Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
budak cinta


__ADS_3

ke esokan harinya


06.00 wib


Fara terbangun terlebih dahulu dari pada suaminya, Fara mulai menggeliat pelan di atas ranjang king size nanti mewah itu.


" ahh... akhirnya tubuhku kembali seperti semula "


ucap Fara sambil menoleh ke arah sangat suami.


" sayang bagun ini sudah pagi, kau tidak ingin mengantarku ke kampus seperti kemarin " ucap Fara lagi sambil menepuk pelan pipi suaminya itu.


" honey, kau sudah bangun baby "


jawab Fara dengan menganggukkan kepalanya pelan sebagai jawaban kepada suaminya itu.


" honey bagaimana tubuhmu, apa sudah enakan hem "


ucap Matteo sambil membelai pipi putih mulus milik istrinya.


" tubuhku sudah kembali seperti semula sayang, dan di bawah sana sudah tidak terasa nyeri lagi sekarang "


" bagus lah kalau begitu, ayo kita mandi bersama honey dan ingat jangan sampai tertidur lagi seperti kemarin "


" iya sayang tidak akan, itu semua kan gara gara ulah mu "


" iya honey maafkan aku, dan tidak akan terulang lagi seperti kemarin " ucapnya tersenyum kepada Fara.


dan keduanya kini mulai memasuki kamar mandi mewah tersebut dan mulai membersihkan tubuhnya masing masing tanpa ada adegan panas di dalamnya, karena Matteo berusaha untuk tidak akan membuat wanita yang ia sayangi nya menderita karena ulah ganasnya itu.


Ya memang kalau sudah menyangkut adegan ranjang suami istri Matteo paling menyukai dari istrinya karena Fara begitu menggairahkan menurut nya.


dan keduanya kini telah berada di ruang ganti setelah tadi mereka mandi bersama di dalam bath up kamar mandi mewahnya itu.


" honey kau tidak boleh nakal di sana "


" iya sayang kau tidak percaya padaku "


" bukan seperti itu baby, aku takut kau lupa jika kau sudah mempunyai suami "


" terserah kau saja, aku lelah tidak percayaan sekali "


kemudian Fara pergi meninggalkan Matteo setelah dirinya telah selesai memakai baju ganti di sana.


" honey tunggu "


Fara tak menghiraukannya tetap saja diam, dan kemudian l mengambil pengering rambut dan mengeringkan rambutnya di depan meja riasnya.


sedangkan Matteo kini sudah berada di belakang istrinya itu.


" honey kenapa kau begitu kesal, aku hanya mengingatkan dirimu itu saja dan tidak lebih "


" ya aku kesal karena kau tidak pernah percaya padaku selalu menuduhku, padahal ini masih hari kedua aku masuk ke kampus "


kemudian setelah mengeringkan rambutnya itu fara langsung mengambil buku buku nya kemudian keluar dari dalam kamar, tanpa menghiraukan suaminya yang sedikit membikinnya kesal itu.

__ADS_1


dan setelah itu Fara mulai menuruni anak tangga sedangkan Matteo mengejar Fara dari belakang karena Matteo merasa istrinya tidak seperti biasanya.


" honey kau kenapa, tidak seperti biasanya kau seperti ini pada ku "


" honey tunggu "


Fara tidak berniat menjawab kemudian Fara berbelok ke arah dapur mewahnya tersebut dan mulai menaruh tas beserta buku bukunya di meja makan.


kemudian dia mengambil celemek dan memasangkan kepada tubuhnya, dan mulai mengambil bahan bahan masakan di sana.


" honey apa yang kau lakukan, dengarkan aku honey "


" aku ingin memasak untuk suamiku yang sangat posesif ini " ucapnya sambil tersenyum.


Matteo ikut tersenyum.


" honey kau tadi menakut nakuti ku, kenapa tadi kau sangat dingin padaku hem " ucap Matteo yang kini sibuk memeluk tubuh istrinya dari belakang itu.


" habisnya aku kesal sekali padamu sayang, kau selalu begitu, aku ingat jika statusku sekarang istri mu dan kau terus saja seperti memperingatkan aku setiap hari, padahal ini masih hari kedua aku kuliah, dan kau sudah se posesif itu padaku, apa wajahku ini seperti terlihat tukang selingkuh, tidak kan " jelas Fara sambil memotong motong sayuran yang akan ia masak itu.


