Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
suami mesum


__ADS_3

beberapa saat kemudian makanan yang di buat Fara kini telah selesai, kemudian Fara membawanya perlahan ke arah meja makan, yang sudah ada Matteo di sana yang sedari tadi memandangi dari arah kejauhan.


" semuanya sudah jadi, dan sekarang makanlah sayang "


Zahra mulai mengambil kan nasi beserta lauk pauknya, kemudian menaruhnya di depan lelaki yang sudah sah menjadi suaminya itu.


" kenapa kau diam " tanya Fara


" apakah ini bagian dari rencana mu honey "


" kenapa kau berbicara seperti itu "


apa dia tau ya kalau aku sedang berpura-pura mencintainya dan ingin berniat kabur lagi darinya gumam Fara dalam hati.


" tidak ada aku hanya bertanya saja, apa tidak boleh "


" ya boleh lah kau kan sekarang suamiku "


Matteo yang mendengar perkataan Fara sekilas tersenyum tipis.


" apa kau sudah mulai mencintai ku honey "


" kita lihat saja kedepannya " ucap Fara santai.


ucap Fara seperti membuat Matteo penasaran kepada istri barunya itu.


dan keduanya kini melanjutkan makannya dengan keadaan hening.


beberapa saat kemudian mereka telah selesai dengan ritual makannya.


" honey sekarang minum obat mu dari dokter Nemo, agar keadaanmu cepat pulih "


" ya baiklah "


Matteo mulai membuka pembungkus obat itu kemudian memberikannya kepada Fara, dan Fara hanya memandangi ya sesaat.


" kenapa kau hanya memandangnya saja honey "


" aaa.. ku tidak bisa meminum obat " ucapnya polos kepada Matteo.


" kau ini lucu sekali, masukkan obatnya dulu ke dalam mulutmu honey "


Fara langsung mengikuti arahan yang di suruh Matteo padanya.


sedangkan Matteo kini mulai memasukkan air ke dalam mulutnya kemudian mendekati Fara dan menarik tengkuk Fara dan memasukkan air yang berada di dalam mulutnya ke dalam mulut Fara.


sedangkan Fara terdiam sejenak.


" sayang aku bisa menelan obat itu "


ucapnya dengan bahagia dan Fara reflek langsung memeluk tubuh Matteo yang ada di depannya saat ini, karena sangking senang nya bisa menelan obat yang selama ini tak pernah bisa ia lakukan.


" ekhmm... "


apa dia sebahagia itu karena bisa menelan obat, padahal itu hanya hal sepele gumam Matteo dalam hati.

__ADS_1


Matteo bergumam dan dia juga kini bisa melihat sisi lain dari Fara yang begitu polos.


" ah maaf karena aku terlalu bahagia " ucap Fara sedikit menundukkan kepalanya karena merasa kikuk.


" untuk apa kau minta maaf honey, aku suamimu sayang " ucap Matteo membelai pipi Fara pelan.


" ah iya aku lupa " ucap Fara seperti orang kegugupan.


setelah kejadian itu


Fara mulai membereskan meja makan kemudian dia langsung membawa piring piring kotor itu untuk di cuci nya.


sedangkan Matteo sedari tadi memandangi tingkah Fara yang sedikit berbeda setelah Fara reflek memeluk dirinya itu.


apa dia merasa malu kepada ku ya, karena baru kali ini dia memeluk ku, lucu sekali dia terkadang ceria, cerewet, dan pemalu apa sangking polosnya, sepertinya enak sekali menggoda nya gumam Matteo dalam hati.


sedangkan Fara sudah sibuk mencuci piring di sana,


kemudian Matteo berjalan ke arah Fara yang sedang sibuk dengan kegiatannya itu, dan tiba - tiba memeluk Fara dari belakang,


sedangkan Fara langsung terkejut mendapati tangan kekar memeluk tubuh nya begitu sangat posesif.


" ap.. apa yang lakukan sayang, aku sedang sibuk mencuci piring "


" lanjutkan saja pekerjaan mu honey, aku hanya ingin memelukmu saja "


Fara hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah pria gila yang sekarang menjadi suaminya itu.


kenapa dia sangat menakutkan seperti ini, apa dia terlalu gila gumam Fara dalam hati.


