Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
didalam kamar


__ADS_3

sesampainya di depan pintu kamar, Fara perlahan membuka handel pintu.


JEG GLEK...


bunyi pintu yang baru saja di buka oleh Fara.


Kini pandangan Fara tertuju pada dalam kamar yang kosong, bukan kah dan sang suami baru saja masuk.


dan perlahan kemudian Fara menutup pintu kamarnya kembali, dengan tiba tiba ada tangan kekar yang memeluknya dari belakang, sontak saja itu membuat Fara kaget bukan kepalang.


Akhhh.......


teriak Fara,


dan kemudian tangan kekar itu membungkam mulutnya dari belakang, Fara pun bertambah takut karena tak mengetahui siapa yang membungkamnya saat ini itu.


dan perlahan sosok tangan kekar itu menggeser tubuh Fara ke pojokan pintu yang baru saja ia tutupnya dan pemilik tangan kekar tersebut mengunci pergerakannya di sana.


Dan betapa kagetnya Fara, karena yang membungkam mulutnya ternyata suaminya sendiri yaitu Matteo, lelaki tampan berparas bule luar negri dengan kedua netra abu abu nya itu.


perlahan Matteo melepaskan bungkaman nya itu terhadap bibir Fara, dan saat ini posisi ke duanya saling berhadapan, Matteo tetap mengunci pergerakan sangat istri.


setelah Matteo melepaskan tangan dari bibir Fara,


kemudian istri nya yang saat ini tengah sedikit kesal itu langsung mencubit perut miliknya dengan sangat keras.


" Auu...... honey itu geli '' ucap Matteo yang tak merasakan sakit di perutnya, justru kegelian menurutnya.


apa dia bilang geli, yang benar saja, padahal aku mencubitnya dengan sangat keras, benar benar seperti balok an kayu, tenaga saja sepertinya tidak berpengaruh pada tubuhnya yang kekar ini gumam Fara dalam hati.


" aku kesal padamu, kau tau aku ketakutan, aku kira kau pria misterius " jelas Fara yang merasa sedikit kesal saat ini.


" hehehe.... honey maaf, aku hanya ingin memelukmu baby, apa kau tidak merindukan jika kita sedang bercinta di kamar ini " tanya Matteo.


" astaga satu hari menginap di panti saja kau begitu, padahal di sana aku masih mencium mi dirimu kan sayang "


" iya tapi.... " ucap Matteo terhenti ketika Fara menyahut nya.


" tapi apa " ulang Fara terhadap perkataan suaminya.


" tapi tidak leluasa honey, aku merindukan ini, ini ini dan ini " jelas Matteo sambil menunjuk bagian bagian tubuh Fara yang ia rindukan itu, termasuk juga bagian bawah milik Fara yang sengaja ia toel nya itu, karena sangking gemasnya saat ini.

__ADS_1


" Auuu.... dasar nakal, kau mesum sekali sayang " jawab Fara yang merasa suami bule nya itu memang suka hal yang berbau ke arah hubungan intim bersama dirinya itu.


" honey aku bukan mesum, kau kan istri ku apa salah " sahut Matteo seperti tak mau kalah.


" tidak sih, awas saja sayang jika kau berani jajan di luar "


" hehehe... honey kau pikir aku pria seperti itu hah, kau tau dirimu yang pertama bagiku honey, maka dari itu cium aku sekarang "


" dasar kau ini ya ujung ujungnya pasti begitu "


" ak..... " ucap Matteo terhenti ketika Fara langsung mencium bibirnya dengan tiba tiba.


Matteo tersenyum di sela sela ciuman nya saat ini, ketika melihat apa yang di lakukan istrinya.


Matteo kemudian tambah menekan tengkuk leher Fara, agar ciumannya semakin dalam.


pria berparas bule tersebut seperti tidak tahan, ingin sekali dirinya melakukan hal yang lebih intim dengan sang istri yang selalu membuatnya bergairah tersebut.


tautan bibir keduanya tiba tiba terhenti ketika Fara seperti mulai kehabisan nafas.


