
Kini sudah satu bulan lebih sejak keduanya pulang dari bulan madu di Bali, hubungan kedua nya semakin lengket, Fara semakin tak bisa jauh dari sang suami bulenya tersebut,
begitu juga sebaliknya Matteo seperti tak bisa terpisah kan karena rasa cinta nya yang begitu dalam pada sang istri kesayangan nya.
Tetapi akhir akhir ini hubungan keduanya seperti sedikit renggang, sesekali keduanya di bumbu bumbui pertengkaran setiap harinya.
Fara memang sedikit berbeda akhir akhir ini, sejak ada sebuah nomor yang selalu meneror nya siang malam,
yang membicarakan tentang suaminya yaitu Matteo yang memiliki kedekatan hubungan dengan rekan sekertaris Gavin yaitu Catherine.
Wanita yang selalu ia lihat jika ke kantor sang suami dan juga wanita yang selalu ingin menonjolkan bagian tubuhnya dengan pakaian nya yang kurang bahan itu.
pagi pukul 06.00 wib
Fara tengah sibuk memasak untuk sang suami yang sebentar lagi akan berangkat ke kantor.
Gadis berparas bak wanita Korea itu, begitu lihainya memainkan peralatan dapur yang sudah menjadi teman setiap harinya untuk memasakkan sang suami.
sesaat masakan nya telah matang.
Fara mengembangkan senyum nya kemudian berniat membawanya ke meja makan.
Kemudian setelah selesai menata nya di meja makan Fara berniat memanggil Matteo di lantai atas untuk segera sarapan.
Baru saja dirinya melangkah akan menaiki anak tangga.
Fara melihat sang suami yang baru saja menuruni anak tangga dari atas.
" sayang kau sudah selesai " ucap Fara sambil menatap sang suami yang terlihat sangat tampan dengan setelan jasnya.
" ya honey aku sudah selesai " jawab Matteo sambil mengembangkan senyuman.
" ayo kita sarapan bersama, aku sudah membuat masakan kesukaan mu " ajak Fara
" maaf honey, sepertinya pagi ini aku tidak bisa sarapan denganmu, aku ada rapat pagi pagi bersama Catherine dan.. " ucap Matteo terhenti ketika Fara menyela penjelasan nya.
" Catherine Catherine terus, apa kau memang benar benar memiliki kedekatan dengan nya hah " sahut Fara yang mulai emosi.
" honey apa maksud mu " tanya Matteo yang masih terlihat santai.
" hah... seperti nya aku tidak perlu menjelaskan nya padamu, aku lelah... "
" hei... baby kau kenapa, pagi ini aku memang ada rapat penting bersamanya penting sekali demi perusahaan "
" terus kau kemana kan sekertaris Gavin hah "
Matteo terdiam sejenak dia serasa malas meladeni sang istri yang ujung nya hanya akan ada pertengkaran lagi lagi dan lagi.
" kenapa kau diam, kemana sekertaris mu "
__ADS_1
" honey dengar sekertaris Gavin hari ini akan menemui client "
" kenapa tidak Catherine saja yang menemuinya "
" hei... baby kau cemburu ya " goda Matteo yang berniat mencairkan suasana.
" ya aku cemburu, apa salah "
" hehehe.... honey kau berbeda jauh dengan nya, dan aku tidak tergoda sedikitpun oleh nya baby, kau segala gala nya bagiku "
" berhenti berpura-pura di depan ku, padahal kau punya hubungan khusus dengan nya bukan"
" honey apa yang kau bicarakan "
" sudah lah lupakan, jika kau memiliki hubungan dengan nya sekarang kau pilih aku atau dia "
" akkkhh..... aku malas berdebat selalu seperti ini, aku mencintaimu dan akan selalu dirimu titik, aku berangkat " ucap Matteo kesal dengan dirinya yang kini merasa sudah lelah untuk berdebat dengan sang istri.
Kemudian Matteo bergegas meninggalkan Fara sendirian di mansion untuk segera berangkat ke perusahaan pencakar langit miliknya.
" Akhhh..... berangkat lah sana, mulai besok aku tidak akan masak lagi semuanya percuma, kau sudah berubah, kau mempunyai kedekatan dengan wanita itu, tetapi kau selalu berpura pura di depan ku " ucap Fara setelah kepergian Matteo.
Dirinya merasa hubungan nya akhir akhir ini dengan sang suami sedikit renggang, entahlah kini pikiran travelling kemana.
