My Bastard Brother

My Bastard Brother
Episode 86


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


One week later ...


Hari ini, hari yang ditunggu-tunggu Ana. Dimana hari ini dirinya sudah di perbolehkan pulang, mengingat kondisinya sudah mulai membaik dan bekas jahitan di perutnya pasca operasi juga sudah mulai mengering.


Di dalam ruang rawatnya kini semua orang tengah duduk-duduk sambil mengobrol menunggu dokter yang menangani Ana datang untuk memeriksa kondisi Ana sebelum pulang.


Veronica yang sering datang menjenguk Ana, juga turut hadir hari ini. Dia juga sudah sangat dekat dengan Caca, mungkin efek dari dia sering bermain dengan Caca saat menjenguk Ana.


" Makasih ya kak, udah mau dateng. " Ujar Ana kepada Veronica yang duduk di bangku samping brankarnya.


" Ya, lagian aku juga seneng kesini. Sekalian bisa main sama Caca. " Ujar Veronica yang kini tengah memangku Caca.


" Benal mommy, Caca kan jadi seneng ada teman belmain. " Ujar Caca dengan cadel.


" Ya, sayang. " Ujar Ana dengan mengelus surai panjang putri kecilnya.


" Apa tidak menganggu aktifitas kakak? " Ujar Ana dan Veronica pun menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


" Tidak Ana, hari ini aku free tidak ada pekerjaan apapun. "


Ya, emang benar hari ini dia tidak ada pekerjaan apapun. Cuma dia harus ke kantor nanti siang untuk mengecek rekam keuangan perusahaannya dan dia pun kesini karna tadi sekalian memberikan bonus untuk para pekerja yang sudah bekerja sangat lama di rumah sakitnya.


" Yeyy, bealti Caca bisa main sama aunty sepuasnya. " Ujar Caca dengan senang mendengar Veronica yang tidak ada pekerjaan.


" Tentu cantik, tapi nanti aunty harus ke perusahaan dulu sebentar karna masih ada pekerjaan yang belum selesai kemarin. " Ujar Veronica dengan mengelus pucuk kepala Caca dengan tersenyum.


" Yahh, bealti Caca gak bisa main sama aunty sepuasnya dong. " Ujar Caca dengan cemberut.


" Bisa dong, kan aunty cuma sebentar ke perusahaan, nanti sehabis dari sana kita main lagi. " Ujar Veronica membuat Caca mengangguk mengiyakan.


" Ya baiklah. " Ujar Caca tersenyum.


Tokk ...


Tokk ...


Bunyi ketukan pintu membuat mereka menatap ke arah pintu yang kini mulai terbuka dan nampak lah seorang dokter wanita yang selama ini menangani Ana.


" Permisi maaf ganggu, saya harus memeriksa kondisi nona Ana sebelum pulang. " Ujar dokter tersebut yang mereka ketahui bernama dokter Kinara.


" Baik dok, silahkan. " Ujar Veronica yang mewakili yang lainnya.

__ADS_1


" Baik nona, mari saya periksa terlebih dahulu. " Ujar Dokter Kinara yang mulai memeriksa kondisi Ana.


Mereka hanya diam memerhatikan dokter kinara yang mulai memeriksa kondisi Ana.


" Kondisi nona Ana sudah sangat membaik, tapi nona Ana masih harus banyak istirahat dan belum boleh melakukan aktifitas yang berat-berat, takut jahitannya terbuka kembali. " Ujar dokter Kinara membuat mereka mengangguk mengiyakan.


" Tapi dok, bukannya jahitan di perut saya sudah mengering? " Tanya Ana.


" Ya, benar nona. Tapi jahitannya belum sepenuhnya mengering, mungkin butuh beberapa hari lagi untuk memastikan jahitan di perut nona benar-benar mengering. " Terang dokter Kinara dengan tersenyum.


" Baik dok, makasih. " Ujar Ana dengan tersenyum.


" Sudah tugas saya nona, baiklah kalau begitu nona sudah boleh pulang, saya pamit undur diri. Jika ada keluhan, nona bisa hubungi saya dan ini kartu nama saya. " Ujar Dokter Kinara dengan memberikan kartu namanya.


" Baik dok, terimakasih. " Ujar Ana yang langsung menerima kartu nama dokter Kinara.


" Baik, kalau begitu saya permisi. Mari tuan, nyonya. " Ujar Dokter Kinara dengan membungkukkan badannya.


" Iya dok, terimakasih telah membantu putri saya. " Ujar Fania dengan membalas membungkuk.


" Sama-sama nyonya, mari. " Ujar dokter kinara yang langsung pergi meninggalkan ruang rawat Ana.


~Bersambung~

__ADS_1


Maaf baru up, otak buntu🤭 Likenya jangan lupa😘


__ADS_2