
" iya aku mengerti, dan sekarang aku ingin beristirahat karena badanku masih lemah " ucap Fara membuat alasan
" baiklah kau istirahat saja honey, aku akan keruang kerja " jawab Matteo santai sambil mengelus pipi Fara
" iya baiklah kalau begitu "
dasar mesum sedikit sedikit selalu ingin menyentuhku gumam Fara dalam hatinya.
" satu lagi ubah panggilan mu itu kepadaku " ucap Matteo penuh penekanan.
" apakah itu penting " jawab Fara yang seperti malas menuruti lelaki yang bagaikan monster yang baru saja menjadi suaminya itu.
" ya sangat penting bagiku " jawab Matteo tegas.
" lalu aku harus memanggilmu apa hah " jawab Fara lagi yang seperti sangat malas.
" panggil saja sayang " ucap Matteo santai.
" apa, yang benar saja, kata sayang itu untuk orang yang saling mencintai " jelas Fara kepada Matteo.
" ya aku tau itu, dan aku akan mulai belajar mencintai bersamamu termasuk kau juga harus belajar mencintai ku, kau mengerti "
" ya baiklah aku mengerti "
" coba ucapkan aku ingin mendengarnya langsung dari bibirmu baby "
" iya baiklah sayang aku mengerti, apa kau sudah puas "
" sangat puas, mulai biasakan dari sekarang kau mengerti honey "
" iya baiklah, aku akan mulai membiasakan sayang kau puas hah, dan sekarang aku ingin beristirahat "
jawab Fara merasa muak dengan kata-kata nya sendiri.
" ya, beristirahat lah sekarang honey "
dan sekilas Matteo mencium bibir pink milik Fara.
kemudian melangkahkan kakinya ke arah luar kamar dan segera pergi ke ruang kerjanya.
dan setelahnya sampai di sana Matteo mendudukkan bokongnya di kursi kerjanya saat ini, dengan kaki yang ia bentangkan di atas meja yang terbuat dari kaca tebal itu.
aku harus mulai membuka semuanya dari awal bersama Fara aku ingin menebus semuanya Matteo bermonolog sendiri di ruang kerjanya itu.
setelah lama sibuk dengan pikirannya sendiri kini Matteo merasa mengantuk dan berniat kembali ke arah kamarnya dia melangkahkan kakinya ke kamar miliknya yang sekarang di tempati oleh istri barunya yaitu Fara.
dan setelahnya sampai di depan kamar Matteo pun membuka handel pintu dan melihat ke arah Fara yang sedang menggeliat, kemudian dia mengunci pintu tersebut.
melihatnya menggeliat saja aku bisa bergairah seperti ini gumam Matteo dalam hati.
kemudian Matteo pun melangkahkan kakinya menuju ke arah ranjang di mana Fara sedang menggeliat pelan dan sedikit terangkat gaun pendeknya menampilkan paha mulus nya yang membuat Matteo lagi - lagi tergiur.
kau sungguh-sungguh menggoda Fara,
__ADS_1
Matteo pun mulai menaiki ranjang itu dan mengelus paha putih milik Fara yang saat ini telah resmi menjadi istri sahnya itu.
kemudian Matteo menciumi wajah Fara yang tertidur pulas itu, karena memang tubuh Fara masih sedikit demam.
setelah itu karena tak tahan melihat tubuh istrinya itu, Matteo mulai menjamah tubuh Fara perlahan karena dirinya sekarang semakin kecanduan dengan tubuh ramping istri barunya itu.
" apa yang kau lakukan sayang " jawab Fara yang sedikit membuka matanya.
aku tau pasti dia ingin melakukan hal itu lagi padaku meskipun kondisi ku yang lemah ini gumamnya.
" aku ingin mengambil sedikit jatahku honey "
" tubuhku terasa lemah saat ini sayang "
" maaf, ya baiklah aku tidak jadi memintanya honey, aku hanya menginginkan ini saja "
ucapnya sambil meremas sedikit gundukan milik Fara.
" terserah kau saja sayang "
" Terima kasih honey "
Matteo pun mulai bermain di gundukan milik Fara, dan sesekali menyesapnya di sana, sedangkan Fara sudah tidak memperdulikannya sekarang, karena dirinya yang masih merasa lemah dan juga memang sekarang hidupnya sudah benar benar hancur semenjak menjadi budak lelaki gila itu menurutnya.
