Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
berniat menemuinya


__ADS_3

Di kediaman James.


Sepulangnya dari restoran, Fara dan James mulai memasuki rumah mewah nya James yang tengah menggendong putri kecilnya kini tersenyum sekilas ketika putri kecilnya sudah terlelap di gendongan nya.


" Kau sudah tertidur sayang, putri kecil daddy pintar " ucap nya sambil menepuk nepuk pelan punggung gadis kecil yang tengah terlelap tersebut,yang sedari tadi bergelayut di pundaknya itu.


Sedangkan Fara tersenyum memandang keduanya.


Keduanya kini mulai menaiki anak tangga, dan James pun langsung menuju ke arah kamar Jasmine untuk menaruh gadis kecil yang sudah tertidur pulas tersebut.


" James bisa kita bicara sebentar setelah kau menaruh Jasmine di kamar nya " Ucap Fara di sela sela langkah nya.


" Ya baik lah tunggu sebentar " jawab nya.


James pun kini melanjutkan langkahnya menuju kamar Jasmine.


******


James mulai mendudukkan bokong nya di sofa yang berhadapan dengan Fara, tepatnya masih di lantai atas.


" Apa yang ingin kau tanyakan Fara " ucap James terlihat serius.


" James apa rencana kita akan berhasil nantinya " tanya Fara


" Aku pastikan semuanya Fara, karena Pitter sudah mem privasi semua yang berhubungan dengan kita, jadi kau tak usah meragukan semuanya tenanglah " jelas James yang berusaha menenangkan Fara, wanita yang pernah ia cintai selama beberapa tahun terakhir.


" James kau tak tau dia, dia bisa melakukan apapun jika ia mau "


James sedikit terdiam mendengar penuturan Fara.


Fara benar Matteo bukan lah pria sembarangan aku harus mencari cara lain gumam nya.


" James hei... kau melamun " tanya Fara sedikit mengagetkan pria tampan berparas bule di hadapan nya saat ini.


" Ah... Iya maaf aku jadi melamun "


" James kau pasti kepikiran hal yang kita bicarakan tadi kan " tanya Fara lagi memperjelas.


" Sedikit " jawab James seolah ia buat santai.


" James maaf jika aku menyusahkan dirimu "


" Tak masalah yang terpenting kau dan Jasmine aman, ya sudah sekarang tidur lah sudah malam bukan "


" ya baiklah selamat malam James "


" ya Fara selamat malam juga "


Fara pun kemudian bergegas meninggalkan James yang masih duduk di sofa yang saling berhadapan tersebut dengan pikiran yang entah kemana.


sepeninggalnya Fara.

__ADS_1


James masih setia duduk termenung sendirian.


kini bibir nya mulai berucap.


Aku sudah tak berharap lagi hatimu untuk ku Fara, aku hanya ingin berusaha menjagamu saja seorang wanita baik baik dan juga Jasmine putri kecil mu yang sangat aku sayangi meskipun aku tau Jasmine bukan darah daging ku monolog James,


sambil menyandarkan bagian belakang kepalanya di sofa sedangkan pandangan tertuju pada langit langit ruangan.


******


Pagi hari menjelang.


Seperti biasa Fara selalu pergi ke pantai bersama Jasmine, keduanya mulai bersiap siap saat masih petang dengan segera keduanya mulai menuju ke arah pantai menaiki sepeda mini yang selalu menemani keduanya.


" Jasmine ayo cepat kita tidak bisa lama lama ke sana sayang sebentar lagi kau kan harus cepat berangkat ke sekolah " ucap Fara yang mulai menaiki sepeda mini nya dari dalam garasi mobil.


" iya mom Jasmine mengerti, ya sudah ayo Jasmine sudah siap " jawab Jasmine yang kini sudah berada di atas boncengan kayu anyaman yang menempel kuat pada bagian belakang setir sepeda mini putih tersebut.


" baiklah pegangan yang erat "


" oke mom " jawab Jasmine sambil menunjukkan dua jempol nya pada sang mommy kemudian mengembangkan senyum menggemaskan .


Keduanya pun kini mulai berangkat menuju pantai seperti biasa.


Di tengah perjalanan keduanya mulai bernyanyi serta di bumbui canda tawa di antara ibu dan anak tersebut.


" mommy mommy " panggil Jasmine.


" apa nanti Jasmine akan cantik seperti mommy " tanya Jasmine polos.


