Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
mulai bucin


__ADS_3

ke esok kan harinya.


06.30 wib.


kriing... kriing... kriing....


bunyi jam beker yang mulai berbunyi di atas nakas,


menyadarkan lelaki dengan kedua netra abu abunya yang kini mulai perlahan terbuka itu.


Yang kini kemudian langsung mengedarkan pandangannya ke sekeliling kamar mewahnya tersebut, di pagi yang sangat cerah ini siapa lagi kalau bukan Matteo Alexander lelaki tampan berparas bule luar negri yang memiliki tubuh gagah nan kekar tersebut.


Honey, honey,... kau dimana, kemana dia, apa mungkin dia... ah tidak, tidak mungkin monolog Matteo.


kemudian lelaki tampan itu segera bergegas mencari keberadaan sang istri, dan mulai bangun dari ranjangnya tersebut dengan wajah bantal nya.


Perlahan Matteo mulai memeriksanya di kamar mandi, tetapi tak ada di dilihat nya, kemudian Matteo beralih ke ruang ganti tetapi tetap saja tak ada suatu tanda tanda keberadaan Fara.


honey kau dimana, apa mungkin dia di dapur dan memasak untukku, sebaiknya aku ke sana saja monolog Matteo.


kemudian dirinya bergegas segera keluar dari dalam kamar pribadinya tersebut, kemudian segera menuju lantai bawah.


sesaat kemudian.


Matteo telah sampai di lantai bawah, kemudian dirinya melangkah kan kakinya dengan langkah lebar untuk segera menuju dapur mewah miliknya tersebut.


sesampainya di dapurnya itu.


Matteo tiba tiba tersenyum kemudian lelaki bernetra abu abu itu langsung melanjutkan langkahnya menuju ke arah sang istri yang kini tengah sibuk memasak itu,


di lihatnya Fara seperti sangat fokus pada alat alat dapur yang sudah seperti alat tempur baginya saat ini.


dengan perlahan Matteo tiba tiba memeluk tubuh istrinya dari belakang.


" ah... kau mengagetkan aku sayang " ucap Fara dengan dirinya yang saat ini memang benar benar kaget dengan kedatangan suaminya yang tiba tiba memeluk tubuhnya itu dari belakang.


" maaf... kau masak apa hari ini honey, sepertinya sangat lezat " tanya Matteo sambil posisi dirinya yang saat ini tengah memeluk tubuh istrinya dari belakang dengan posesif nya itu kemudian dagunya yang ia taruh di bahu Fara.


" sesuatu yang pasti kau sukai sayang " jawab Fara kemudian.


" benarkah " sahut Matteo dengan hatinya yang saat ini seperti berbunga bunga.

__ADS_1


" hem "


" honey, tadi aku mencari mu di dalam kamar, aku kira kau... " jelas Matteo yang kemudian kata katanya terhenti ketika Fara tiba tiba menyahut nya.


" kabur hehehe.... " jawab Fara sambil sedikit tertawa, dengan dirinya yang masih sibuk dengan aktifitas memasaknya tersebut.


" iya " sahut Matteo mengiyakan kata kata istrinya itu.


" sayang aku tidak akan lagi kabur darimu " jelas Fara kepada sang suami, sambil dirinya yang saat ini sambil mencicipi masakannya tersebut.


" Terima kasih baby, aku sangat takut jika kehilangan mu " jawab Matteo kemudian.


" sayang jangan seperti itu " ucap Fara tiba tiba karena Matteo saat ini tengah menciumi bahunya.


" memangnya tidak boleh ya " ucap Matteo yang kemudian menghentikan aktifitasnya tersebut.


kemudian sekejap Fara mematikan kompornya dan setelah itu membalikkan tubuhnya untuk menghadap sang suami yang sedari tadi ada di belakangnya itu.


" sayang dengar aku, jika kau terus menciumi bahuku, aku tidak akan fokus untuk memasak, dan bisa saja masakan ku ini tidak akan matang jika kau terus begitu " jelas Fara sambil memandang kedua mata sang suami.


" benarkah....apa begini masih berlanjut ritual memasak mu baby ...cup... cup... cup.. " jawab Matteo yang kemudian menciumi bibir sang istri berkali-kali, karena saking gemasnya Matteo.


