My Bastard Brother

My Bastard Brother
Episode 49


__ADS_3

Happy Reading :)


^^^


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh😊😗


Di sebuah perusahaan ternama yang di pimpin oleh Zeno, kini Ceo muda yang tidak lain dan tidak bukan ialah Zeno baru tiba di perusahaannya sendiri yang dia rintis dari nol dengan kerja kerasnya sendiri.


Semua para pekerja langsung menyambut kedatangan Ceo muda mereka yang baru kembali ke kantor. Sudah sangat lamanya Ceo mereka tidak pernah datang ke perusahaan dan biasanya semua pekerjaan di ambil alih oleh sekretarisnya.


" Selamat datang tuan muda. " Ujar seorang pria tampan muda yang merupakan orang kepercayaannya sekaligus sekretaris pribadinya untuk mengurus perusahaannya selama beberapa tahun ini.


Zeno hanya mengangguk dengan tatapan datar dan dinginnya sebelum kembali berjalan menuju lift khusus Ceo diikuti orang kepercayaannya itu di belakangnya.


" Kembali bekerja! " Titah orang kepercayaan Zeno sebelum mengikuti langkah kaki tuan mudanya.

__ADS_1


Semua para pekerja langsung menunduk hormat sebelum berhamburan ke ruangannya masing-masing.


Karena mereka tau sekretaris Hans tidak suka melihat para karyawannya membuang-buang waktu dengan cuma-cuma.


Kalau bukan karena kedatangan Ceo muda mereka kembali ke kantor, Sekretaris Hans tidak akan meminta mereka untuk berbaris menunggu di loby perusahaan sejam lamanya.


Tingg ...


Pintu lift terbuka di lantai paling atas dimana ruang Ceo berada. Di lantai ini hanya terdapat dua ruangan. Ruangan Ceo dan sekretaris. Jadi tidak heran jika di lantai ini sangat sepi dan luas.


" Apa jadwal saya hari ini? " Ujar Zeno sambil terus berjalan menuju ruangannya yang berada di paling pojok.


" Hari ini tuan akan meeting dengan perusahaan G Company dan siangnya tuan ada jadwal bertemu dengan Mister Sam di Green Cafe. " Ujar Sekretaris Hans yang menyebutkan jadwal Zeno sambil terus berjalan di belakang tuan mudanya itu.


" Perusahaan papih. " Gumam Zeno malas mendengar dia akan ada meeting dengan perusahaan papih nya itu.

__ADS_1


Pernah dua tahun yang lalu papihnya itu meminta dirinya untuk meneruskan perusahaan G Company yang sudah di rintis papihnya dari remaja sampai saat ini telah menjadi perusahaan tersuskes Seasia di deretan pertama. Tapi dirinya menolak dengan mengatakan bahwa dirinya punya perusahaan sendiri dan tidak mau meneruskan perusahaan papihnya. Ya, walaupun perusahaan papihnya berada di posisi paling atas dari perusahaannya.


" Jam berapa meetingnya? " Ujar Zeno yang sudah duduk di kursi kebanggaannya.


" Jam sembilan tuan. " Ujar sekretaris Hans dengan berdiri di samping Zeno.


" Persiapkan semuanya, jangan sampai ada kesalahan satu pun. " Ujar Zeno yang mulai membuka laptopnya.


" Baik tuan, laksanakan. " Ujar Sekretaris Hans yang langsung berlalu pergi menuju ruangannya untuk menyiapkan keperluan untuk meeting nanti.


" Hufftt, kenapa bayangan mu masih terus terlintas Ana? " Ujar Zeno dengan bersandar di kursi kerjanya sambil memijat-mijat keningnya yang terasa pusing akibat kurang tidur.


Sudah empat tahun ini dirinya tidak bisa tidur nyenyak memikirkan Ana walaupun dirinya sudah memeluk bingkai foto Ana, tapi tetap saja dirinya tidak bisa tidur tidak seperti sebelumnya yang pasti gampang tidur setelah memeluk bingkai foto Ana yang di ambilnya di dalam kamar Ana.


Andai waktu bisa di putar kembali. Dia tidak akan melakukan hal bejat seperti itu kepada adiknya sendiri lebih tepatnya adik angkatnya. Dan tanpa di sadari dirinya sudah mulai mencintai Ana saat dia terus menyiksa adiknya itu.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2