
kini keduanya baru saja selesai dengan aktivitas panasnya di atas ranjang empuk selama berjam jam yang menjadi saksi bisu antara pasangan suami istri yang di landa mabuk cinta itu.
Fara begitu terlihat kelelahan, kedua matanya terpejam akibat suaminya tadi terlalu lama mengajaknya bermain di atas ranjang tersebut, entah sudah mengeluarkan kenikmatan yang ke berapa kalinya, sampai Fara terkulai lemas seperti itu.
tubuh indah itu kini terbungkus selimut putih tebal menutupi tubuh yang kini sudah di penuhi tanda merah di mana mana.
sedangkan Matteo masih terlihat perkasa, seperti tak ada rasa lelah yang menyelimuti tubuh kekar nya itu.
" honey, terima kasih " ucap Matteo.
cup
satu kecupan mendarat di kening Fara.
kemudian pria tampan bernetra abu abu itu memakai jubah tidurnya, ia malas memakai pakaian lengkapnya seperti tadi yang kini mulai ia punguti satu persatu di lantai bersama lingerie milik Fara yang juga tergeletak di lantai
sembarang arah itu.
perlahan pria yang kini sangat terlihat sangat sexy dengan balutan jubah tidurnya, yang sedikit memperlihatkan dada nya yang berbulu itu kini tengah menuju sofa single mewah yang menghadap ke arah ranjang.
lelaki bernetra abu abu itu mulai duduk di sana sambil memandangi wajah sang istri dari kejauhan.
Honey kau memang selalu membuatku ketagihan dengan milikmu yang selalu terasa sangat sempit, dan aku sangat menyukai baby, maaf jika tadi aku terlalu lama melakukanya monolog Matteo.
sesekali pria bertubuh kekar serta berparas bule luar negri itu mulai mengotak atik ponsel nya yang sedari tadi tergeletak tepatnya di sofa single nya itu.
Baru saja Matteo mulai menghidupkan layar ponsel nya, pandangan nya kini tiba tiba teralihkan pada tubuh istrinya yang sedikit menggeliat pelan di atas ranjang, yang kembali membuatnya gemas dan penuh gairah dengan hanya melihatnya saja.
honey melihat mu menggeliat seperti ini saja aku sudah gemas melihatnya monolog Matteo.
dan perlahan Matteo mulai menaruh ponselnya kembali di atas sofa mewah single itu.
setelah itu dirinya mulai berdiri menghampiri sang istri yang tengah menggeliat di atas ranjang tersebut.
Matteo lagi lagi tak kuasa menahan rasa gemasnya pada tubuh indah Fara, dan lagi lagi Matteo mulai menyingkirkan selimut tebal itu dari tubuh sang istri, kemudian kembali melakukan hal itu lagi kepada Fara uang kini tengah terlelap itu.
entahlah tubuh istri nya selalu membuatnya candu, yang selalu ingin ia jamahi setiap saat.
Fara mulai meringis sedikit kesakitan, akibat kelakuan suaminya yang kumat lagi itu.
" sakit... ehh... " ucap Fara dengan nada pelan tetapi kedua matanya masih setia terpejam.
" honey tidur lah sebentar saja " ucap Matteo.
" sakit... ehhh... ehh.. sudah " ucap Fara yang merasa miliknya di bawah sana sedikit lecet karena kelakuan suami nya tadi yang terlalu bergairah melakukan sampai berulang ulang.
" sebentar lagi baby " jawab Matteo yang seperti tak bisa menahan hasrat nya sebagai pria perkasa.
sesaat kemudian Matteo pun tiba di ujung puncak dan akhirnya......
" honey istirahat lah, aku sudah selesai, anak daddy cepat tumbuh di perut mommy " ucap Matteo sambil mengelus pelan perut rata milik Fara.
cup
satu kecupan di perut rata milik sang istri.
" aku mencintaimu honey, sampai anak kita tumbuh di dalam sini " ucapnya lagi dengan tangan nya yang kembali mengelus perut rata Fara.
kemudian perlahan Matteo mengeluarkan pedang miliknya yang masih menancap pada milik Fara.
Setelah itu dirinya mulai turun dari atas ranjang, kemudian segera menuju kamar mandi mewahnya, tak lupa pria bernetra abu abu itu kembali menutupi tubuh sang istri dengan selimut yang tadi sempat ia singkirkan dari tubuh Fara.
setelah selesai Matteo langsung menuju kamar mandi,dan akan merendam di dalam sana.
beberapa jam kemudian.
Fara mulai terbangun, di lihat nya area sekitar tak mendapati keberadaan suaminya.
