Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
mengantar Fara ke kampus baru


__ADS_3

keesokan harinya


06.00 wib


" uwaahh... ternyata sudah pagi, sayang bangun ini sudah pagi.


" ehmmm.. " matteo mulai menggeliat.


" honey kau sudah bangun sayang "


tanya matteo dengan wajah yang sedikit malas membuka matanya.


" iya sekarang aku kan mulai kuliah sayang " sahut Fara yang merasa bahagia.


" sebahagia itu kah kau honey " tanya Matteo sambil mengelus rambut Fara perlahan.


" iya sayang aku sangat bahagia " jawab Fara dengan senyuman mengembang.


" baiklah sekarang mandilah honey, apa perlu diriku yang memandikan hem "


" sayang aku bisa sendiri, jangan ucapkan itu lagi " ucap Fara merasa malu kepada lelaki tampan di hadapannya itu.


" iya baiklah honey mandilah duluan, atau aku segera berubah fikiran "


" dasar suami mesum " ucap Fara kemudian segera berlari menuju ke kamar mandi.


sedang kan Matteo tersenyum sepeninggal nya Fara ke arah kamar mandi itu.


istri menggemaskan, ingin sekali aku melakukannya lagi tetapi aku tidak tega melihat nya terus kelelahan, kenapa sekarang diriku seperti kecanduan begini ya pada tubuh Fara, akkkh sudahlah lagi pula dia istriku dan hanya milikku ucapnya sendiri.


kemudian Matteo segera bangun dari tempat tidurnya kemudian mengambil ponselnya yang berada di atas nakas dan mulai menghubungi seseorang di sana.


dan penggilan pun terhubung


" halo " ucap Matteo


" halo tuan " jawab sekertaris Gavin dari seberang sana.


" bagaimana Sekertaris Gavin " tanya Matteo kepada bawahannya itu.


" semuanya sudah saya urus tuan " jelas sekertaris Gavin.


" bagus " ucap Matteo merasa puas dengan pekerjaan sekertaris Gavin.


dan panggilan pun terputus.


dan saat ini Fara telah selesai dengan ritual mandinya, kemudian melangkahkan kakinya ke arah luar dan segera menuju ruang ganti.


" sayang mandilah aku sudah selesai " ucap Fara pelan.


" iya baiklah honey "


kemudian Matteo segera memasuki kamar mandi tersebut untuk membersihkan tubuhnya di sana tanpa berniat menggoda istrinya karena Matteo takut Fara terlambat di hari pertamanya masuk kuliah.


beberapa saat kemudian

__ADS_1


kini Matteo dan Fara pun telah selesai dengan ritualnya masing masing, kemudian mereka berdua berjalan beriringan dari dalam kamar menuju lantai bawah.


" sayang maaf aku hari ini tidak memasakkan untuk mu "


" tidak masalah honey karena hari ini adalah pertama kau masuk kuliah iya kan "


" memang benar benar suami pengertian " jawab Fara sambil menggandeng lengan Matteo dengan manja "


" honey jangan bertingkah seperti itu, aku tidak tahan "


" kau saja yang mesum sayang " rengek Fara.


" kau mulai berani menggoda honey "


" padahal kau yang selalu menginginkannya, tetapi aku yang seperti menggoda bagaimana bisa "


" iya karena kau sangat menggairahkan honey "


Fara hanya diam sambil memanyunkan bibirnya.


" jangan mulai lagi menggoda ku dengan bibirmu "


" hem "


memang dasar singa jantan, apa dia ini memang penggila *** atau bagaimana gumam Fara dalam hati.


sesampainya di lantai bawah mereka berdua berjalan ke arah luar mansion, kemudian Matteo mengambil mobil sport di bagasi, karena memang sekarang tidak ada satupun pelayanannya, karena Matteo sudah memecat seluruh pelayan di mansionnya.


kini Matteo mulai mengeluarkan mobil sport nya itu dari bagasi , kemudian berhenti di depan Fara yang memang berada di depan pintu besar mansion.


