Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
menuju panti


__ADS_3

perjalanan menuju panti.


13.00 wib.


Lelaki tampan berparas bule itu kini sedang fokus menyetir mobil sport hitam nya saat ini, bersama sang istri untuk menuju panti di mana Fara di besarkan di sana,


sedangkan Fara saat ini tengah tertidur dengan sangat nyenyak nya di samping sang suami.


berbeda dengan Matteo yang kini mulai mengotak atik ponselnya di sela sela dirinya yang kini tengah sibuk menyetir itu.


Perlahan lelaki berparas bule tersebut mulai menghubungi sekertaris kepercayaan tersebut.


sesaat kemudian panggilan pun terhubung.


" halo " ucap Matteo ketika panggilan mulai terhubung.


" halo tuan, ada yang bisa saya bantu " tanya sekertaris Gavin.


" Begini Vin, persiapkan semua pesta resepsi ku dengan Fara dengan sangat mewah dan megah dalam waktu tiga hari ke depan, aku akan segera menggelar resepsi an ku bersama nya, aku akan menunjukkan kepada semua orang kalau Fara hanya milikku " jelas Matteo kepada sekertaris Gavin di sebrang sana.


" tuan saya merasa bahagia mendengar kabar ini tuan, dan saya akan segera menyiapkan semuanya tuan, dan semoga ke depan nya tuan bahagia bersama nona "


" ya Vin Terima kasih, ya sudah kalau begitu, itu saja yang aku sampaikan "


dan panggilan pun terputus.


setelah panggilan itu terputus, kini lelaki bertubuh kekar tersebut kembali memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya.


Membutuhkan waktu satu jam lebih untuk sampai ke sana karena mereka berbeda kota.


" honey bangun baby, apa kau tidak lelah tidur terus heh " ucap Matteo sambil menggoyang goyang kan tubuh Fara.


" emmm... masih jauh ya, aku lelah jika terus berada di dalam mobil sayang "


" bagaimana kalau kita mencari makan siang saja sebentar "


" ah...iya baiklah "


" kau menginginkan apa hem " tanya Matteo.


" aku menginginkan dirimu hehehe... " goda Fara saat ini.


" honey hei......jangan menggodaku baby "


" aku menginginkan mu sayang "


" aku tau kau memancingku kan heh.. "


" sedikit hehehe... ya sudah ayo kita makan di pinggir jalan saja ya, rasanya berbeda sayang "


" ya terserah kau saja "


dan setelah itu mobil spot milik Matteo pun mulai berhenti di pinggiran jalan, tepatnya di dekat jajaran beraneka ragam olahan masakan khas kaki lima.


" sayang bagaimana kalau kita makan seafood saja, emm... seperti nya lezat "


" ya baiklah honey terserah kau saja "

__ADS_1


" ya sudah ayo "


Dan saat ini keduanya menjadi pusat perhatian ketika Fara dan Matteo tengah berjalan beriringan di dekat tenda tenda warung kaki lima.


Pasalnya orang-orang memandangi dengan kagumnya, seorang lelaki berparas bule yang begitu tampan dengan seorang gadis yang begitu sangat cantik, apalagi membawa mobil sport yang kini terparkir sempurna di pinggiran jalan.


" sayang di sini saja ya " ucap Fara sambil menunjuk warung tenda yang menyediakan berbagai macam olahan seafood.


" ya baiklah baby, ayo masuk ke dalam " jawab Matteo kemudian


dan keduanya pun mulai masuk ke dalam warung kaki lima tersebut,kemudian segera duduk di bangku kecil yang terbuat dari kayu.


" Neng pesen apa, sama mas bule nya yang ganteng " ucap Ibu ibu paruh baya pemilik warung kaki lima.


" kita pesen lopster nya dua, terus sama cumi nya satu ya bu, es jeruk dua " jelas Fara kepada ibu penjual nya.


" ok neng sebentar ya di tunggu "


" iya bu " jawab Matteo


" mas bule ganteng nya bisa bahasa Indonesia ya " tanya ibu paruh baya.


" bisa ibu " jawab Matteo dengan sopan nya.


