
Ke esokan harinya.
pukul 06.30 wib
kedua pasangan suami istri yang masih di mabuk cinta itu kini mulai terbangun, sedangkan Matteo langsung melihat ke arah jam kecil bulat yang berada di atas nakas di lihatnya jarum jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh.
Matteo langsung bergegas menuju kamar mandi tanpa menunggu Fara, karena akhir akhir ini dirinya harus fokus ke pekerjaan perusahaan, karena saat ini perusahaan tengah mengalami peningkatan pesat makan dari itu dirinya harus lihat memanfaatkan situasi, supaya perusahaan nya akan terus berjaya tahun lambat tahun,
Dan Matteo juga akan mencoba peruntukan nya di segala bidang, dia akan membangun sebuah hotel hotel bintang lima di berbagai kota serta dirinya akan mengembangkan bisnisnya di Bali agar dirinya sering bermain ke sana dengan Fara.
Karena Matteo tau sang istri sangat menyukai jika berada di pulau Dewata Bali.
Sekilas Fara mulai mengucek kedua matanya yang masih terasa berat itu, melihat di samping nya tak ada suami berparas bulenya berada.
" Sayang kau dimana " panggil Fara tapi tak mendapati sahutan.
di dengarnya bunyi gemercik air dari dalam kamar mandi.
" ternyata dia sedang mandi, tumben sekali dia tak mengajakku mandi bersama " ucap Fara.
sesaat kemudian.
Pria berparas bule tersebut kini mulai keluar dari dalam kamar mandi, kemudian dengan segera dirinya menuju kedalam ruang ganti.
kemudian Fara yang melihat sang suami menuju ruang ganti, kini dirinya segera menyusul nya ke sana.
Perlahan Fara masuk ke dalam nya mendapati suaminya yang tengah mencari setelah jas untuk dirinya pergi ke kantor.
" sayang, kau akan ke kantor " tanya Fara kepada sang suami.
" iya honey "
" kenapa kau tak bilang jika hari ini ke kantor aku akan memasakkan mu makanan " ucap Fara.
" tidak apa apa jika kau tidak masak, istirahat jika kau masih menggantung baby " jawab Matteo.
" aku sudah tidak mengantuk sayang, sini aku bantu memakaikan dasi nya " ucap Fara berniat ingin membantu suaminya.
" tidak usah honey terima kasih, aku sangat terburu-buru saat ini baby, sekarang pekerjaan ku bertambah banyak karena sekertaris Gavin besok besok akan keluar kota menggantikan aku di sana melihat cabang perusahaan yang bermasalah, jadi mulai hari aku mengambil alih semuanya di kantor, agar pekerjaan tidak sampai menumpuk '' jelas Matteo menolak bantuan sang istri.
" memangnya tidak ada pengganti selain sekertaris Gavin " tanya Fara sedikit lesu.
" Ada dan saat ini pegawai baru pengganti Gavin mulai bekerja "
" pria atau wanita "
" wanita "
" jangan nakal di sana mengerti " ucap Fara seperti sedikit kesal.
" hehehe..... astaga istriku mana mungkin, hanya dirimu yang membuat aku bahagia honey " jawab pria bernetra abu abu tersebut sambil sedikit menertawai sang istri.
__ADS_1
" ya baiklah, lihat saja kalau kau berani maka aku tidak akan memberi jatah padamu " ancam Fara.
" hahaha..... honey kau seperti menakutkan jika ekspresi wajahmu seperti itu baby, aku mencintaimu dan akan selalu mencintaimu " jelas Matteo dengan sudut bibir mengembangkan senyum.
cup
satu kecupan mendarat di kening Fara.
" baby aku berangkat, jika ada sesuatu hubungi aku, ingat selama tidak ada aku kau tidak boleh nakal, makan tidak boleh telat mengerti " ucap Matteo yang kemudian bergegas keluar dari ruang ganti setelah dirinya telah selesai memakai pakaian kantornya.
" iya baiklah tuan Matteo " jawab Fara
" hehehe.... dasar kau ini ya, aku mencintaimu baby dada..... " jawab Matteo kemudian bergegas pergi dari kamar pribadi miliknya untuk segera berangkat ke kantor sambil melambaikan tangan kepada gadis yang sama sangat ia cintai tersebut.
" aku juga mencintaimu suamiku dada... " jawab Fara sambil membalas lambaian tangan sang suami.
Dan Matteo pun kini meninggalkan Fara untuk segera berangkat menuju perusahaan miliknya yang bergerak di bidang otomotif terbesar tersebut.