Fara hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum melihat aksi suaminya itu saat membukakan pintu untuknya.


kemudian setelah itu Matteo mengitari mobil sport dan membuka pintu mobil bagian kemudi dan mulai menancapkan pedal gasnya.


dan mobil sport yang mereka naiki kini telah meninggalkan area mansion.


saat ini mobil sport itu tengah berada di dalam perjalanan menuju universitas yang akan Fara masuki, dan mulai memecah keramaian kota.


" honey apa kau sudah siap, di Universitas barumu " tanya Matteo di sela sela keheningan mobilnya itu.


" iya honey, aku sangat bersemangat sekali " jawab Fara begitu bahagia.


" ingat statusmu " ucapnya dengan nada dingin.


" iya " jawab Fara lembut kemudian sedikit melirik ke arah suaminya yang fokus menyetir.


" aku adalah istri dari Matteo Alexander, lelaki yang sangat kaya raya, dan juga sangat tampan seperti bule Turkey "


ucap Fara seperti di buat buat agar suami bernetra abu abunya itu bahagia.


" apa kau puas sayang dengan kata kataku " tanya Fara.


" iya aku puas honey "


jawab Matteo tersenyum puas mendengar jawaban dari istrinya itu meskipun cara bicara nya seperti di buat buat oleh Fara.

__ADS_1


" honey mulai besok kau tidak boleh memakai riasan jika kau pergi ke kampus " ucap Matteo lagi lagi dengan raut wajah dingin


" astaga, dasar suami yang ... " jawab Fara tak melanjutkan perkataannya itu.


" apa hah ayo coba katakan " tanya Matteo mulai sedikit kesal.


" aku malas berdebat " jawab Fara cuek.


kemudian Fara yang melihat kotak tisu yang berada di depan kaca mobil itu, langsung mengambilnya dan mulai menghapusnya, meskipun bisa di bilang make up no make up, Fara hanya memakai riasan tipis.


" honey, apa yang kau lakukan " tanya Matteo yang sesekali melihat ke arah istrinya itu yang masih terdiam.


" sudah selesai, apa kau sudah puas " ucap Fara setelah menggosok gosokkan tisu kepada wajahnya.


chitttttttt


Matteo mengerem mendadak setelah meminggirkan mobilnya dari jalanan aspal.


" honey apa kau marah " tanya Matteo yang merasa istrinya sedikit berbeda.


" tidak " jawab Fara masih menghadap kaca di depan dan meneliti wajahnya yang sudah bersih apa belum dengan sisa sisa make up nya.


" honey, hey... lihat aku " tanya Matteo kemudian menghadap ke arah Fara yang berada di sampingnya.


" iya, apalagi hah,... ini kau sudah melihatnya kan aku sudah menghapus riasan ku " jawab Fara menunjukkan tisu dan wajahnya yang sudah bersih dari make up itu.


Matteo langsung tersenyum.


" honey dengarkan aku, aku tidak ingin kecantikan mu di lihat lelaki lain di luaran sana, karena dirimu hanyalah milikku, kau mengerti baby "


" iya aku mengerti sayang, dan aku sudah menghapusnya bukan "


" istri penurut, kau pintar baby " ucap Matteo sambil mengacak pelan rambut Fara.


" sayang jangan begitu, rambutku rusak "


" iya, iya maaf "


Fara memanyunkan bibirnya dan tangan satunya membenarkan rambut yang telah di acak acak suaminya itu.


cup.. cup.. cup


" sayang apa kau lakukan "


" itu salahmu sendiri memanyunkan bibirmu honey, dan aku tidak tega melihatnya baby "


" dasar suami mesum ku "


" apa kau bilang hah "


" sayang, sebenarnya kau berniat mengantarkan aku ke tempat ku kuliah atau bagaimana sih "


" astaga honey, maaf aku hampir lupa karena kau menggodaku sedari tadi karena bibirmu itu"


Fara hanya memijat pelipisnya saja mendengar penuturan suami mesumnya itu, yang suka sekali menuduhnya jika membicarakan hal yang sangat menggairahkan tentang dirinya.

__ADS_1


memang benar benar penggila ***, dasar singa jantan yang terus saja kelaparan gumam Fara dalam hati, dan sedikit melirik ke arah Matteo sekilas.


__ADS_2