My Bastard Brother

My Bastard Brother
Episode 61


__ADS_3

Happy Reading :)


^^^


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh😊😗


°°°


Kini mereka bertiga tengah berada di dalam mobil menuju perusahaan cabang Zeno. Selama di perjalanan, Caca terus berbicara menceritakan kehidupan teman-temannya yang selalu bermain dan liburan bersama dengan kedua orang tuanya.


Zeno dan Ana yang mendengarnya terdiam dan sesekali mereka sama-sama saling melirik saat Caca asik menceritakan kisah teman-temannya.


" Caca pengen kaya meleka, bisa liburan bareng sama daddy dan mommy. " Ujar Caca yang intinya pengen berlibur bersama dengan kedua orang tuanya.


Sudah empat tahun lamanya dia tidak bertemu dengan daddynya dan sekarang waktu yang tepat untuk dia mengajak daddynya untuk berlibur bersama.


" Baiklah, nanti kita berlibur. Caca pengen kemana, hmm? " Ujar Zeno yang mengangkat tubuh Caca menjadi duduk di atas pangkuannya.


" Hmm, Caca mau ke Bali, Dad. " Ujar Caca dengan antusias.


" Baiklah, nanti kita kesana. " Ujar Zeno yang mengecup pipi chubby putri kecilnya yang kini tengah bahagia.


Ana terus menatap keduanya. Ada sedikit rasa kebahagiaan saat melihat putrinya tersenyum bahagia di atas pangkuan Zeno.

__ADS_1


Jujur, dia belum bisa melupakan kejadian masalalunya. Tapi dia juga tidak bisa Terus-menerus menjauhi putrinya dengan daddynya.


Biarlah dia yang mengalah demi kebahagian putri kecilnya. Walaupun nanti rasa sakit hadir kembali di hidupnya dan Bagaimanapun mereka berdua adalah saudara kandung yang tidak akan pernah bisa bersama.


" Ana kau mau kan berlibur ke Bali? " Ujar Zeno yang membuat Ana tersadar dari lamunannya.


" Hmm, iya kak. " Ujar Ana dengan tersenyum tipis.


Zeno bisa melihat tatapan sendu di mata wanitanya. Entahlah dia pun tidak tau apa yang membuat wanitanya itu bersedih.


" Tuan kita sudah sampai. "


Zeno yang ingin bertanya langsung di urungkan saat mendengar perkataan sekretaris pribadinya.


" Siap, daddy. " Caca mengangguk mengiyakan.


" Hans jaga nona muda, jangan sampai dia terluka. " Ujar Zeno dengan dinginnya.


" Siap tuan, ayo nona kecil. " Hans membukakan pintu mobil belakang dan langsung mengendong Caca memasuki perusahaan yang tidak kalah mewah dengan perusahaan pusat.


Kini di dalam mobil hanya tinggal Zeno dan Ana yang sama-sama saling terdiam. Supir pribadinya sudah keluar saat melihat tatapan tuannya yang mengkode untuk dirinya keluar dari dalam mobil.


" Ana kau baik-baik saja? " Ujar Zeno dengan gugup.

__ADS_1


" Ya, aku baik-baik saja kak. " Ana mencoba tersenyum walaupun hatinya merasakan sakit saat mengingat perlakuan Zeno di masalalu.


" Ana kenapa kau selama ini menutupi kehamilan mu? " Ujar Zeno yang membuat Ana langsung menatap dirinya.


" Buat apa kakak tau? Kalau pun aku memberitahukan ke kakak, mungkin kakak akan menyuruh ku langsung mengugurkannya. " Ujar Ana yang langsung membuat Zeno terdiam.


Ya, pasti dirinya akan menyuruh Ana mengugurkan kandungannya mengingat dirinya begitu membenci Ana di masalalu.


" Maaf. " Hanya satu kata maaf yang keluar dari pria dingin yang terkenal kejam ini.


" Hufft, lupakan saja kak. Sekarang kita jalani kehidupan kita masing-masing. " Ujar Ana yang membuat Zeno langsung menatap datar ke arahnya.


" Apa maksud mu Ana? " Ujar Zeno dengan tatapan tak suka mendengar perkataan Ana.


" Ya, kita jalani kehidupan kita masing-masing. Kalau kakak merindukan Caca, bisa main ke rumah Bi Ina. " Ujar Ana yang membuat Zeno paham dengan maksud dari perkataannya.


" Ana sebelumnya aku minta maaf atas sikap ku di masalalu. Tapi bisakah kita jalani kehidupan yang baru bersama-sama, Aku, kau dan Caca? " Ujar Zeno yang membuat Ana terdiam mematung.


" Tidak mungkin kak, kita tidak akan pernah bisa bersama. " Buliran bening mulai menetes di kedua pelupuk matanya.


Sakit?, Sudah pasti dia merasakannya. Walaupun dulu dia sangat membenci Zeno dengan sikap tidak manusiawinya, tapi dia tidak bisa membohongi perasaannya bahwa dia telah mencintai pria brengsek itu.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2