Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
berniat menggodanya


__ADS_3

ke esokan harinya.


06.00 wib.


kedua pasang suami istri itu masih setia memejamkan kedua matanya, tak berniat sama sekali untuk membuka matanya.


jam beker berwarna hitam di atas nakas mulai berbunyi membangunkan keduanya.


kring.. kring


bunyi jam beker di nakas.


" sayang bangun sudah siang " ucap Fara kepada sang suami.


" emm,...honey sekarang sudah jam berapa " jawab Matteo sambil menggeliat pelan.


" jam tujuh, astaga sayang aku belum masak "


" hei.... baby hari ini tidak usah memasak kita kan mau jalan jalan keliling bali bukan "


" sayang aku sampai lupa, ayo cepat bangun kita mandi dan segera itu cepat berangkat "


" beri aku ciuman pagi dulu baby " ucap Matteo setelah itu.


" tidak, aku tidak mau wek...... hahaha.... " jawab Fara


sambil menjulurkan lidahnya keluar kepada suami bulenya tersebut sambil tertawa, dan kemudian Fara segera berlari menuju kamar mandi meninggalkan lelaki bertubuh kekar tersebut sendirian di ranjang empuknya.


" awas kau ya, hei tunggu honey aku juga ingin mandi bersama dirimu " sahut Matteo kemudian segera menyusul gadis kesayangan itu ke dalam nya.


keduanya pun memasuki kamar mandi bersama an, entah apa yang di lakukan keduanya di dalam sana atau sekedar mandi biasa.


beberapa saat kemudian.


keduanya telah selesai dengan acara ritual mandinya, dan kini kedua pasang suami istri itu tengah menuju ruang ganti dengan tubuh Fara yang tengah berada di gendongan oleh Matteo, dan juga masih terlilit handuk berwarna putihnya itu.


keduanya masuk, sedangkan tubuh sang istri mulai Matteo turunkan di depan lemari basar yang terbuat dari lapisan kaca tebal itu, dan kini keduanya mulai memilih pakaian yang akan mereka kenakan untuk bermain di pantai seharian.


perlahan Fara mulai mencari ********** di dalam lemari sana dan tanpa ia sadari handuk nya tiba tiba melorot ke bawa memperlihatkan tubuh indah polosnya itu.

__ADS_1


sontak saja membuat pria bertubuh kekar yang tepatnya berada di sampingnya itu, kini mulai terpancing yang sedari tadi juga sibuk memiliki pakaian yang sebentar lagi akan ia kenakan tersebut.


" honey apa kau tidak sadar hem " ucap Matteo ketika mendapati handuk milik Fara telah tergeletak di lantai menampilkan


" apa, sayang sudah ganti baju sana "


" kau berniat memancingku ya, handuk yang sengaja kau jatuhkan ke lantai itu "


" apa.... astaga kenapa bisa melorot seperti ini "


" hah alasan, baby aku tidak betah jika hanya melihat nya terus sedari tadi "


" sayang dengar aku, jika kau memintanya sekarang mungkin tubuh ku akan terasa lelah sebelum kita pergi ke pantai seharian "


" hah.... ya sudah tidak jadi " jawab Matteo sedikit memanyunkan bibirnya sambil kedua tangan nya yang saat ini tengah melanjutkan mencari baju tersebut.


sedangkan Fara merasa ingin tertawa sendiri melihat ekspresi wajah suami berparas bule nya itu, dan Fara berniat membiarkan kan saja,


berbeda dengan Matteo yang baru saja selesai dengan acara ganti bajunya tersebut, ia mengenakan setelah kemeja lengan pendek putih polos dengan satu kancing bagian atas yang di buka memperlihatkan dada yang sedikit berbulu dan kekarnya itu,serta mengenakan bawahan berwarna cream,


sungguh terlihat sangat tampan seperti pria yang begitu maco, dengan bulu bulu halus yang mulai tumbuh di bagian tempat brewokan nya terutama bagian pipi dan dagunya.


Apa dia tak menghiraukan aku, yang benar saja, padahal biasanya ia tak pernah seperti itu sebelum nya malahan selalu bermanja-manja dengan ku, apa dia kesal padaku, aha... sepertinya aku harus menggodanya hahaha.... aku tau pasti dia akan langsung tergoda dan tersenyum padaku monolog Fara.


kini Fara seperti mempunyai ide di pikirannya yang berniat menggoda suaminya.


