
~Happy Reading~
Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗
°°°
Malam harinya, Sesuai janji mereka berdua membawa Caca pergi ke pasar malam. Terlihat gadis kecil itu sangat bahagia bisa pergi ke pasar malam bersama dengan kedua orang tuanya.
Mereka bertiga menghabiskan malam mereka dengan mencoba wahana bermain satu persatu yang ada disana.
" Mommy, Caca mau itu. " Tunjuk Caca ke penjual permen kapas.
" Katanya mau main komedi putar. " Ujar Ana sambil menggandeng tangan putri kecilnya.
" Beli itu dulu mom. " Tunjuk Caca dengan merengek.
" Ya sudah, ayo princess mommy. " Ujar Ana berjalan bergandengan tangan dan Zeno hanya mengikuti keduanya.
Sampai disana, mereka mengantri karna begitu banyak pembeli.
" Rame mom. " Ujar Caca dengan cemberut, dia paling males menunggu antrian yang begitu panjang dan dia ingin, dia duluanlah yang mendapatkan permen kapas itu.
" Sabar ya sayang, Caca sama daddy tunggu disana saja. Biar mommy yang antri. " Ujar Ana tersenyum, karna dia tau putri kecilnya itu paling males mengantri.
" Biar aku saja sayang, kamu sama Caca duduk saja. " Ujar Zeno yang tidak ingin melihat wanitanya capek.
" Ya sudah, ayo sayang. "
Caca mengangguk tersenyum dan mereka berdua pun berjalan menuju bangku panjang yang tidak terlalu jauh dari penjual permen kapas tadi.
Sampai dua puluh menit berlalu. Zeno pun kembali menghampiri kedua wanita cantik yang tengah duduk sambil meminum minuman dingin.
" Permen kapas dah jadi. " Ujar Zeno dengan berjongkok di depan putri kecilnya sambil memberikan permen kapas berbentuk love ke putrinya.
" Hihihi, makasih daddy. " Ujar Caca langsung mengambil permen kapas itu dan mulai memakannya.
" Daddy dah capek antri, cuma dapat kata makasih doang nihh? " Ujar Zeno yang masih berjongkok di depan putrinya.
" Hmm, telus daddy mau apa? " Ujar Caca dengan polosnya.
__ADS_1
" Kiss. " Ujar Zeno sambil menunjukkan pipi kanannya.
" Ohh, ote. " Ujar Caca yang langsung mengecup pipi Zeno.
" Putri daddy lucu banget sihh. " Ujar Zeno menatap Caca yang kembali memakan permen kapas nya dengan wajah menggemaskan.
" Minum dulu kak. " Ana memberikan minuman dingin ke Zeno dan Zeno pun menerimanya.
" Makasih sayang. " Ujar Zeno sambil mengecup bibir Ana.
" Ishh kak, banyak orang. Kalau Caca lihat bagaimana? " Ujar Ana menatap Zeno dengan tajam.
" Gak bakal sayang, tuh lihat dia lagi asik sama makanannya. " Ujar Zeno dengan tertawa geli melihat putri kecilnya begitu lahap memakan permen kapas yang di belinya tadi.
" Sayang, pelan-pelan makanannya. Gak bakal ada yang minta kok. " Ujar Ana sambil mengelap sudut bibir putrinya yang terdapat sisa-sisaan permen kapas.
" Hihihi, siap mommy. " Ujar Ana dengan mengangguk.
"Jadi naik komedi putarnya sayang? " Tanya Ana dan dibalas gelengan oleh Caca.
" Gak, Caca mau makan ini aja. Ohh ya mom, Caca mommy itu juga. " Tunjuk Caca ke penjual sosis bakar.
" Sudah ya sayang, tadikan Caca dah banyak jajannya. Nanti perutnya sakit gimana, hmm? " Ujar Ana yang bukannya tidak memperbolehkan putrinya jajan, tapi Caca sudah begitu banyak makan jajanan tadi sebelum mereka menjelajahi semua wahana di pasar malam, kecuali komedi putar dan roalcoster.
