Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
kembalinya Fara


__ADS_3

Kini semua lelaki yang berada di depan pintu kamar tuannya itu pun telah pergi, setelah sekertaris nya memberi tahu kalau istri nya kini sudah berada di atas ranjang mewahnya itu, dengan keadaan yang masih belum sadar akibat pengaruh dari obat bius tersebut.


Dan saat ini hanya tinggal lelaki bernetra abu abu itu yang sedang berada di dalam kamar mandi mewah nya.


yang sedari tadi tak kunjung selesai dengan ritual berendam nya itu di sana, dan lelaki bernetra abu abu itu juga tak lupa membersihkan area wajah terutama bagian dagu dan pipinya telah di tumbuhi bulu bulu halus di sana sini yang sudah sedikit memanjang.


Ya Matteo ingin terlihat lebih tampan di depan istrinya, yang baru saja kembali ke dalam mansion nya itu.


sesaat kemudian Matteo telah selesai dengan ritual berendam nya tersebut.


dan kini dirinya mulai keluar dari dalam kamar mandi mewahnya itu dengan menggunakan handuk kimono putih,


dirinya segera menuju ruang ganti, memilih milih pakaian yang pas untuk ia kenakan saat ini, agar terlihat tampan di depan sang istri.


sepuluh menit kemudian


Matteo telah keluar dari ruang ganti tersebut, dengan penampilan nya yang terlihat sangat tampan meskipun hanya memakai setelan celana pendek dan kaos polos dengan wangi parfum maskulin di tubuhnya.


kini dirinya yang sedari tadi tak sabar untuk menghampiri sang istri itu pun, akhirnya segera menuju ranjang king size miliknya tersebut, bergegas menghampiri Fara yang kini masih memejamkan kedua matanya itu akibat pengaruh bius, Ya Fara adalah wanita yang selama ini ia rindu rindukan setiap hari, wanita yang berhasil mengobrak abrik hatinya sampai sedalamnya.


perlahan Matteo mulai melangkahkan kakinya menuju ranjang, dan mulai mendekat di sisi ranjang empuk tersebut.


kini Matteo mulai tersenyum dan perlahan tangan kekarnya itu mulai membelai pipi putih mulus milik Fara.


Fara kau memang bertambah sangat cantik, sejak dua bulan lalu kau menghilang dari hidupku, fara aku sangat merindukan mu sayang, kau tau bahkan aku seperti orang gila karena memikirkan mu monolog Matteo.


lagi dan lagi Matteo kembali mengembangkan senyumnya saat ini.

__ADS_1


sesaat kemudian kedua mata Fara kini mulai terbuka perlahan.


kedua mata indah itu kini mulai melihat ke arah lelaki tampan yang saat ini tengah berada pas di hadapannya itu.


Fara begitu syok karena lelaki di hadapannya itu adalah lelaki yang selama ini telah mencari tau keberadaan nya selama dua bulan ia kabur dari mansion besarnya tersebut.


Fara yang sempat syok itu akhirnya dengan tiba tiba langsung memundurkan tubuhnya sampai membentur sandaran ranjang mewah tersebut.


" kau " ucap fara tiba tiba dengan dirinya yang baru saja bangun dari pingsan nya itu dan langsung memundurkan tubuhnya ke belakang sampai membentur sandaran ranjang.


" ya honey ini aku, kau jangan takut padaku, aku ingin memperbaiki semuanya " jelas Matteo


" tidak, aku tidak mau, lepaskan aku, aku mohon" jawab Fara sambil memohon kepada lelaki bernetra abu abu itu.


" honey aku mohon padamu jangan katakan itu lagi di depanku, aku tidak bisa jika harus kehilanganmu " jelas Matteo lagi yang mulai ketakutan.


" Fara apa yang kau katakan hah, aku sangat mencintaimu Fara, dan aku tidak bisa hidup tanpamu, terus untuk apa aku melepas mu, aku adalah suami mu " jelas Matteo lagi.