Fara kemudian sedikit menoleh ke arah meja makan dengan masakan yang sepertinya sia sia ia buatkan tetapi tak sedikit pun di sentuh oleh suaminya.
Fara berniat menuju meja makan untuk sarapan pagi sendirian di sana, tetapi di rasa perut nya seperti di aduk aduk di dalam sana.
" huhu.... huuekkkk... huekk... hah... hah... "
Perutku ada apa, kenapa sepertinya serasa mual seperti ini monolog Fara.
Setelah tadi memuntahkan seluruh isi perut nya yang membuat dirinya sedikit terasa lemas, padahal Fara belum sarapan pagi tetapi tubuhnya seperti tak karuan saat ini.
Sebaiknya aku istirahat saja seperti nya aku tak kuat jika terus berdiri di sini monolognya lagi.
Kemudian Fara berniat menuju kamar nya untuk beristirahat di dalam sana.
Sesampainya di dalam kamar Fara berniat mengistirahatkan tubuhnya yang terasa tak bersahabat sama sekali itu.
Kemudian menutup seluruh tubuhnya dengan selimut tebal dan kedua matanya kini perlahan mulai terpejam.
Ya Fara benar-benar istirahat saat ini.
*
*
**************
__ADS_1
Di perusahaan.
Tepatnya di ruang rapat pria bernetra abu abu yang tak lain adalah Matteo,
sepertinya pria itu tak begitu fokus pada rapatnya saat ini, seperti ada sesuatu yang mengganjal dalam pikiran entah apa itu.
Sedangkan Catherine yang merasa pria yang ia sukai itu tak fokus, wanita itu memilih untuk menyela sang atasan yang kini tengah memimpin rapat penting tersebut.
Karena sedari tadi suasana ruang rapat mulai tak kondusif,melihat sang atasan seperti nya tak begitu fokus akan permasalahan yang sedang menjadi topik pembahasan nya saat ini.
" Maaf sebelumnya.....sepertinya atasan kita sedikit kurang tak enak badan, jadi sebaiknya rapat hari ini sampai disini "
Dan seluruh para petinggi perusahaan pun kini satu persatu meninggalkan ruang rapat.
Sesaat setelah semua orang-orang pergi, kini tinggal lah Matteo dan Catherine di dalam ruangan sana.
Sedangkan Matteo sedari tadi diam tanpa mengeluarkan sepatah kata apapun, sesekali tangan nya memijat pelipis nya keningnya yang serasa sedikit pusing, karena ada sesuatu hal yang ia pikir kan saat ini.
seperti nya ini waktu yang tepat gumam Catherine.
" tuan maaf anda kenapa " tanya Catherine yang mulai akan menjalan kan rencana nya.
" aku sedikit pusing " jawab Matteo sambil memijit pelipisnya tanpa menatap wanita itu di sampingnya.
" ini saya ada obat tuan agar pusing anda bisa hilang, saya selalu membawanya kemana mana setiap saya butuhkan "
Tanpa babibubebo Matteo pun mengambil obat tersebut dari tangan Catherine dan mengambil segelas air putih yang berada di hadapan nya untuk meminumnya bersama obat tersebut.
Kena jebakan kau sekarang, dan sebentar lagi kau dan istri ****** mu itu akan berpisah gumam Catherine dalam hati.
sesaat setelah meminumnya.
" Tuan ayo kita kembali keruangan anda, saya takut orang orang berpikir yang tidak tidak tentang kita " ucap Catherine yang di buat buat seolah dirinya wanita baik di depan Matteo.
" baiklah ayo " jawab Matteo.
Setelah itu keduanya pun kini bergegas meninggalkan ruang rapat.
Matteo segera menuju ruangan nya, sedangkan Catherine juga menuju ruangan nya sendiri.
Sesampainya di ruangan miliknya, Matteo merasa sangat mengantuk setelah meminum obat pemberian Catherine.
Kenapa aku sangat merasa mengantuk sekali ya, ah... sebaiknya aku tidur sebentar saja kantuk ku seperti tak tertahankan lagi monolog Matteo.
yang kini dirinya mulai tertidur sambil posisi duduk di kursi kebesaran miliknya.
sesaat kemudian.
Catherine masuk ke dalam ruangan atasan nya tersebut dan mulai melancarkan aksinya.
__ADS_1
Ya wanita yang selalu berpenampilan sexy itu memanfaatkan waktu sebaik baiknya, karena sekertaris Gavin pun juga belum kembali yang sedari tadi menemui client penting perusahaan.