Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
pengakuan palsu Fara


__ADS_3

" oh jadi selama ini kau jadi wanita ****** di luaran memang pantas , tak ku sangka kau begitu sangat murahan Fara, sangat menjijikkan " jelas Matteo yang kini merasa jijik pada Fara, tetapi di dalam hatinya seperti tidak percaya dengan penjelasan Fara.


" lantas untuk apalagi kau menahan ku di sini, lepaskan aku sekarang " ucap Fara dengan lantang.


" kau pikir semudah itu aku melepaskan mu hah " ucap Matteo sambil mengeluarkan seringai jahatnya.


" dasar lelaki brengsek, bukankah katamu kau sangat jijik padaku, untuk apalagi kau menahan ku " jelas Fara lagi yang saat ini seperti tak mempunyai rasa takut sama sekali.


" tentu saja aku ada maksud tersendiri untuk menahan mu di mansion ku ini " jelas Matteo yang lagi lagi mengeluarkan seringai jahatnya.


kemudian Matteo perlahan mendekat ke arah Fara, dan mulai mendekap tubuh indah gadis dua puluh satu tahun itu, sedangkan Fara mulai memberontak.


" lepaskan aku, lepaskan aku bilang, aku mohon" ucapnya sambil memohon kepada lelaki bernetra abu abu itu.


" kenapa kau masih jual mahal hah,tetapi di luar sana kau seperti tidak ada harganya sama sekali " ucap Matteo di telinga Fara yang masih dengan posisi yang sama Fara berada di dekapan lelaki bertubuh kekar tersebut.


perlahan hati Fara terasa terenyuh mendengarkan perkataan lelaki bernetra abu abu tersebut,hatinya begitu sakit mendengar penghinaan dari lelaki yang ia cintai, tak terasa buliran bening miliknya itu mulai meleleh di kedua pipi mulusnya.


" kau tidak perlu bersandiwara menangis segala, bukankah kau sudah biasa di jamahi lelaki lain selain aku di luaran sana, jadi tangisan mu itu sudah tidak mempan untukku " jelas Matteo yang langsung menghempaskan tubuh Fara ke pintu kamar yang masih tertutup rapat itu


Dan juga menambah hati Fara saat ini sesakit seperti di hujani seribu anak panah oleh kata katanya lelaki bernetra abu abu tersebut.


" aku tak butuh kau percaya padaku, dasar LELAKI BRENGSEK " teriak Fara dengan sangat kerasnya.


Sedangkan lelaki bernetra abu abu itu langsung mencengkram dagu Fara dengan kasarnya, karena merasa marah dengan perkataan yang di keluarkan istri dari mulutnya itu, kemudian Matteo langsung mencium bibir Fara dengan rakus, mengunci pergerakan gadis dua puluh satu tahun itu sampai tak bisa bergerak sama sekali.


sedangkan Fara berusaha memberontak tetapi cengkraman tangan kekar Matteo bertambah kuat.


Dan setelah lama berciuman, Matteo dengan tiba tiba langsung menggendong tubuh indah Fara seperti karung beras menuju rnajang king size dan setelah itu langsung menghempaskan nya dengan kasar.


bughhhh......


aww.....


pekik Fara.

__ADS_1


" mau apa kau sekarang hah " ucap Fara yang mulai bangun dan memundurkan dirinya perlahan di atas ranjang.


" bukannya kau sudah tau pekerjaan mu, jadi untuk apa lagi bertanya jika ada seseorang lelaki membawamu ke atas ranjang, bukankah sudah jelas "


" dasar lelaki gila, aku benci padamu "


" hah... kau benci padaku silahkan, kau hanyalah wanita murahan bukan, apa aku salah memperlakukanmu seperti ini yang sudah tidak ada harganya sama sekali itu " jelas Matteo yang kini dirinya sudah di penuhi emosi,


yang semakin menghina wanita yang kini tak henti henti nya meneteskan air matanya tersebut.


" dasar monster, lelaki gila, AKU BENCI PADAMU MATTEO " ucap Fara dengan lantangnya disertai nada tinggi.