" memangnya kemana "


" aku ingin membelikan semua kebutuhan mu honey "


" aku tidak membutuhkan apa apa saat ini, aku tidak butuh itu semua "


" memangnya kau punya baju ganti berapa di sini hah, setelah itu apa kau tidak ingin memakai baju di depanku begitu "


" iya terserah kau saja, kalau begitu "


kemudian Matteo sedikit meniup telinga Fara,


" hey apa yang kau lakukan sayang, aku sedang sibuk "


iya kan dia selalu seperti itu, dasar mesum gumam Fara dalam hati.


tetapi tetap saja Fara bergumam sambil melakukan pekerjaannya mencuci piring, supaya tidak membuat Matteo yang saat ini memeluknya dari belakang secara posesif itu tidak curiga.


" biarkan saja apa tidak boleh, aku kan suamimu sekarang honey, apa kau lupa sayang "


" iya aku ingat sayang "


" kau tau honey, aku melihatmu menggeliat saja sudah membuatku ingin sekali melakukan itu lagi bersamamu "


" sayang jangan bicarakan itu di depanku, aku sangat malu "

__ADS_1


" kau lucu sekali honey "


Matteo merasa Fara terlihat bertambah menggemaskan setelah menikah, dan selalu membuat yang di bawah sana meronta ronta ingin menikmatinya.


" akhirnya sudah selesai, sayang lepaskan aku aku mau ke lantai atas ganti baju "


kemudian Matteo melepaskan pelukannya.


dan Fara mulai melangkahkan kakinya ke arah lantai atas, dengan tiba tiba Matteo menggendong tubuh Fara ke dalam pelukannya.


" turunkan aku, aku bisa sendiri sayang "


" sudah diam lah honey aku akan membawamu ke kamar, agar kau tidak terlalu lelah "


" ya terserah kau saja " Fara hanya pasrah apa yang di lakukan lelaki yang menjadikannya istri dadakan itu.


Matteo mulai melangkahkan kakinya menuju lantai atas dan mulai menaiki anak tangga, beberapa saat kemudian kini Matteo telah sampai di lantai atas dan melangkah kan kakinya menuju kamar pribadinya yang kini di tempati dirinya dan Fara.


" Honey buka handel pintunya "


" iya baiklah "


setelah itu keduanya kini telah memasuki kamar, dan Matteo mulai menurunkan tubuh Fara perlahan.


dan Fara mengambil baju gantinya yang hanya tinggal satu, kemudian Fara melangkahkan kakinya untuk masuk ke kamar mandi karena memang dia belum membersihkan dirinya sejak dirinya tertangkap oleh orang-orang Matteo.


" sayang kau mau kemana "


" membersihkan diri sayang, sejak aku tertangkap oleh orang-orang mu kan aku belum sama sekali mandi "


" ya sudah honey kita mandi bersama bagaimana hem " ucap Matteo yang duduk di sofa mewah yang berada di dekat televisi di kamarnya itu.


" ah sebaiknya tidak, karena tidak akan pernah ada ujungnya jika mandi bersamamu " jawab Fara kemudian segera berlari memasuki kamar mandi.


sedangkan Matteo tersenyum, melihat tingkah Fara yang kini selalu membuatnya bahagia.


dan beberapa saat kemudian kini Fara telah keluar dari dalam kamar mandi dengan memakai gaun pendek selutut berwarna moka,


sedangkan Matteo memandangi nya sedari tadi saat dirinya mendengar handel pintu kamar mandi yang di buka dari dalam, menampilkan Fara dengan rambut basahnya tetapi sudah ia bungkus dengan handuk, kemudian Fara yang memakai gaun selutut nya yang berwarna moka.


dia memang sangat cantik meskipun tanpa polesan make up, dan selalu membuatku bergairah, tidak salah aku telah menjadikannya sebagai istriku, dan aku akan menebus semua kesalahanku padanya setelah apa yang aku lakukan selama ini padanya gumam Matteo dalam hati.


" sekarang mandilah sayang, aku sudah selesai "


" baiklah honey "


ucap Matteo yang mulai melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.


Dan saat berpapasan dengan Fara langkahnya terhenti ketika menuju kamar mandi, Matteo dengan santainya meremas bokong milik Fara.


sedangkan Fara merasa sedikit kesal pada lelaki ber netra abu abu itu yang sekarang telah menjadi jadi suami barunya itu yang sangat mesum pikirnya.


" dasar suami mesum " ucap Fara kesal


" apa tadi kau bilang honey " tanya Matteo

__ADS_1


" tidak ada sayang, sebaiknya kau cepat mandi sana " jawab Fara sambil mendorong tubuh kekar milik lelaki berwajah ke bule bulean itu yang tak lain adalah suaminya sendiri Matteo


__ADS_2