" aku mencintai mu honey " ucap Matteo setelah ciuman itu terhenti.


" aku juga mencintai mu sayang " jawab Fara sambil senyuman mengembang di bibirnya.


" sayang satu hari lagi kita mengadakan resepsi'' ucap Fara yang kini berada di pangkuan Matteo.


dengan posisi pria bernetra abu abu itu yang kini telah duduk di sofa mewah single tersebut.


" terus "


" aku malu, pasti akan ada banyak orang yang ingin mengetahui ku " jelas Fara sambil jari jarinya yang bermain di dada bidang milik Matteo yang sedikit berbulu di dalamnya itu.


" honey untuk apa malu, kau adalah istri dari Matteo Alexander "


" iya aku tau Matteo Alexander pria mesum itu kan hahahaha....hahahaha.... " jawab Fara sambil tertawa di hadapan suaminya yang saat ini tengah memangku tubuhnya itu.


sedangkan Matteo yang memandangi istrinya tengah tertawa bebas itu sedikit tersenyum tanpa mengatakan sesuatu, dan membiarkan Fara terus tertawa.


berbeda dengan Fara, yang mulai menyadari kalau suaminya hanya diam sedari tadi pasti suami bulenya itu sedang marah pikir Fara.


dan Fara pun tak berani menatap nya saat ini, meskipun jarak keduanya sangatlah dekat, sesekali kepalanya menunduk, tetapi jari jarinya masih bermain di dada bidang milik Matteo.

__ADS_1


" maaf, aku telah menertawakan mu " ucapnya yang masih saja menunduk.


" honey tatap aku " ucap Matteo kemudian.


" tapi kau marah padaku " ucap Fara yang sedikit ketakutan.


" tatap kedua mataku aku bilang " ucap Matteo sambil memegang pergelangan tangan Fara satunya yang jari jarinya sedari tadi sibuk bermain di dada nya itu.


dan perlahan Fara menatap kedua mata milik pria bernetra abu abu tersebut.


dengan kedua mata miliknya yang sedikit berkaca kaca saat ini.


" honey kenapa kau seperti ingin menangis " ucap Matteo kemudian ketika melihat kedua mata Fara yang mulai di penuhi butiran kristal bening di dalamnya.


" aku.... aku takut jika kau marah padaku "


" shhhttttt, memang siapa yang akan memarahi mu hem "


" sayang tadi kau diam saja kan pasti ujung ujung nya kau akan marah padaku seperti dulu"


" justru aku tadi diam karena aku sedari tadi melihat tawamu yang begitu bebas honey, dan aku bahagia melihat nya " jelas Matteo dengan senyuman mengembang di bibir nya.


" benarkah " ucap Fara seperti meyakinkan.


" iya baby mana mungkin aku membohongi dirimu "


Fara tersenyum mendengarnya kemudian perlahan mengusap pelan ujung kedua matanya.


dan kemudian Matteo menarik tubuh gadis yang ia cintai itu ke dalam dekapan nya, Matteo memeluk nya dengan begitu sangat erat, dengan tubuh Fara yang masih berada di atas pangkuannya saat ini.


sesekali pria tampan berparas bule Turki itu mengecup pelan ujung kepala Fara.


apa dia masih mengingat marah ku yang dulu kepadanya, apa trauma nya masih belum sepenuhnya sembuh,dia sampai menangis sangking takutnya aku marah padanya gumam Matteo dalam hati.


" honey, tidurlah di pangkuan ku, aku tau kau lelah kan saat ini, dan bu Hani juga pasti saat ini sedang istirahat di kamarnya " jelas Matteo.


" sayang kau juga pasti lelah, ayo kita tidur bersama di ranjang "ucap Fara kepada sang suami.


" ya baiklah kalau begitu baby,ayo "


Dan kini Matteo pun mulai menggendong tubuh tubuh sang istri menuju ranjang king size nya tersebut.

__ADS_1


dan keduanya mulai tidur berdampingan satu sama lain, dengan Matteo yang kini memeluk tubuh Fara begitu posesif nya.


__ADS_2