dari wajah Liana. Mereka berdua bingung harus bagaimana. Mungkin soal duduk tadi mereka berdua bisa membantunya, tapi soal seperti ini mereka tidak bisa membantunya.


Saat mereka tengah asik makan malam. Datanglah seorang pria paruh baya bersama dengan seorang wanita muda yang mungkin usianya hanya beda dua tahun lebih tua dari Cecilia.


" Papih. " Ujar Liana dengan mengepalkan tangannya melihat suaminya merangkul perempuan lain.


" Sayanggg, dia siapa hmm? " Ujar wanita muda itu dengan bergelayut manja.


" Tidak usah di hiraukan, mari kita ke kamar baby. " Ujar Johan yang ingin berlalu meninggalkan mereka, tapi tiba-tiba


~Bersambung~

__ADS_1


Maaf ya aku ngerivisinya sangat berbeda jauh dengan jalan cerita yang kemarin🤭 Tapi di jamin jalan cerita yang sekarang akan lebih seru dan menguras air mata😌


__ADS_2