" Sudah sayang belikan saja, lagian princess baru makan sedikit. " Ujar Zeno yang selalu memanjakan putri kecilnya, dia ingin semua keinginan putri kecilnya harus terkabul.
" Makan sedikit? " Tanya Ana menatap Zeno dan diangguki sang empu.
" Darimana sedikit? Beli bakso tusuk bakar aja seplastik, belum lagi telor gulung, sosis gulung, popcorn, es serut, makanan lidi-lidian mana pedes lagi, sekarang permen kapas, masih bilang sedikit itu? " Ujar Ana dengan menatap Zeno tajam.
Zeno hanya bisa terdiam, dia takut kalau sudah melihat wanitanya marah-marah seperti ini. Lebih baik di diam, daripada dirinya yang di diamin selama berhari-hari.
" Hikss, mommy jahat, hikss. " Caca mulai menangis karna permintaannya tidak di kabulkan.
" Aduhhh sayang, jangan nangis ya. Caca kan sudah jajan banyak tadi? Kalau perutnya sakit gimana, hmm? " Ujar Ana yang mencoba memberikan pengertian sang putri.
" Gak bakal, Caca gak bakal sakit perut, hiks mommy. " Ujar Caca dengan masih menangis.
" Huhh, baiklah. Ini yang terakhir, oke? " Caca mengangguk tersenyum.
__ADS_1
" Janji dulu sama mommy. " Ujar Ana mengacungkan jari kelingkingnya.
" Janji mommy. " Ujar Caca yang mengaitkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking mommynya.
" Hmm, baiklah. Ayo kita beli, habis itu kita pulang. " Caca mengangguk tersenyum, gadis kecil itu sangat senang mendengar mommynya mau mengabulkan keinginannya.
Zeno juga ikut tersenyum melihat putri kecilnya tersenyum bahagia. Mereka bertiga pun mulai berjalan menuju penjual sosis bakar.
" Pak, sosis bakarnya lima tusuk ya. " Ujar Ana kepada penjual sosis bakar itu yang kebetulan sepi.
Caca yang mendengar mommynya hanya memesankan dirinya lima tusuk sosis bakar saja, langsung cemberut.
" Mommy, dikit. " Ujar Caca dengan menoel-noel bahu mommynya, karna dia sekarang sedang di gendong Ana.
" Cukup sayang, kan buat Caca sendiri. " Ujar Ana dengan tersenyum.
" Ndak cukup mom, sepuluh cukup. " Ujar Caca sambil menunjuk ke sepuluh jarinya.
" Enam aja ya? " Ujar Ana yang mencoba menawar.
" Ndak!! Sepuluh mommy. " Ujar Caca dengan merengek dan Zeno terkekeh melihatnya.
" Huhh, baiklah. Pak tambahkan lagi lima ya. " Ujar Ana kepada penjual.
" Baik nak, silahkan duduk dulu. " Penjual itu mengambilkan tiga bangku plastik untuk mereka.
" Makasih pak. " Ujar Ana yang langsung duduk dan begitupun dengan Zeno sedangkan Caca duduk di pangkuan Ana.
Setelah menunggu begitu lama, sosis bakar pesanan mereka pun jadi. Zeno langsung mengeluarkan selembar duit berwarna biru.
" Kembaliannya nak. " Ujar penjual itu yang memberikan dua lembar duit berwarna hijau.
" Ambil saja. " Ujar Zeno dengan datar.
" Terimakasih nak. " Ujar penjual itu dengan tersenyum senang, karna sejak tadi dagangannya masih sepi, mungkin karna disini begitu banyak penjual sosis bakar juga.
" Hmm. " Zeno hanya berdehem dan mereka berdua pun berjalan meninggalkan pasar malam yang masih begitu ramai dengan pengunjung.
~Bersambung~
__ADS_1
Maaf semalam lupa gak up karna keasikan scroll tiktokðŸ¤ðŸ˜…
Likenya jangan lupa ya😘