PLAKKKKKK...... ...


perlahan pipi mulus itu mulai memerah, dan di sudut bibir tipis gadis dua puluh satu tahun itu perlahan mengeluarkan sedikit darah,


Dan setelah itu Fara kembali mendongakkan kepalanya sambil menunjukkan senyum kecut nya kepada lelaki yang baru saja menampar nya itu yang saat ini ada di hadapannya tersebut.


sedangkan Matteo di dalam hatinya sedikit merasa iba dan merasa bersalah kepada Fara, tetapi di merasa jijik pada gadis itu.


" apa masih kurang hah, silahkan jika kau kurang puas, tampar sepuas mu, sekalian kau bunuh saja aku "


" ya aku kurang puas, dasar wanita murahan, kurang ajar kau " ucap Matteo kemudian kembali menampar pipi mulus Fara dengan sangat keras.


PLAKKKKKK.......


bunyi tamparan yang sangat keras untuk yang kedua kalinya.


dan sekejap gadis cantik dengan rambut baru bergelombang nya itu langsung pingsan.


sedangkan Matteo di dalam hatinya seperti jijik pada gadis itu, tetapi dirinya seperti tak bisa menerima semua ini.


kemudian dengan pikiran yang saat ini tak karuan itu, lelaki bertubuh kekar itu mulai menjamahi tubuh Fara perlahan, dengan rasa emosi yang bercampur aduk di dalam dirinya yang tak menerima pengakuan kalau sebenarnya Fara saat ini hanya lah seorang wanita penghibur para lelaki hidung belang.


Ya walaupun keadaan Fara kini tengah pingsan Matteo tetap melakukan hal yang sangat intim itu kepada Fara.

__ADS_1


dua jam kemudian


Lelaki bertubuh kekar tersebut kini telah selesai dengan adegan panas nya bersama Fara yang sedari tadi tak ada perlawanan itu, akibat keadaan Fara yang pingsan.


Matteo melakukan itu dengan sangat kasar kepada tubuh Fara, kini di tubuh mulus itu sudah tak semulus tadi banyak tanda kepemilikan di sana sini yang mulai membiru.


Akibat kelakuan lelaki yang sangat ketagihan pada tubuhnya itu,


ya...memang Matteo melakukannya hingga tak terhitung beberapa kali dirinya mendapat kenikmatan dari tubuh wanita yang masih sah menjadi istrinya tersebut, yang sungguh membuatnya benar benar ketagihan itu.


sedangkan keadaan Fara saat ini sangat mengenaskan, seluruh pakaiannya berserakan di lantai, tubuhnya polos tanpa sehelai benangpun juga tergeletak begitu saja di atas ranjang mewah itu, tanpa tertutupi oleh selimut.


Memang setelah melakukan itu kepada Fara, Matteo memang sengaja membiarkan tubuh Fara tergeletak seperti barang yang sudah tak terpakai, sungguh tega kau Matteo 😭😭


kemudian perlahan lelaki bernetra abu abu itu mulai memakai pakaiannya tersebut dan segera bergegas menuju ruang kerjanya, meskipun waktu sudah mulai larut malam entah apa yang akan ia lakukan di sana, dan tak lupa ia mengunci pintu kamar tersebut, agar gadis yang ia gilai itu tak kembali kabur dari hidupnya.


**********


Ruang kerja.


lelaki tampan berparas bule tersebut mulai duduk di kursi kebesarannya, sambil meneguk sebotol minuman yang baru saja ia bukannya itu.


sesaat kemudian satu, dua, tiga botol telah ia habiskan, dan kini pikirannya telah melayang kemana mana.


dia merasa seperti lelaki gila, lelaki gila karena satu wanita yang bisa membuat hidupnya berantakan.


FARA AAAA.......


jerit Matteo dengan keadaannya yang sangat mabuk.


dengan dirinya yang kembali seperti orang yang sangat frustasi seperti kemarin kemarin.


seharusnya ia merasa senang dengan kembalinya Fara dalam hidup nya, tetapi saat dirinya mendengar langsung penjelasan itu dari bibir Fara.


dirinya seketika seperti runtuh ke dalam jurang yang paling dalam, dan tak bisa untuk kembali.

__ADS_1


harapannya pupus ingin selama ini ia inginkan hidup seperti selayaknya antara suami istri.


__ADS_2