Aww... tubuhku kenapa sepertinya tak bisa bergerak sama sekali, dan milik ku terasa sakit di bawah sana Aww..... seandainya saja aku tidak memakai lingerie itu, pasti dia tidak akan sebuas tadi, sebesar apa sebenarnya gairahnya sebagai pria bule sih aww.....monolog Fara.
yang kini dirinya mulai berusaha duduk dengan bersandar bantal di belakang tubuhnya.
sesaat kemudian.
Pria bertubuh kekar itu datang dengan membawa nampan berisi satu piring makanan dan segelas susu.
" honey " panggil Matteo sambil membawa nampan di tangan nya.
" sayang, kau dari mana hah " tanya Fara.
" maaf tadi aku membuatkan makanan untukmu " jawab Matteo.
" sayang aku tidak ingin makan "
" baby kau harus sering banyak makan, karena di sini kita akan sering menghabiskan tenaga " ucap Matteo setelah itu.
" maksudnya "
__ADS_1
" kita kan berbulan madu, pasti kita akan sering berolahraga di atas ranjang, belum lagi kita jalan jalan di pantai pasti kau akan membutuhkan banyak tenaga baby " jelas Matteo.
" sayang milik ku terasa sakit apa kau akan sering melakukannya " tanya Fara kepada suami berparas bule nya tersebut.
" coba aku lihat " ucap pria bernetra abu abu itu.
" ah.... tidak " jawab Fara yang merasa sedikit malu.
" baby " sahut Matteo dengan nada penekanan.
" aku tidak mau, intinya sakit sudah kan " kekeh Fara.
" aku akan mengobatinya agar cepat sembuh, berbaring lagi ya buka selimut nya, ayo..... "
" sayang aku tidak mau jangan memaksa ku " kekeh Fara lagi.
" baiklah kalau kau tidak mau, aku akan melakukannya lagi " ancam pria bernetra abu abu itu.
" iya iya baiklah " jawab Fara yang merasa tidak memiliki pilihan.
perlahan kini Fara sedikit membenarkan posisinya, dan perlahan juga Matteo kini mulai menyingkir kan selimut tebal yang menutupi tubuh indah milik sang istri.
" honey buka pergelangan kakinya " ucap Matteo dengan santai nya.
" iya " jawab Fara sambil menahan malu.
selalu saja membuatku malu dengan kondisi seperti ini gumam Fara.
Matteo pun mulai melihat milik Fara dengan begitu jelas, dan memang iya di sana sedikit ada luka lecet lecet, mungkin akibat terlalu lama bergesekan, dan juga milik Fara sedikit memerah.
" honey apa sangat perih " tanya Matteo sambil memandangi milik istri nya dengan gemas.
Fara mengangguk polos mengiyakan perkataan sang suami.
kemudian tiba tiba Matteo langsung mencium milik istrinya itu,. ...... cup........
" maafkan aku " ucap nya.
dengan segera setelah menciumnya singkat Matteo langsung bergegas mengambil kotak obat, yang berada di dalam laci.
sesaat kemudian
Matteo mulai membuka penutup salep pereda nyeri dan perlahan sedikit mengoleskan pada milik sang istri.
" honey sebentar aku akan mengobatinya " ucap Matteo dan perlahan pria berparas bule tersebut dengan lembut mulai mengoleskan salep tersebut di **** ***** milik Fara.
" sayang " panggil Fara.
" iya "
" apa akan segera sembuh, sedangkan kau sering memintanya padaku "
" hehehe....iya honey pasti segera sembuh, percaya padaku, sebaiknya kau makan dulu ya, aku tau tenaga mu pasti habis " jawab Matteo sambil sedikit tertawa.
" kau memasaknya sendiri " tanya Fara
" tentu, spesial untuk dirimu baby " jawab Matteo sambil tersenyum
" Terima kasih " sahut Fara yang juga ikut tersenyum.
" setelah selesai makan kau istirahat lah kembali, nanti sore kita akan ke pinggir pantai melihat sunset "
" iya biaklah, tapi suapi aku, aku terasa lelah sekali meskipun hanya mengangkat sendok "
" ya baiklah, aku akan menyuapi mu, ayo "
*********
malam tiba.
" honey ikut dengan k, aku akan menunjukkan sesuatu padamu "
" apa memangnya "
" sudah ayo cepatlah ikut, tutup kedua matamu oke, ayo aku gendong ya "
" iya iya baiklah, tidak usah milikku sudah baikan sayang "
" ya sudah kalau begitu, sebentar aku akan mencari penutup mata "
" memang nya apa sih kau membuat ku penasaran saja "
" sudah jangan banyak tanya ikuti aku ya "
" iya iya "
kedua nya kini saling berpegangan tangan menuju lantai bawah, karena di sana Matteo sudah menyiapkan makan malam romantis satu meja bulat dan dua kursi di dekat kolam renang dengan banyak lilin tertata rapi di sana, dan juga taburan bunga mawar di mana mana, begitu juga di dalam kolam renang yang berbentuk tanda hati β€.