" aku lelah sayang, aku mohon berhenti lah "
" sebentar lagi sayang " ucap Matteo yang masih merasa kurang, bermain dengan kedua gundukan milik istrinya itu.
ucap Fara lagi yang benar-benar merasakan lelah dengan keadaannya yang tidak begitu sehat itu.
" ya honey aku sudah selesai sekarang tidurlah "
Fara merasa lega mendengar perkataan suami gilanya itu, kemudian di membelakangi tubuh Matteo yang berada di sampingnya, sedangkan Matteo juga menghadap punggung Fara.
" sayang apa lagi "
" tidak ada sayang aku hanya ingin memelukmu saja "
kemudian Matteo pun memeluk tubuh Fara dari belakang sangat erat sampai tak ada jarak di antara keduanya, dan Matteo menyelimuti dirinya dan tubuh Fara bersamaan, dan keduanya pun kini terlelap dengan posisi Matteo memeluk tubuh istri barunya.
beberapa jam kemudian
jam sudah menunjukkan pukul 6 sore, kini keduanya sudah terbangun.
" baby kau sudah bangun sayang "
" iya sayang, aku sudah bangun "
" bagaimana keadaanmu honey "
" badanku terasa lebih nyaman sekarang, dan aku akan segera memasakkan mu makan malam "
" jangan memaksakan honey, jika tubuhmu tidak kuat, aku tidak akan memaksamu "
__ADS_1
" tidak apa apa aku hanya ingin belajar menjadi istri yang baik untukmu "
aku harus memulainya dari sekarang, aku harus membuatnya percaya padaku kemudian aku akan kabur dari pria gila ini, yang hanya pura-pura menikahi ku dan hanya untuk kau jadikan budak mu saja gumam Fara dalam hati.
sedangkan Matteo yang mendengar perkataan istrinya langsung tersenyum.
di dalam hatinya apa benar Fara memang benar benar berniat menjadi istri yang baik dan menerima dirinya sekarang.
sedangkan Fara mulai bangun dari ranjang itu, dengan perlahan berjalan.
sedangkan Matteo sedari tadi memandangi Fara dari ranjang, dan melihat Fara yang mulai berjalan dengan sangat hati, kini dirinya mulai bangun dari ranjang dan mengikuti langkah Fara.
" honey apa kau kuat "
" iya diam lah "
sedangkan lelaki bermata abu abu itu merasa tidak tega melihat cara jalan Fara yang di paksakan itu, Matteo tau kalau Fara sebenarnya masih lemah tetapi tetap memaksakan dirinya untuk turun kebawah.
kemudian lelaki bermata abu abu itu langsung menggendong tubuh ramping Fara dalam waktu sekejap.
" apa yang kau lakukan "
" sudah kau jangan banyak tanya, sekarang diam lah "
kini Matteo pun mulai keluar dari kamarnya sambil menggendong tubuh Fara dan mulai menuruni anak tangga, dan di lantai bawah sudah ada sekertaris Gavin yang sudah menunggu atasannya itu.
dan setelahnya sampai di lantai bawah.
" tuan ini obat milik nona Fara "
" bagus, taruh di situ "
" baik tuan, apa tidak ada lagi yanga anda butuhkan "
" tidak ada Vin "
" kalau begitu saya permisi tuan "
" hem " jawab Matteo singkat
kemudian sekertaris Gavin beranjak dari sana untuk pulang karena memang sudah tidak ada lagi yang di butuhkan oleh tuannya.
sedangkan Matteo tetap menggendong tubuh Fara meskipun Fara mencoba untuk menghentikan nya, karena juga merasa malu kepada sekertaris Gavin.
dan sesampainya di dapur mewah miliknya, lelaki bermata abu abu itu mulai menurunkan Fara perlahan.
" sekarang lakukan lah jika kau ingin memasak honey "
" iya tapi turun aku sayang "
" ya baiklah kalau begitu "
kemudian Matteo pun menurunkan tubuh Fara perlahan, kemudian Fara pun melangkahkan kakinya ke dapur untuk mulai membuat makan malam untuk suami gilanya itu.
__ADS_1