" CUKUP aku bilang CUKUP, lepaskan aku sekarang,ini semua bukan pernikahan,ini hanyalah sandiwara,ya sandiwara dan hanyalah budak yang saat berkedok istri untuk mu supaya kau lebih puas menyiksa ku secara perlahan bukan " ucap Fara sambil menutup kedua telinganya.


" Fara tunggu sebentar, dengarkan penjelasan ku, aku memang bersalah padamu, tetapi aku berniat ingin memperbaiki semuanya denganmu mengertilah "


" untuk apa di perbaiki, bukankah aku sudah bilang padamu kalau aku tidak mencintaimu, dan sekarang berhentilah bersandiwara, urus kehidupan kita masing " jelas Fara


" jika aku tidak mau bagaimana, aku tidak akan pernah melepas mu sampai kapan pun kau hanya milikku dan akan tetap menjadi milikku selamanya kau mengerti " jawab Matteo


" terserah kau saja " ucap Fara kemudian segera kabur dari hadapan Matteo menuju pintu kamar yang saat ini tengah di kunci itu.

__ADS_1


sedangkan Matteo santai santai saja, karena ia mengetahui bahwa pintu kamar itu telah di kunci oleh sekertaris nya.


" kenapa honey, apa pintunya di kunci baby " ucap Matteo seperti berniat mengejek Fara


" kenapa kau se enaknya sendiri hah " jawab Fara yang sedari tadi mencoba handel pintu, tetapi tak bisa ia buka.


" bukan se enaknya honey, aku hanya ingin kau kembali di hidupku itu saja, dan kau bisa menghabiskan uangku untuk memenuhi keinginan mu sayang,dan kau tidak perlu bersusah payah lagi menulis novel " jelas Matteo.


kenapa dia bisa tau aku seorang penulis novel, sepertinya aku harus membuat dia sangat jijik padaku dan membuangku jauh dari kehidupan nya supaya aku bebas darinya termasuk perasaan ku ini gumam Fara dalam hati.


setelah bergumam Fara kembali membalas perkataan Matteo.


" heh....menulis novel kau bilang, apa aku tidak ada pekerjaan lain, kau ingin tau penghasilanku dari mana sekarang, apakah penampilanku sekarang kurang jelas untuk menjelaskan pekerjaanku sekarang " jelas Fara yang mulai mencari alasan palsu untuk menutupi kebenaran yang di sampaikan oleh Matteo itu.


" apa maksudmu Fara " ucap Matteo yang mulai tertarik dengan perkataan gadis dua puluh satu tahun itu.


" heh.... kau tidak tau, apa pura pura bodoh hah" ucap Fara yang kini mulai berlagak sok ****** di depan lelaki yang masih sah menjadi suaminya tersebut.


" jaga ucapan mu Fara " jawab Matteo dengan nada yang sedikit tinggi.


" hah... untuk apa aku menjaga lisan ku, sepertinya sudah tidak penting, aku sekarang adalah gadis simpanan Om Om yang bisa di jamah oleh mereka setiap mereka menginginkan tubuhku dan kemudian dengan gampangnya aku meminta uang dari mereka,gampang bukan pekerjaan ku" jelas Fara dengan semua alasan palsu yang ia buat itu, dan bicara dengan nada yang sedikit mengejek.


" APA... tidak, tidak mungkin, Fara kau wanita polos, kau tidak mungkin seperti itu,kau membohongi kan " ucap Matteo seperti tidak percaya dengan gadis yang dulu pernah ia cintai itu.


" hahaha... untuk apa membohongimu hah, apa kurang jelas perbedaan ku sekarang dengan yang dulu, kau lihat sekarang kedua kontak lens yang aku pakai apa kau pikir dengan aku memakai kontak lens yang sama persis dengan kedua bola matamu itu dan kau menganggap ku mencintaimu begitu, kau salah lihat ini "


jelas Fara kemudian perlahan melepas kedua kontak lens nya dan setelah itu menginjak nginjak nya di lantai.

__ADS_1


__ADS_2