Kemudian ibu pemilik warung kaki lima itu pun segera pergi untuk membuatkan pesanan pelanggannya tersebut.


sedangkan Fara sedari tadi tersenyum melihat percakapan suaminya dan ibu paruh baya pemilik warung kaki lima tersebut.


" honey kenapa kau tersenyum "


" aku merasa lucu saja setiap keluar bersama mu selalu jadi pusat perhatian " jelas Fara.


" memang iya "


" ya memang benar honey "


" sayang " panggil Fara kemudian kepada sang suami.


" apa yang ingin kau tanya kan "


" sayang apa boleh nanti bu Hani menginap di mansion mu " ucap Fara yang sedikit menunduk kan kepalanya karena merasa takut kepada sang suami, takut suaminya marah.


" bukan mansion ku, tapi mansion milik kita honey "


" iya ya baiklah, apa boleh bu Bu Hani menginap di sana ketika menjelang resepsi pernikahan kita "


" sangat boleh baby, apa yang tidak untukmu asal kau bahagia " jawab Matteo dengan satu tangannya mengelus pipi mulus milik Fara.


" benarkah, sayang terima kasih "


" iya " jawab Matteo begitu pelan.


Sesaat kemudian pesanan keduanya telah datang.


" silahkan neng, mas bule di nikmati "


" iya bu terima kasih "

__ADS_1


dan keduanya pun kini mulai menikmati makanan yang baru saja mereka pesan.


" sayang bagaimana enak kan " tanya Fara sambil menelan daging lobster yang baru saja ia ambil daging nya tersebut.


" lebih enak milikmu baby " jawab Matteo asal.


" ih.. apa sih " sahut Fara yang merasa sedikit risih atas perkataan suami penggila nya itu.


" tadi kau menggodaku kan, dan sekarang aku tidak boleh "


" hehehe... sudah ayo cepat nikmati makanan nya "


Dan keduanya pun menikmati makanan yang saat ini berada di hadapannya tersebut, sesekali dua sejoli itu saling suap suapan.


sesaat kemudian


keduanya telah selesai dengan ritual makan siangnya, dan kini tengah menuju ke arah dimana mobil sport nya terparkir sempurna di pinggiran jalan.


********


melanjutkan perjalanan.


" honey persiapkan dirimu mulai sekarang, tiga hari lagi kita akan mengadakan resepsi baby " jelas Matteo kepada Fara.


" apa..secepat itu " tanya Fara dengan kening mengkerut.


" ya honey lebih cepat lebih baik bukan,dan semua orang akan tau kalau kau hanya milikku" jelas Matteo dengan bangga nya.


" tapi sayang, apa tidak terlalu cepat " ucap Fara mengulangi kata katanya.


" tidak honey "


" baiklah kalau begitu " jawab Fara yang kini seperti malas untuk membantah permintaan suaminya yang tak bisa di ganggu gugat.


" istri pintar " sahut Matteo sambil mengacak pelan pucuk kepala sang istri.


kemudian tak ada obrolan lagi di antara keduanya.


dua puluh menit kemudian.


Mobil sport milik Matteo mulai masuki area Panti, tepatnya berada di depan gerbang panti saat ini.


" sayang kita sudah sampai, ayo turun " ucap Fara yang baru saja mencopot sabuk pengamanan nya tersebut.


" honey,..." panggil Matteo.


" iya sayang " jawab Fara kemudian pandangannya tertuju kepada Matteo


" apa bu Hani nanti akan benar-benar memaafkan aku dan merestui kita berdua baby"


" pasti sayang, dan aku juga akan membantumu menjelaskan semuanya " jelas Fara sambil mengembangkan senyumnya.


" honey terima kasih, dan sekarang aku lebih bersemangat untuk menjelaskan semuanya kepada bu Hani "


" iya sayang, ayo keluar dan kita masuk dalam panti " ajak Fara.


" iya ayo "

__ADS_1


dan kedua pasang suami istri itupun segera memasuki panti untuk segera menjelaskan semuanya kepada wanita paruh baya yang berada di dalam sana.


__ADS_2