" hehehe.... kenapa kau menanyakan itu Jasmine " ucap Fara sambil terus mengayuh sepeda mini miliknya.


" karena Jasmine sangat kagum pada mommy, karena mommy sangat lah cantik "


" ah kau ini...putri mommy satu satu nya pasti cantik "


" benarkah mom "


" benar sekali sayang " jawab Fara lagi yang terlihat sangat bahagia.


" yeahh.... nanti Jasmine akan cantik seperti mommy "


" shhhtttt.... Jasmine jangan keras keras malu di dengar orang "


" maaf mom Jasmine lupa hihi... hihi.... " ucap Jasmine sambil sedikit tertawa.


Fara menggelengkan kepalanya pelan, karena merasa gemas sendiri pada putri kecil nya.


*******


Sesampainya di laut keduanya mulai duduk di bebatuan, mulai menatap ujung laut yang terlihat begitu sangat lah indah ketika matahari mulai menampakan sinar nya pada penghuni bumi di pagi yang masih terbilang masih sangat petang.

__ADS_1


Tak kedua nya sadari ada seseorang pria dewasa berparas bule mulai mendekat ke arah dua perempuan berparas cantik yang tengah fokus menatap ujung laut tersebut.


" apa kalian juga suka melihat terbit nya matahari '' ucap pria berparas bule itu yang kini sudah berada di belakang Fara dan Jasmine dengan pakaian santai nya.


Sontak keduanya langsung menoleh ke arah belakang di mana arah yang punya suara.


" Kau "


" Uncle "


ucap keduanya bersamaan dengan sedikit terkejut, sedangkan Jasmine kemudian langsung mengembangkan senyum nya menatap pria dewasa di hadapan nya tersebut.


" maaf aku mengagetkan kalian berdua " ucap Matteo kemudian.


Fara dan Jasmine pun kini mulai berdiri mereka bertiga saling berhadapan dengan jarak yang begitu dekat.


" emm... tidak masalah, maaf sebelumnya kami harus segera pulang iya kan Jasmine kau kan harus sekolah " ucap Fara yang ingin segera bergegas pergi dari hadapan seseorang yang pernah berada di masa lalu nya itu.


" tapi mom ini kan masih sangat pagi dan sinar matahari nya baru saja keluar, Jasmine ingin bermain dengan uncle, iya kan uncle " sahut Jasmine seolah tak ingin segera cepat pergi dari sana.


Matteo tersenyum menatap gadis berparas bule yang sama persis dengan dirinya itu, seolah mengiyakan perkataan Jasmine.


" Jasmine " ucap Fara dengan suara sedikit penekanan.


" mommy....plis " jawab Jasmine memohon dengan raut wajah memelas dengan kedua tangan nya memohon pada sang mommy.


" mommy bilang tidak Jasmine, maaf tuan Matteo kami tidak bisa berlama lama di sini " kekeh Fara.


sesekali memberanikan diri menatap Matteo dengan tatapan tegas.


Sedangkan dari kejauhan sekertaris Gavin mulai mendekat ke arah ketiganya yang sedari tadi tengah mengobrol itu.


" Tuan " panggil Gavin dengan suara sedikit lantang.


" sekertaris Gavin " jawab Matteo sedikit menoleh ke arah belakang.


" iya tuan " jawab sekertaris Gavin sedikit menundukkan kepala.


" nona Sonya, Jasmine hai gadis cantik... " sapa sekertaris Gavin pada dua perempuan berbeda umur.


" Hai juga uncle " jawab Jasmine sambil mengembangkan senyum.


" sayang kau mau ikut bermain bersama uncle " ajak sekertaris Gavin.


" ya uncle Jasmine mau " jawab Jasmine dengan raut wajah berbinar binar bahagia.


" mom boleh kan " mohon Jasmine yang kembali memasang wajah melas nya di depan sang mommy meminta persetujuan.


Aku tidak boleh terlihat mencurigakan di depan mereka, mereka pasti akan curiga jika aku tidak memperbolehkan Jasmine gumam Fara.


" ya baik lah tapi sebentar Jasmine " ucap Fara terdengar serius.

__ADS_1


" Yes... Terima kasih mommy ayo uncle " Jawab Jasmine kemudian dengan segera menggandeng tangan sekertaris Gavin untuk segera pergi bermain dengan nya.


__ADS_2