Matteo terkekeh mendengar penjelasan istrinya itu.


" iya maaf honey, aku sangat takut jika kehilangan dirimu " jawab Matteo sambil menoel sedikit gundukan milik Fara.


" ah....memang benar benar " ucap Fara dengan sedikit kaget karena kelakuan suaminya itu.


" apa maksudnya benar benar honey " tanya Matteo yang seolah-olah tak tau apa apa.


" benar benar mesum " jawab Fara yang sedikit kesal karena kelakuan suami mesumnya itu.


" honey kau memasak apa hari ini hem "


" ayam geprek apa kau suka sayang "


" jika aku yang memasaknya pasti aku sangat suka "


" jangan menggombal i ku di pagi hari sayang "


" siapa yang menggombal i mu honey " jawab Matteo.


" sebaiknya kau sekarang duduk di meja makan karena sebentar lagi matang sayang, dan menjauh lah sedikit dariku agar jas mu tidak kotor mengerti tuan tampanku "


" iya saya mengerti nyonya Alexander "


Fara hanya menggeleng gelengkan kepalanya pelan mendengar perkataan suaminya itu.


tetapi di dalam hatinya kini sebenarnya Fara merasa bahagia mendengar kan perkataan dari lelaki tampan bak bule yang saat ini menjadi suaminya itu.


dan di lain sisi Fara merasa sesak dadanya karena semua ini hanyalah palsu, karena Fara telah mengetahui semua sejak Matteo membicarakan rencananya di seberang telfon waktu itu bersama seseorang.


dan setelah itu Matteo melepaskan pelukannya dari tubuh Fara, kemudian mengecup singkat pipi istrinya dan perlahan melangkahkan kakinya ke arah meja makan.


beberapa saat kemudian


" sayang sudah selesai, ayo cepat makan "

__ADS_1


" iya honey pintar sekali istriku ini "


Fara tersenyum mendengar pujian suaminya itu.


dan keduanya kini mulai memakan sarapan paginya dengan lahap.


" honey hari ini kau bersamaku dan sekertaris Gavin yang mengantarkan aku ke kampus, karena hari ini aku mulai masuk ke kantor baby, karena juga aku sudah lama tidak melihat keadaan kantor " jelas Matteo kepada Fara.


" iya sayang tidak apa apa " jawab Fara dengan senyuman hangatnya.


dan kini keduanya telah selesai dengan ritual sarapan paginya, dengan segara Fara membersihkan meja makan dan kemudian mencuci sisa sisa piring kotor yang berada di sana.


sedangkan Matteo masih setia menunggunya di meja makan.


" sayang ayo aku sudah selesai " ucap Fara yang mulai menaruh celemek masaknya di meja dapur itu.


" baiklah honey "


ucapnya tersenyum


dan keduanya pun kini beriringan menuju luar mansion dan di sana sudah ada sekertaris Gavin yang sudah siap membukakan pintu mobil untuk atasannya itu.


" selamat pagi tuan "


" pagi "


" selamat pagi nona Fara "


" selamat pagi juga sekertaris Gavin "


dan keduanya kini telah memasuki mobil mewah hitam itu.


" honey tidak usah terlalu sok akrab dengan sekertaris ku " ucap Bima yang merasa cemburu itu.


" sayang apa yang katakan " jawab Fara yang tak mengerti maksud dari lelaki bulenya itu.


" ah sudahlah " sahut Matteo yang sedikit merasa kesal itu.


sedangkan sekertaris Gavin pun mulai mengitari mobil tersebut dan masuk di bagian kemudian dan mulai menancapkan pedal gasnya meninggalkan pekarangan mansion.


kini mobil mereka berada di tengah keramaian kota yang sangat begitu padat itu.


lima belas menit kemudian


kini mobil mewah hitam itu sudah sampai di depan universitas elit , di mana tempat Fara kuliah saat ini.


" sayang aku kuliah dulu " ucap Fara


" iya baiklah honey, ingat semua kata kataku "


" iya suami posesif ku "


cup


Matteo langsung tersenyum ketika istrinya tiba tiba mencium bibirnya itu, seketika Matteo melupakan kalau dirinya merasa kesal kepada Fara istrinya karena masalah sepele menjawab sambutan sekertaris nya.

__ADS_1


__ADS_2