My Bastard Brother

My Bastard Brother
Episode 109


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


Kedua pasangan paruh baya yang baru tiba di mansion menghampiri kedua putra dan putrinya serta cucu mereka yang sudah bersiap-siap ingin pergi.


Fania dan David baru kembali dari perjalanan bisnis. Sejujurnya mereka terkejut melihat putra dan putrinya sudah rapih ingin pergi.


" Kalian mau kemana? " Tanya Fania menatap penampilan ketiganya.


" Caca mau jalan-jalan grandma, grandma sama grandpa mau ikut? " Tanya Caca.


" Jalan-jalan kemana, hmm? " Ujar Fania yang berjongkok mensejajarkan tinggi cucunya.


" Mau ke snow world, grandma mau ikut? " Tanya Caca kembali.


Fania hanya diam tidak membalas pertanyaan cucunya. Dia mengingat perkataan teman-temannya bahwa calon pengantin tidak boleh bepergian saat menjelang pernikahan.


" Kalian yakin mau pergi? " Ujar David menatap keduanya.


" Why? " Tanya Zeno menatap papihnya yang terlihat cemas.


" Katanya pamali buat calon pengantin bepergian. " Ujar Fania yang mendengar gosip teman-teman sosialita, biasalah kalau emak-emak ngumpul arisan, pasti pada gosip.

__ADS_1


" Masih aja percaya begituan, lagian ini udah zaman modern, gak ada yang Begitu-begituan. " Ujar Zeno yang tidak percaya.


Lagian kalau mereka tidak jadi pergi, dia takut putri kecilnya kembali sedih dan murung memikirkan bocah laki-laki itu.


" Kali ini aja kamu dengerin mamih, mamih gak mau kalian kenapa-kenapa kaya anak temen mamih, dia kecelakaan sampe dia meninggal dunia, padahal dua hari lagi pernikahannya. " Ujar Fania membuat Ana yang mendengarnya langsung takut.


" Dah takdir. Lagian kalau kita belum waktunya, mau kita masuk ke jurang sekalipun gak bakal mati. " Ujar Zeno yang masih tidak percaya hal-hal seperti itu.


" Ya apa salahnya kita ikutin aja, buat keselamatan kita juga. " Ujar Fania yang tidak mau kalah, intinya dia tidak ingin mereka pergi.


" Sayang kamu bawa Caca ke mobil. " Ujar Zeno menatap Ana yang dari tadi diam tidak bersuara.


" Tapi kak- " Ujar Ana yang langsung diam melihat tatapan datar Zeno.


Setelah melihat wanitanya membawa putri mereka masuk kedalam mobil. Zeno langsung menatap mamihnya.


" Zeno lakuin ini demi Caca, Zeno gak mau lihat putri Zeno sedih terus. Mamih sama papih percaya aja sama Zeno, Zeno bakal jaga mereka. " Ujar Zeno yang langsung menyusul keduanya masuk kedalam mobil.


Fania menghela nafas melihat putranya yang keras kepala. Dia heran kenapa putranya tidak bisa menghilangkan sikap keras kepalanya untuk hari ini saja.


" Pih, gimana ini? " Ujar Fania menatap suaminya yang masih diam menatap kepergian putra, putri dan cucu mereka.


" Kita berdoa aja, semoga mereka baik-baik saja. " Ujar David.


Lagian mereka tidak akan pernah bisa menahan putranya yang sudah keras kepala.

__ADS_1


" Amih, ya udah ayo masuk. Mamih mau istirahat capek. " Ujar Fania dan diangguki David.


...--------------...


Di mobil, Zeno masih fokus mengemudikan mobilnya. Sedangkan Ana menatap keluar jendela dengan perasaan was-was dan Caca, gadis kecil itu asik bermain dengan boneka Barbienya yang sengaja dia bawa dari rumah.


" Sayang. " Panggil Zeno yang melirik sekilas Ana yang tengah menatap keluar dengan perasaan khawatir.


" Hmm. " Ana berdehem menatap Zeno yang tengah fokus menyetir.


" Kamu tenang ya, aku pasti bakal jagain kalian apapun yang terjadi. " Ujar Zeno dengan melirik Ana sekilas.


" Lagian kenapa sih kak, kita gak nurutin mamih sama papih aja. Kan kita bisa kapan-kapan kesananya. " Ujar Ana dengan cemas.


" Kamu gak lihat perubahan putri kita? Kamu mau dia sedih lagi? " Tanya Zeno sambil menatap putrinya di belakang lewat kaca mobil.


" Ya gak sih, tapi kan kita bisa ajak Caca main di taman. Gak usah kesana juga. "


" Yang ada di kecewa nanti pas tau kita gak jadi kesana, udah kamu tenang aja, kita pasti baik-baik saja. " Ujar Zeno mengenggam tangan Ana dan menciumnya.


" Kamu percaya kan sama aku? " Ujar Zeno melirik Ana dan Ana pun mengangguk mengiyakan.


~Bersambung~


Likenya jangan lupa ya😘

__ADS_1


__ADS_2