
Sesaat gadis kecil nan cantik itu mulai turun dari anak tangga dan mulai berteriak kepada dua orang dewasa yang tengah berbincang di meja makan.
" Mommy Daddy Jasmine sudah siap berangkat sekolah " teriak Jasmine gadis kecil berparas bule yang selalu terlihat menggemaskan tersebut.
" sini sayang sebentar Dad ingin bicara sesuatu padamu dan mommy " ucap James pada gadis kecil kesayangannya.
" ya baiklah Dad " jawab Jasmine dengan semangat karena baru saja memiliki Daddy baru pikir nya.
Jasmine pun kemudian berlari kecil menuju ke arah Fara dan James.
" Sini sayang duduk di pangkuan daddy " ucap James sambil menepuk pelan paha nya.
Dengan rasa bahagia nya gadis kecil bernetra abu abu itu segera naik ke pangkuan James.
" Dad bicaralah apa yang ingin kau bicarakan padaku dan mommy "
" baiklah gadis kecil kesayangan daddy, mulai saat ini nama mommy Fara kau panggil mommy Sonya bagaimana "
" memang nya ada apa dengan mommy dad kenapa harus di ganti bukan kah nama mommy Jasmine sangat bagus "
" iya sayang daddy tau, Jasmine kan sudah punya panggilan baru untuk daddy, maka dari itu mommy Fara sekarang berubah juga sayang biar sama sama panggilan baru seperti daddy kau mengerti "
" oh begitu dad baiklah, berarti mommy Jasmine baru juga hehehe.... "
" hehehe... anak daddy ada ada saja "
Sedangkan Fara tersenyum melihat kedekatan keduanya seperti seorang anak pada bapak nya.
" ya sudah ayo dad antar aku ke sekolah "
" baiklah ayo tuan putri "
" ayo dad... mommy Sonya Jasmine berangkat, aku sangat menyayangimu mom "
" mommy juga sayang, ya sudah hati hati putri mommy "
" da.. da.. mom, ayo Dad "
" baiklah ayo sayang "
Keduanya kini mulai bergandengan tangan seperti seorang ayah dan anak yang terlihat begitu sangat bahagia berangkat bersama sama menuju arah luar.
Sedangkan Fara lagi lagi tersenyum melihat keduanya.
__ADS_1
terimakasih James untuk semua nya ucap Fara, setelah pria berparas bule itu mulai menjauh dari pandangan nya.
Kini Fara kembali duduk di kursi meja makan sambil mulai menumpuk peralatan makan yang sudah kotor di atas sana.
Dengan pikiran nya yang mulai kemana mana, entah apa yang ia pikirkan saat ini.
Apa dia akan mencari ku dan Jasmine, bagaimana kalau dia memisahkan ku dan putriku, tidak itu tidak boleh terjadi, Jasmine hanya putriku monolog Fara
sesekali dirinya yang merasa sangat ketakutan ******* ***** kedua tangan nya yang sedikit berkeringat.
Sayang mommy berjanji kau akan selalu bersama mommy tidak akan yang berani memisahkan kita berdua monolog nya lagi.
Kemudian Fara berniat melanjutkan pekerjaan nya membersihkan seluruh area dapur sebagai mana layak nya pekerjaan ibu rumah tangga.
*
*
Berbeda di tempat lain.
Kota A.
Seseorang pria bertubuh gagah nan kekar serta berparas bule tampan nya yang kini tengah sibuk di ruang olahraga.
yang tiba-tiba terhenti saat mengangkat alat berat dengan lengan tegap berotot miliknya saat ponsel canggih mulai berdering di dekat nya saat ini.
Perlahan tangan berotot Matteo mulai menggapai ponsel di atas meja kecil di dekat barbel.
Jarinya kini mulai menggeser bulatan hijau nya di layar ponsel.
sesaat panggilan pun terhubung.
" halo " ucap Matteo
" halo tuan, ada sesuatu yang penting tuan " ucap Gavin setelah panggilan nya telepon nya di angkat sang atasan.
" katakan yang jelas " ucap Matteo.
