
beberapa saat kemudian Matteo telah selesai dengan ritual mandinya.
" honey pilih kan baju ganti untukku "
ucap Matteo yang baru saja keluar dari kamar mandinya itu, dengan menggunakan handuk yang menutupi sampai pinggangnya, dan memperlihatkan tubuh kekar lelaki berwajah ke bule bulean itu serta netra abu abu yang ia miliki.
" iya aku akan memilihkan nya untukmu sayang "
sedangkan Fara menjawab pertanyaan suaminya dengan menundukkan kepala, dirinya tak menyadari jika Matteo hanya memakai handuk hanya sampai sepinggangnya,
kemudian Fara merasa kaget ketika mendongak kan kepalanya ke atas, melihat jelas tubuh kekar yang terlihat sangat gagah itu,
karena sedari tadi Fara hanya ber selonjoran di sofa mewah itu dan tak mengetahui jika suaminya sudah keluar.
kemudian Fara perlahan melewati Matteo untuk pergi ke ruang ganti dengan mengalihkan pandangannya ke arah lain.
setelah sampainya di dalam ruang ganti itu kini Fara mulai memilihkan pakaian ganti untuk Matteo, dan beberapa saat kemudian Matteo juga ikut masuk ke dalam ruang ganti menyusul Fara.
" honey apa kau sudah menemukan baju ganti untukku " tanya Matteo
" iya sebentar sayang, aku masih memilihnya "
ucap Fara memilih milih pakaian yang pas untuknya.
kemudian Fara merasa ada tangan yang mulai memeluknya dari belakang.
" apa lagi yang ingin kau lakukan sayang, apa sekarang kita tidak jadi saja keluarganya " ucap Fara sambil memegang pakaian yang akan dia berikan kepada Matteo.
" jadi honey, aku hanya ingin memelukmu saja, tidak lebih "
kemudian Matteo langsung melepaskan tangannya dari perut Fara.
" ini pakaianmu sayang, pakailah "
" Terima kasih honey " Matteo mencium sekilas pipi Fara.
Matteo pun mulai memakai pakaian ganti yang di berikan oleh Fara kepadanya.
" honey kau di sini saja bersamaku "
ucap Matteo yang menarik tangan Fara ketika melewati nya yang akan meninggalkan ruang ganti itu.
" tidak, jika aku di sini bersamamu maka kau akan tidak akan pernah selesai ganti baju, pasti kau akan sibuk mencari kesempatan padaku "
" honey kenapa kau bisa tau hah "
" karena kau sekarang adalah suamiku, dan aku mulai faham dengan sifat mu sayang "
Matteo tersenyum mendengar perkataan Fara.
kemudian Fara melangkahkan kakinya menuju keluar kamar ganti, dan menunggu Matteo di sofa mewah yang sedari tadi ia duduki.
sampai kapan aku harus berpura-pura seperti ini, aku tau dia mengubah status ku sebagai istrinya karena dia ingin lebih leluasa menyiksa diriku secara fisik maupun mental, dia pikir aku tidak mengetahui dirinya merencanakan itu semua bersama seseorang di seberang telfon sana, hari ini di Berpura-pura baik entah besok atau lusa aku tidak tau gumam Zahra dalam hati.
__ADS_1
" honey kenapa kau bengong saja hem " tanya Matteo
" honey kau mendengar ku " tanya Matteo lagi.
" ah iya aku mendengarnya sayang, maaf aku melamun "
" ya sudah ayo kita pergi baby "
ucap Matteo kemudian berjalan bersama Fara beriringan dan memeluk pinggang Fara begitu posesif.
mereka berdua menuruni anak tangga bersamaan dan beberapa saat kemudian mereka telah sampai di lantai bawah, setelah itu berjalan ke arah luar mansion.
sedangkan kan Matteo mengambil mobil sport nya di bagasi, karena memang semua pelayannya sudah dia pecat semua hanya tinggal satpam, karena waktu itu Matteo ingin menyiksa Fara habis - habisan dan akan menyerahkan semua pekerjaan rumah kepada Fara yang awalnya akan ia jadikan budaknya seumur hidup itu.
tetapi sekarang malah terbalik, menjadikan Fara sebagian istrinya.
sedangkan Matteo kini telah mengeluarkan mobil sport warna hitam miliknya.
kemudian mobil sport itu berhenti di depan Fara.
Matteo keluar membukakan pintu untuk istri barunya, yang mulai dia sayangi itu.
