My Bastard Brother

My Bastard Brother
Episode 118


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


Satu jam berlalu, Zeno menatap kesal sang istri yang sengaja melama-lamakan makannya. Ana melirik sang suami yang sepertinya terlihat kesal, dalam hatinya dia tertawa berhasil mengerjai suaminya. Dia sengaja memakan makanannya pelan-pelan.


" Sayang, makanannya jangan lama. " Rengek Zeno dengan cemberut.


" Lama gimana sih kak, ini tuh normal. " Ujar Ana sambil menyuapkan sesendok nasi goreng ke dalam mulutnya dan mengunyah dengan lama.


" Udah satu jam kamu makan gak selesai-selesai. " Ujar Zeno dengan kesal.


" Masa sih? padahal aku ngerasanya baru sepuluh menit. " Ujar Ana dengan santai.


" Kalau gak mau main tuh bilang! " Ujar Zeno yang sudah mulai kesal dan menaikkan suaranya satu oktaf.


Ana menatap suaminya yang berlalu pergi meninggalkan dirinya menuju kamar dengan raut wajah yang kesal. Dia merasa tidak enak mempermainkan suaminya dan tidak seharusnya dia menolak kemauan suaminya yang sudah seharusnya dia lakukan.


Dia pun langsung merapikan meja makan dan memasukkan makanan suaminya yang tidak sedikit pun tersentuh kedalam lemari kecil khusus menaruh sisa-sisa makanan. Setelah itu dia pun langsung menemui suaminya di dalam kamarnya.


Ceklek ...

__ADS_1


Ana membuka pintu kamar dan melihat kamarnya yang begitu gelap. Dia bisa melihat suaminya yang sedang tiduran membelakangi dirinya.


Ana menutup kembali pintu kamarnya dan menyalakan lampu kamarnya.


" Kak. " Panggil Ana sambil berjalan mendekati ranjang.


Ana langsung naik ke atas ranjang dan duduk di sebelah suaminya yang tengah tiduran. Dia mengelus puncak kepala suaminya membuat Zeno yang belum tertidur itu langsung menepis tangannya.


" Kak jangan marah, aku cuma bercanda tadi. " Ujar Ana yang kembali mengelus puncak kepala suaminya, tapi lagi-lagi di tepis suaminya.


" Ishh! kak jangan marah, ayo kita main. " Ujar Ana yang malu-malu mengucapkan kata terakhirnya.


Zeno yang mendengarnya menahan tawanya. Sebenarnya tadi dia tidak benar-benar marah dengan sang istri. Tapi dia sengaja melakukan itu agar istrinya itu cepat-cepat selesai makan dan yaps berhasil.


Zeno langsung menjatuhkan tubuh Ana menjadi terlentang di ranjang. Dia langsung mengukung tubuh istrinya itu dan mencium bibir ranum istrinya dengan penuh kasih sayang.


Ana yang terbuai dengan ciuman yang berubah menjadi ******* itu mulai mengalungkan tangannya di leher suaminya dengan membalas lumatannya dengan penuh gairah dan detik berikutnya ciumannya mulai turun ke leher jenjang Ana dan meninggalkan tanda kepemilikan di leher seputih susu itu.


Setelah puas bermain di leher jenjang sang istri. Kini tangan Zeno mulai masuk kedalam baju Ana dan meraba-raba perut rata Ana yang kemudian naik keatas dan meremas kedua bukit kembar istrinya.


" Akhh. " Satu ******* lolos dari bibir Ana yang mulai terangsang akan sentuhan sang suami.


Zeno yang mendengarnya dan menatap gairah di mata istrinya mulai terkekeh dan dia pun mulai melepaskan pakaian yang melekat pada tubuh Ana satu persatu dan melepaskan pakaian yang melekat di tubuhnya.

__ADS_1


" Aku mulai ya sayang. " Ujar Zeno dan Ana pun mengangguk mengiyakan.


" Pelan-pelan ya kak. "


Zeno mengangguk dan mencium kening Ana sebelum dia memasukkan juniornya ke dalam bagian inti sang istri.


Jlepp ...


" Akhhh. " Teriak Ana merasakan rasa sakit yang luar biasa di bagian intinya dan Zeno yang melihatnya langsung mencium bibir Ana untuk menghilangkan rasa sakit yang di rasakan istrinya itu.


" Hemmm. "


Zeno yang mengerti bahwa Ana kehabisan nafas itu pun langsung melepaskan ciumannya.


" Masih sakit? " Tanya Zeno dengan mendiamkan juniornya di dalam.


" Sedikit. " Ujar Ana dengan menahan rasa sakitnya, karena bagaimanapun ini sudah menjadi tugasnya sebagai seorang istri.


" Aku mulai ya? " Ana mengangguk tersenyum dan Erlan langsung memulai aktivitas panasnya dengan pelan, dia takut melukai istrinya.


" Akhh, hmm, akkhh. " Di dalam kamar suite room tersebut kini di penuhi suara erotis keduanya.


~Bersambung~

__ADS_1


Maaf gak hot🙏 Takut di tolak🤭😂 Likenya jangan lupa ya😘


__ADS_2