*
*
**********
Perusahaan.
Matteo mulai duduk di kursi kebesaran nya yang memang sudah lama tak ia duduki itu, pria tampan berparas bule itu mulai menaruh kedua tangan nya di atas meja, dirinya mulai melihat dan membuka berkas berkas satu persatu.
" Masuk " ucapnya.
Perlahan diluar ruangan yang berjumlah dua orang itu mulai masuk,
" pagi tuan " sapaan sekertaris Gavin
" pagi "
" saya mau memperkenalkan rekan kerja baru saya tuan " ucap sekertaris Gavin
sambil menunjuk wanita di sampingnya yang tengah berpakaian sexy itu, dengan bagian dadanya sedikit menyembul keluar, serta memakai bawahan rok kerja bisa di bilang terlalu mini.
" perkenalkan dirimu " ucap sekertaris Gavin.
" baik sekertaris Gavin " jawab wanita berpenampilan sexy tersebut.
" perkenalkan nama saya Catherine tuan, dan saya rekan baru sekertaris Gavin, saya akan berusaha menjadi pegawai yang profesional di perusahaan anda " jelas Catherine.
Jadi ini CEO-nya, tampan sekali dengan wajah bule nya itu, heh... aku akan mendapatkan mu Matteo Alexander, seperti nya kau pria yang membuat ku bergairah, kau juga begitu kaya raya gumam Catherine dalam hati.
" bagus, dan sekarang kau kembalilah ke ruangan mu, ingat besok jangan memakai pakaian yang minim seperti ini aku tidak suka " ucap Matteo
dengan dirinya yang sedikit merasa geli dan juga risih jika melihat seorang wanita memakai pakaian minim serta dandanan yang terlihat sangat menor.
__ADS_1
" baik tuan kalau begitu saya permisi " jawab Catherine dengan tatapan seperti tergoda oleh ketampanan atasan nya yang berparas tampan bak bule luar negri tersebut.
kemudian wanita itu segera pergi dari ruangan atasan.
" Dan kau sekertaris Gavin tetaplah di sini aku ada urusan dengan mu "
" ya tuan, ada yang bisa saya bantu "
" bagaimana bisa kau menerima wanita yang modelnya seperti itu, aku geli melihatnya Vin " ucap Matteo.
" maaf tuan kalau saya salah, tetapi masalah kepintaran dia sangat cerdas tuan, maka dari itu saya mempertimbangkan nya, dan masalah pakaian nya saya akan mencoba bicara padanya baik baik " jelas sekertaris Gavin.
" bagus, usahakan wanita seperti itu tidak membuat ulah " jawab Matteo.
" baik tuan "
Dan sekertaris Gavin pun kemudian bergegas pergi dari ruangan atasan nya tersebut, untuk segera menuju ruangan nya yang saat ini tengah di tempati nya bersama Catherine rekan barunya dalam bekerja.
Dan satu lagi sekertaris Gavin juga akan mulai mengingatkan tentang pakaian Catherine yang pantas untuk ia pakai saat di kantor.
Sedangkan Matteo kembali menatap tumpukkan pekerjaan nya di atas meja kerja miliknya.
*
*
***********
Mansion Matteo.
12.00 wib
Tepatnya di kamar pribadi milik pasangan suami istri yang sering beradegan mesra tersebut.
Seorang Fara gadis berparas ayu itu kini tengah bingung dengan apa yang harus ia lakukan saat ini, karena dirinya tengah sendirian di dalam mansion besar milik sang suami bulenya itu.
Sedangkan Matteo tengah berada di perusahaan pencakar langit nya.
Dan Fara mulai teringat dengan oleh oleh nya dari Bali, dia berniat membongkar oleh olehnya yang berada di dalam kamar miliknya itu, dan dia teringat akan suaminya.
Padahal belum sehari dia berangkat ke kantor, tapi kenapa aku sangat merindukan nya ya monolog.
kemudian Fara berniat menelfon sang suami dengan sambungan video call,
sesaat, panggilannya masuk tapi tak di angkat oleh sang suami.
Apa sekarang di sedang makan siang ya monolognya
Fara mencobanya kembali tapi tetap tak di angkat nya.
untuk ke tiga kalinya Fara kembali mencobanya
__ADS_1
dan panggilan pun di angkat tetapi bukan sang suami melainkan seorang wanita yang sedikit berdandan menor dengan pakaian sexy di sebrang sana.