My Bastard Brother

My Bastard Brother
Episode 65


__ADS_3

~ Happy Reading ~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


Kini jam menunjukkan pukul delapan malam. Caca yang sejak tadi main berjam-jam dengan sekretaris Hans merasa bosen. Ditambah dirinya yang tidak menemukan kehadiran kedua orang tuanya.


" Uncle, mommy sama daddy kemana? kenapa belum kesini? " Ujar Caca dengan cemberut.


" Mungkin mommy dan daddy nona sedang ada urusan. " Ujar Sekretaris Hans yang paham kenapa tuannya tidak kunjung kemari.


" Uncle temenin Caca kesana yuk. " Ujar Caca dengan berdiri sambil memeluk boneka hello kitty yang di belikan sekretaris Hans tadi saat dia bermain.


" Nona muda tunggu disini saja ya, nanti daddy dan mommy nona pasti kesini. Sekarang kita main lagi aja yuk. " Ujar Sekretaris Hans yang menghalangi Caca untuk menghampiri tuannya.


" Tidak! Caca bosen paman, ayo antarkan Caca. " Rengek Caca yang terus menerus menarik-narik tangan Hans supaya mengantarkan dirinya ke ruangan tuannya.


" Hmm, begini saja nona. Uncle telpon dulu ya, siapa tau daddy dan mommy nona lagi di luar. " Ujar Hans yang terus memberikan beribu-ribu alasan agar nona mudanya tidak menganggu waktu tuannya dan wanitanya.

__ADS_1


" Ya sudah. " Ujar Caca yang kembali duduk dan bermain dengan bonekanya.


Hans menarik menghembuskan nafas lega melihat nona mudanya yang kembali sibuk bermain. Hans langsung buru-buru mengambil ponselnya dan berpura-pura menghubungi tuannya dengan berjalan keluar ruangannya.


Tidak mungkin Hans menghubungi Zeno beneran. Dia tidak ingin menganggu waktu pendekatan tuannya itu ke calon nyonya mudanya.


" Uncle bagaimana? "


Hans terkejut mendapati kehadiran nona mudanya di belakang dirinya. Hans langsung pura-pura mematikan ponselnya dan berjongkok di hadapan Caca.


" Daddy dan mommy nona lagi keluar nyari makan, nona tunggu disini ya sama uncle. " Ujar Hans dengan mengusap lembut rambut panjang Caca dengan tersenyum.


Jika ada salah satu karyawan yang melihatnya, mungkin mereka langsung jatuh pingsan melihat senyuman sekretaris Hans. Karena ini adalah salah satu momen langka seorang sekretaris Hans yang terkenal dingin dan kejam seperti tuannya kini tersenyum manis di depan anak kecil yang merupakan anak bosnya.


" Mendadak nona muda, yuk kita main lagi. Uncle punya mainan baru lohh. " Ujar sekretaris Hans yang berusaha untuk membuat nona mudanya itu kembali ceria.


" Wahh, apa itu uncle? " Ujar Caca yang kembali tersenyum ceria karena mendengar mainan baru.


" Ada dehh, ayo kita masuk. "

__ADS_1


Hans menggandeng tangan Caca memasuki ruangannya kembali dan tidak lupa mengunci kembali pintu ruangannya.


...-----------------...


Sedangkan di ruangan Zeno. Kedua pasangan sejoli masing asik dengan mimpi mereka. Sampai terdengar suara ponsel membuat Zeno terbangun dari alam mimpinya.


" Shitt, siapa yang menganggu. " Umpat Zeno yang langsung turun dari ranjang dengan hati-hati takut membangunkan Ana yang masih tertidur pulas.


" Halo. " Ujar Zeno setelah mengangkat telpon yang berasal dari mamihnya sambil berjalan keluar dari kamar tidur pribadinya, karena tidak ingin membangunkan Ana.


" ... "


" Seminggu lagi, mih. Zeno bakal pulang bareng pendamping Zeno dan penerus Zeno. " Ujar Zeno yang kini telah duduk di bangku kerjanya.


" ... "


" Zeno gak mungkin bohong, nanti juga mamih kalau Zeno dah pulang, dah mih. " Ujar Zeno yang langsung mematikan sambungannya begitu saja.


" Udah gak sabar lihat reaksi mamih dan papih nantinya setelah ku bawa mereka kesana. " Ujar Zeno dengan terkekeh membayangkan ekspresi kedua orang tuanya saat dia membawa pulang Ana dan juga penerus Germani selanjutnya.

__ADS_1


~Bersambung~


Maaf ya baru up😘 Kemarin aku males banget pengen up nya🤭 Likenya jangan lupa ya😘


__ADS_2