" mengenai mall dan hotel anda yang berada di Bali tuan "
" kenapa memang nya "
" mengalami penurunan drastis tuan, apalagi tahun tahun terakhir "
__ADS_1
" bagaimana bisa "
" begini saja tuan bagaimana kalau mall dan Hotel kita bekerja sama dengan hotel milik salah satu pengusaha bule yang berasal dari Inggris, kebetulan dia juga baru mulai merintis bisnisnya juga di sana beberapa tahun terakhir ini yang mulai di kenal luas hotel bintang lima nya di kalangan Bali, namanya James Thunder tuan perusahaan bergerak dalam segala bidang" jelas sekertaris Gavin.
" baiklah kalau begitu aku percaya padamu, dan masalah mall "
" masalah mall, perusahaan James Thunder di Bali juga bergerak di bidang itu tuan, dengan pemasaran yang sangat luas dengan brand FJ tuan apa anda pernah sedikit mendengar nya, mulai dari pakaian, tas, sepatu, sabun dan parfum semua nya yang berkaitan dengan wanita, yang banyak di gandrungi di sana apalagi para wisatawan lokal maupun asing " jelas Gavin lagi.
" bagus ajukan kerja sama dengan nya '' perintah pria bertnetra abu abu tersebut.
" baik tuan, dan satu lagi tuan ada sesuatu yang sangat ingin saya sampaikan kepada anda " ucap Gavin membuat Matteo sedikit penasaran.
" tentang apa " tanya nya.
" nona Fara tuan "
" cepat katakan Vin " jawab Matteo yang mulai penasaran dengan ucapan sekertaris kepercayaan nya tersebut.
" ternyata selama ini kita tak bisa menemukan nona karena nona memakai identitas baru tuan" jelas Gavin.
" A P A " jawab Matteo seperti seolah tak percaya.
" ya tuan nona memakai identitas baru, saya mengetahui nya dari bawahan saya tuan, dan selama ini nona Fara ternyata berada di Bali tuan "
" A P A,... jadi selama ini dia,.... " ucap Matteo terhenti yang seolah tak percaya akan penjelasan sekertaris Gavin tentang sang istri.
" tenang tuan kita kan sudah mendapat titik terang nya, bagaimana minggu depan kita berangkat bersama ke Bali sekalian mengurus pengajuan kerjasama kita dengan perusahaan tuan James Thunder tuan "
" baiklah usahakan secepatnya Vin "
" ya tuan "
obrolan berakhir dan panggilan pun mulai terputus.
Sedangkan Matteo kini perlahan mulai duduk di kursi panjang yang terbuat dari steenles putihan tersebut, dengan pandangan kosong menatap ke arah depan, lelehan air matanya kini mulai keluar basahi pipi yang sedikit di tumbuh brewokan nya itu.
Sejauh itukah kau ingin melupakan ku Fara, sampai kau merubah identitas aslimu agar aku tak bisa menemukan mu selama ini, hampir empat tahun lamanya kau menghilang dari sisi ku, dan kali ini aku akan benar benar menemukan mu mungkin kau tak akan pernah bisa lagi pergi dari hidupku karena aku tak akan pernah mengizinkan nya, dan aku akan menjelaskan semuanya padamu tentang Catherine, aku tak pernah mengkhianati mu selama ini monolog nya.
Sesekali pria berparas bule tersebut mulai menghapus kasar air matanya yang mulai merembes kemana mana itu.
Kemudian berniat melangkah keluar dari dalam ruangan olahraga menuju kamar pribadi nya di lantai atas untuk segera membersihkan tubuh di dalam kamar mandi mewah nya tersebut.
Ya pria itu memang sangat menggilai sang istri, hingga sampai saat ini dirinya dengan setia menunggu Fara kembali dalam hidupnya.
__ADS_1
Meskipun di luaran sana banyak sekali wanita yang mengantri antri di belakangnya, bahkan sebagian ada yang rela menjadi teman ranjangnya dengan cuma cuma, tetapi seperti nya pria tampan bernetra abu abu itu tak berniat dan tergoda sedikitpun.
Kini Matteo terlihat bertambah tampan serta bertambah modis, dengan tubuh nya yang bertambah gagah nan kekar, membuat semua kalangan wanita tambah terkagum kagum melihat nya.