__ADS_1
sesaat kemudian.
sesampainya di lantai bawah tepatnya berada di dekat kolam renang.
Matteo perlahan membuka penutup mata yang masih menempel di wajah Fara.
" honey kau sudah siap aku akan menghitungnya 1....2....3.....buka matamu "
perlahan Fara membuka kedua matanya dan ia sedikit terdiam sejenak melihat apa yang ada di sekeliling nya kemudian mengembangkan senyumnya dengan hati yang sangat bahagia.
" Sayang kau....." ucap Fara terhenti sambil memandang wajah pria berparas bule di hadapannya
" kau suka baby " tanya Matteo sambil mengembangkan senyumnya.
" sayang aku terharu, kenapa kau jadi romantis seperti ini " jawab Fara yang sedikit terbawa suasana, dengan tiba tiba Fara langsung ber hambur memeluk tubuh kekar itu dengan penuh kasih sayang.
" baby Aku mencintaimu " ucap Matteo sambil membalas pelukan sang istri sesekali pria bernetra abu abu itu mengecup pelan pucuk kepala Fara.
" aku juga mencintai mu sayang, terimakasih "
" iya honey, aku bahagia jika kau bahagia " ucap Matteo kemudian keduanya melepas pelukan dan saling pandang.
" apa kita akan terus berdiam diri di sini "
" hehehe.... tidak honey mana mungkin aku menyuruh gadis yang seperti tuan putri ini berdiam diri di sini, ya sudah ayo duduk "
" baiklah "
kedua nya mulai duduk, Fara sesekali kembali tersenyum, melihat apa yang di lakukan sangat suami yang kini mulai romantis pada dirinya itu.
" sayang " ucap Fara yang mulai mengiris daging di atas piringnya.
" iya " jawab Matteo yang juga mulai mengiris daging di atas piringnya tersebut seperti yang di lakukan Fara.
" kalau seperti ini kita seperti baru menjadi sepasang kekasih saja hahaha..... iya kan "
" hehehe.... iya honey, dan aku selalu menganggapnya kita adalah pasangan yang baru saja menikah dan selalu romantis padamu"
" sayang kau belajar dari mana, atau jangan jangan dari internet ya hehehe.... " tanya Fara dengan sedikit tertawa
" kau ini menyebalkan ya, itu dari hati ku sendiri honey, karena aku tau kau pasti menyukainya kan " jawab Matteo yang kemudian memasukkan irisan daging ke mulutnya.
" iya kau benar, aku sangat menyukai dirimu yang sekarang "
keduanya tiba tiba saling pandang dan tersenyum.
dan memberhentikan acara makan nya sesaat.
cup
satu kecupan mendarat di bibir Matteo ketika dirinya berhenti mengunyah.
Matteo langsung tersenyum, sambil memegangi ujung bibir nya setelah tadi bibirnya di cium oleh Fara sekilas.
" Terima kasih " ucap Matteo sambil memandang wajah Fara
" Terima kasih untuk apa sayang "
" karena ciuman "
" hehehe.... kau ini "
" honey besok pagi kita ke pantai dan berjalan jalan mengelilingi pulau Bali kau suka baby " ucap Matteo
yang membuat hati Fara sangat bahagia, karena ia sangat menginginkan pulau indah itu sedari dulu.
" apa.... benarkah sayang aku sangat suka " jawab Fara dengan kedua matanya terlihat berbinar binar bahagia.
" iya baby, kemana pun kau mau " jelas Matteo.
" aku sampai lupa kalau suami ku Matteo Alexander hehehe..... " goda Fara.
" hehehe...... kau ini " ucap Matteo kemudian sambil mencubit gemas hidung sang istri.
" sayang aku sedang makan jangan mencubit hidungku " jawab Fara
" hahaha.... maaf ya sudah ayo lanjutkan " sahut Matteo.
dan keduanya pun melanjutkan makan malam romantisnya bersama sesekali di selingi canda tawa di antara sepasang suami istri itu.
KAKAK MANA NIH LIKE NYA SEGITU GITU AJAβΊβΊππ
KAK JANGAN LUPA BACA NOVEL AKU LAINYA :
- JODOHKU SEORANG CEO DINGIN
- DUNIAKU TAK SELEBAR DAUN KELOR.
__ADS_1
KAK JANGAN LUPA LIKE, VOTE, SAMA KOMENTAR NYA βΊβΊππππ, πππ