" apa yang kau lakukan, sayang sudah lah kau mandi sana dan setelah itu kembalilah ke sini, kita sarapan bersama " ucap Fara yang seperti menasehati Matteo saat ini.


" sayang, kau sangat bau sekali, sekarang bersihkan tubuhmu dulu bisa kan hahaha... " goda Fara kepada suami bulenya itu.


" honey.. dasar kau ya, ya sudah sekarang cium aku dulu, dan setelah itu aku akan segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhku" sahut Matteo tiba tiba.


" tidak, aku tidak mau " ucap Fara sambil menutup bibirnya dengan kedua tangan nya saat ini.


" kau harus mau baby " goda Matteo


" memang dasar suami satu ini ya " ucap Fara yang kemudian segera mencium bibir sang suami, agar suaminya itu segera pergi dari hadapannya yang sedari tadi seperti ingin menggodanya itu.


cup.. cup.. cup


" sudah pergi sana " ucap Fara lagi yang seperti mengusir Matteo.


" hehehe... terimakasih baby, baiklah sekarang aku akan ke kamar untuk mandi, dan setelah itu aku akan turun kebawah untuk makan sarapan pagi bersama mu honey " jelas Matteo dengan bahagianya


" ya sudah sana "

__ADS_1


" iya honey,.. aku mencintaimu " ucap Matteo yang kemudian segera bergegas pergi dari dapur mewahnya tersebut untuk segera menuju lantai atas, tepatnya di kamar pribadi miliknya bersama sang istri.


Matteo perlahan melangkahkan kakinya dari dapur dengan dirinya yang saat ini seperti lelaki yang kasmaran.


sesekali lelaki berparas bule itu kembali senyum senyum tak jelas dengan dirinya yang saat ini mulai menaiki anak tangga satu persatu.


Matteo kau seperti nya memang benar-benar sudah tergila gila oleh Fara, ya Fara istri mu sendiri monolog Matteo saat ini.


sesaat kemudian


Matteo telah sampai di lantai atas tepatnya di depan kamar miliknya.


lelaki tampan nan kekar itu sepertinya tak sabaran untuk segera turun lagi ke lantai bawah, dirinya kini segera memasuki kamar mandi mewahnya tersebut untuk membersihkan tubuhnya di dalam sana.


beberapa saat kemudian.


Matteo telah selesai dengan ritual mandi dan ganti baju nya, kemudian dengan segera Matteo keluar dari dalam kamarnya untuk menuju lantai bawah.


lelaki itu mulai menuruni anak tangga dengan bersiul siul, sesekali sambil tersenyum senyum tak jelas.


sebaiknya apa nanti malam saja aku mengajaknya ke suatu tempat ya mengajaknya dinner romantis..., aku akan memberikan dia sesuatu, pasti dia suka monolog Matteo.


sesampainya di lantai bawah tepatnya di meja makan, Matteo mulai duduk di sana, sedangkan fara kini tengah sibuk menata hasil masakannya di atas meja makan nya tersebut.


" seperti nya suamiku sangat terlihat tampan pagi ini " ucap Fara ketika melihat sang suami yang mulai duduk si kursi meja makan tersebut.


" hehehe.. honey kau sudah mulai pintar menggodaku ya " jawab Matteo sambil sedikit tertawa itu.


" aku tidak menggoda sayang " sahut Fara kemudian.


" honey aku ingin satu piring berdua bersamamu " ucap Matteo setelah itu.


" memangnya kenapa " tanya Fara polos.


" tidak ada honey aku ingin saja " jawab Matteo dengan enteng nya.


" baiklah "


kini Fara pun mulai mengambil masakan yang telah ia buatnya tersebut kedalam satu piring dan juga menambahkan nasi di sana.


" sayang ayo sekarang kita segera makan " ajak Fara kepada sang suami.

__ADS_1


" ya baiklah honey " jawab Matteo dengan senyuman yang seperti nya tak bisa pudar sedari tadi.


dan kedua nya pun kini mulai memakan satu piring untuk berdua.


__ADS_2