Fara mulai memilik bikini di lemari besar tersebut, yang memang di sana sudah di sediakan beberapa gaun pendek selutut dengan berbagai warna dan motif,bikini, serta lingerie tipis seperti saringan tahu alias tembus pandang, sebelum kedatangan ke Bali kemarin.


sebaiknya aku memakai bikini ini saja dan juga luarnya memakai dres putih terawang ini, agar terlihat jelas, dan satu lagi sentuhan make up aku tau pasti dia akan menciumiku seluruh wajah,


karena dia paling benci jika aku memakai make up di luar selain bersamanya, kecuali resepsi pernikahan kemarin monolog Fara.


dan Fara juga cekikikan setelah dirinya membayang kan sang suami akan tergoda oleh kelakuannya nanti.


sesaat kemudian.


Fara mulai keluar dari dalam kamar dengan penampilan yang terlihat sangat cantik dan menggoda, dress putih polos yang begitu sangat trawang memperlihatkan jelas bikini berwarna pink yang saat ini tengah ia pakai nya saat ini,di tambah rambut nya yang kecoklatan bergelombang serta tambahan make up tipis, di wajah cantik nya.


Dan saat ini Fara mulai menuruni anak tangga, sambil mengalungkan tas kecil di lengan kirinya.

__ADS_1


Fara tau saat ini sang suami tengah menunggu dirinya di ruang tamu.


Sesaat kemudian Fara sampai di lantai bawah dan memang benar suami bule nya itu tengah duduk di sofa sambil menyilang kan kedua tangannya di dada sambil menatap keluar dinding yang terbuat dari kaca tebal bening yang memutar di Vila nya tersebut.


Fara pura pura tak melihat nya karena sofa yang tengah di duduki oleh Matteo memunggungi dirinya.


Perlahan Fara mulai melewati sofa yang tengah di duduki suaminya tersebut, sambil melangkah dengan melenggok lengok kan tubuhnya.


sebenarnya Fara tau pasti suami penggila nya itu akan marah atas kelakuannya saat ini, tapi menurut Fara merasa lucu jika melihat suaminya marah ketika melihat dirinya kelihatan cantik saat akan keluar dari mansion maupun dari Vila seperti yang akan di lakukan suaminya sebentar lagi kepadanya itu.


sontak saja membuat Matteo benar benar tergoda meskipun hanya melihat bagian tubuh sang istri dari belakang, dan juga dirinya yang saat ini merasa sedikit kesal karena melihat istrinya yang memakai pakaian yang bisa di bilang tembus pandang.


" FARA " panggil Matteo dengan nada tingginya dengan rahangnya yang mulai mengeras.


sontak Fara menoleh ke arah yang punya suara sambil mengembangkan senyumnya seperti tak tak mengerti apa apa.


" sayang kau ada di sini, ayo cepat berangkat, kenapa kau masih duduk hah... aku sudah tidak sabar sampai di pantai dengan menggunakan bikini saja "


sontak kembali membuat Matteo membelalak kan kedua matanya menatap penampilan istrinya dari depan, yang memang benar-benar sangat menggoda dirinya saat ini, dan Matteo yang juga mendengarkan perkataan Fara ingin memakai bikini saja di sudah sampai di pantai nanti.


Tanpa aba aba pria bernetra abu abu itu langsung berdiri dari sofa dan langsung memikul tubuh Fara seperti karung beras, kemudian segera menuju lantai atas kamarnya.


" Akhhh... sayang apa yang kau lakukan " ucap Fara sambil sedikit berteriak Fara yang sedikit kaget dengan kelakuan pria berparas bule tersebut.


" diam dan tak ada penolakan " jawab Matteo yang seperti kata katanya tak boleh di bantah.


" turun kan aku sayang "


Aku tau dia sekarang pasti tergoda hehehe.... dan setelah itu di akan tersenyum, dasar rayuan nya hanya mempan jika aku memenuhi keinginan mesumnya saja, suamiku memang benar-benar penggila gumam Fara dalam hati.


" kau nakal dan mulai berani honey, jadi aku akan menghukum mu di kamar "


" aku tidak mau " jawab Fara.


" harus mau " sahut Matteo.


" tidak " ucap Fara kembali menolak.


" harus " jawab Matteo tetap dengan pendirian nya.

__ADS_1


dan akhirnya Matteo sampai di lantai atas perlahan pria berparas tampan itu mulai membuka handel pintu kamar, kemudian melanjutkan langkahnya ke arah ranjang, tak lupa menutup pintu kamarnya saat ini.


__ADS_2