" honey masuklah sayang " ucap Matteo kepada Fara.
" iya sayang Terima kasih " jawab Fara tersenyum
setelah Fara memasuki mobil, kemudian Matteo mengitari mobilnya kemudian masuk ke dalam pintu kemudinya.
dan mulai menancapkan pedal gasnya meninggalkan area mansion.
Fara tersenyum tetapi tak berniat menjawabnya.
" honey apa yang kau inginkan sayang " tanya Matteo
" aku tidak menginginkan apa apa sayang "
" bagaimana bisa kau tidak menginginkan apa apa honey, sedangkan di luaran sana banyak wanita yang merelakan tubuhnya demi uang untuk bisa berbelanja berfoya foya sesuka hati mereka "
ucap Matteo yang membuat hati Fara merasa di samakan dengan wanita di luaran sana, sedangkan kan Matteo tidak berniat menyakiti hati istrinya.
" jangan samakan aku dengan mereka, aku tidak sama dengan mereka kau mengerti " ucapnya dengan nada kaku
" honey kau marah padaku " tanya Matteo
" tidak " jawab singkat Fara.
" honey " panggil Matteo
" hem " jawab singkat Fara
" honey " Panggil Matteo lagi untuk ke dua kalinya.
" hem "
__ADS_1
" honey kau mendengar ku bukan, jawab aku " ucap Matteo dengan nada tinggi dan mendadak memberhentikan mobilnya ke tepi jalan.
" kenapa kau hanya diam hah, jawab aku " bentak Matteo yang membuat Fara sedikit ketakutan.
" iya aku marah padamu "
ucap Fara sambil mencoba membuka pintu mobil dan keluar dari sana dengan air mata yang mulai membasahi pipinya.
sedangkan Matteo juga membuka pintu mobilnya kemudian berlari mengejar dan kemudian menarik tangan Fara, sehingga membuat Fara jatuh dalam pelukan nya,
setelah itu memeluk Fara begitu erat.
" honey maafkan aku " ucap Matteo kepada Fara yang masih dalam dekapannya itu.
" hey lihat aku honey "
ucap Matteo yang melepas pelukannya itu kemudian memegang kedua pipi milik Fara kemudian memandangi wajah cantik Fara yang masih meneteskan air mata itu.
kemudian Fara perlahan melihat ke arah Matteo.
" aku bisa menjelaskan semua nya honey, maaf jika aku salah dalam berkata-kata padamu, tetapi jangan mendiamkan aku seperti tadi aku tidak bisa melihatmu seperti itu sayang "
" kau tau kenapa aku diam hah, karena hatiku terasa sangat sakit mendengar perkataan mu itu kepadaku "
" sekali lagi maafkan aku honey " ucap lelaki ber netra abu abu itu.
" aku marah karena kau menyamakan aku dengan wanita murahan di luaran sana, aku tau aku hanya budak bagimu yang sekarang berkedok sebagai istri mu bukan "
jawab Fara yang terus menangis samapi sesenggukan.
" honey maafkan aku, aku tidak bermaksud menyamakan mu dengan wanita di luaran sana sayang, sudah cukup jangan katakan itu lagi Fara "
kemudian Matteo kembali memeluk tubuh Fara dengan begitu erat.
" honey kau memaafkan aku kan sayang "
Fara hanya mengangguk kepada Matteo, dan sedikit membuat Matteo tersenyum.
" honey ayo katakan jika kau memaafkan aku "
" iya aku memaafkan mu "
ucapnya sambil menundukkan kepalanya dengan sedikit tersenyum.
" terima kasih honey, ayo kita masuk ke dalam mobil baby "
kemudian Matteo menggenggam tangan Fara kemudian mengantarnya dan membuka kan pintu mobil untuk Fara, kemudian Matteo mengitari mobilnya kemudian masuk ke dalam mobil dan mulai menancapkan pedal gasnya mobil sport nya perlahan.
'' honey beli lah sesuatu yang kau inginkan, kekayaan ku tidak akan habis jika kau membelanjakannya baby "
" kenapa kau memulainya lagi "
" ya sudah terserah kau saja, aku tidak akan menanyakan lagi, tetapi jika kau menginginkan sesuatu beli lah sesukamu "
__ADS_1
" iya sayang "
Matteo tersenyum mendengar nya kalau ternyata istrinya sudah tak marah lagi kepadanya.