
01.00 wib
kini pernikahan Fara dan Matteo sudah menginjak tiga mingguan, dan saat ini Matteo sudah sangat percaya kepada Fara yang ternyata sudah ada perasaan cinta padanya, meskipun bisa di bilang pernikahan mereka baru kemarin.
Tetapi Matteo yang sangat mencintai istrinya sekarang itu, tak membuatnya mempunyai pikiran buruk sama sekali pada Fara.
Dan kini Fara yang merasa bosan berada di dalam kamar terus kemudian beranjak dari ranjang dan akan menuju ruang kerja suami berparas bule nya itu.
dia mulai melangkah perlahan ke arah ruang kerja suaminya yang juga berada di lantai atas.
setelahnya sampai di depan pintu ruang kerja suaminya itu, kini Fara mulai mengetuk perlahan pintu ruang kerja itu.
tok
tok
tok
" siapa " ucap Matteo dari dalam ruangan kerjanya.
" istrimu sayang " jawab Fara di balik pintu.
" masuklah honey " ucapnya lembut pada wanita di balik pintu itu yang tak lain adalah Fara.
kemudian masuklah Fara ke dalam ruangan kerja suaminya tersebut.
yang memang Matteo mengerjakan pekerjaannya akhir akhir ini di sana, karena sejak kedatangan Fara Matteo tak pernah menginjakkan kakinya di perusahaan besarnya itu.
" ada apa honey, apa kau lelah menungguku di kamar hem, kemari lah duduk di pangkuanku baby "
kemudian Fara melangkahkan kakinya ke arah Matteo yang sedang menunggunya duduk di pangkuannya itu.
Fara mulai melangkah dan duduk di pangkuan lelaki tampan nan perkasa itu sambil mengalungkan kedua tangannya ke leher Matteo.
" tidak, hanya saja aku ingin menanyakan sesuatu padamu apa boleh " tanya Fara.
" tanyakan, jika kau ingin menanyakannya honey "
ucap Matteo seperti menunggu apa yang sebenarnya yang mau di tanyakan oleh istrinya itu.
" ap.. apa boleh aku meneruskan kuliahku " ucapnya dengan menunduk merasa takut kepada lelaki bernetra abu abu itu yang sedang memandangnya saat ini.
" tentu saja boleh honey, dan sekarang sekertaris Gavin akan mengurusnya untukmu "
sahut Matteo bersungguh - sungguh.
" kau sungguh-sungguh sayang " ucap Fara dengan kedua mata yang berbinar binar.
__ADS_1
" ya aku bersungguh-sungguh baby "
ucap Matteo yang mulai mengecupi leher jenjang milik Fara kemudian berhenti dari aktifitasnya itu. Setelah itu mendongakkan kepalanya menatap kedua manik bening milik istrinya.
" apa kau bahagia honey " tanya Matteo antusias.
" iya aku sangat bahagia sayang, Terima kasih "
" mulai besok kau sudah mulai berkuliah di universitas yang baru bagaimana " ucap Matteo
" benarkah " tanya Fara yang seperti tidak percaya itu dengan apa yang dikatakan suaminya saat ini.
" iya honey, apa aku terlihat berbohong hem " tanya Matteo sambil memandang kedua mata Fara lekat.
" seperti nya tidak " jawab Fara kemudian tersenyum senang.
kemudian Matteo sedikit menoel hidung Fara saking merasa gemasnya dengan tingkah istrinya itu.
" ya sudah aku kembali ke kamar ya, tidak apa apa kan " tanya Fara
" jadi kau kesini saat ada maunya honey " sahut Matteo.
" bukan seperti itu sayang " rengek Fara.
" tidak boleh, aku tidak mengizinkan nya, kau harus menemaniku di sini, sampai pekerjaan ku selesai " ucap Matteo yang sepertinya menginginkan sesuatu dari istrinya itu.
" tidak sama sekali honey " ucapnya dengan tersenyum.
" baiklah aku akan menemanimu sayang "
" Terima kasih honey, apakah kau tidak berniat memberiku sedikit saja vitamin " ucap Matteo yang ingin sekali bercinta dengan istrinya itu.
" sayang kau mesum sekali, ini di ruang kerja sayang " jawab Fara.
memang dasar benar benar mesum, entah sampai kapan aku mengikuti sandiwaranya ini gumam Fara dalam hati.
" biarkan saja, kau kan istriku honey, siapa yang akan masuk kesini, "
ucapnya kemudian mulai menggendong tubuh Fara penuh gairah dan menuju ke arah sofa panjang nan mewah yang berada di dekat meja kerjanya itu.
setelah itu Matteo mulai menaruh tubuh Fara perlahan di atas sofa dan mulai menciumi leher jenjang milik istrinya itu.
Kemudian Matteo berhenti dengan aktifitas barunya itu dan melangkahkan kakinya ke arah pintu ruang kerja dan akan mengunci pintunya perlahan, karena sedari tadi Fara seperti was was mungkin karena takut ada seseorang yang tiba tiba masuk.
kemudian Matteo kembali ke arah Fara yang berada di sofa tersebut.
" honey kau lihat aku sudah menguncinya sayang "
__ADS_1
" tapi sayang "
shuttt
" tidak akan ada yang berani masuk honey, percayalah "
kemudian Fara sedikit menganggukkan kepalanya, yang membuat Matteo sedikit tersenyum.
setelah mendapat persetujuan dari istrinya itu kini Matteo memulai kegiatan panasnya lagi bersama seseorang wanita yang kini sangat ia sayangi.
Matteo mulai mencium bibir Fara dengan lembut dan keduanya saling menikmati satu sama lain, sedangkan tangan Matteo mulai bermain di kedua gundukan milik Fara dan tangan satunya lagi ke area sensitif milik istrinya, yang begitu ia rindukan sejak kemarin itu.
dan setelahnya puas bermain pemanasan di sana bersama Fara, kini Matteo melakukan hal yang seharusnya di lakukan pasangan suami istri itu.
sampai mencapai kenikmatan enam kali dalam satu jam, membuat Fara benar benar terkulai lemas di sana, sedangkan Matteo benar benar sangat puas.
" Terima kasih sayang " kemudian mencium pucuk kepala Fara dengan tulus.
sedangkan Fara hanya tersenyum menanggapi perkataan lelaki bertubuh gagah nan berotot kekar itu.
singa jantan ini memang benar benar sangat buas, tubuhku terasa sangat remuk dan tenaga ku seperti nya sudah sangat habis gumam Fara dalam hatinya.
" honey aku akan menggendong mu sayang " ucap Matteo setelah memakai kaos rumahannya itu.
" sebentar aku akan memakaikan bajumu honey "
Matteo pun perlahan mengambil pakaian Fara yang masih berserakan di lantai serta dalaman milik Fara yang masih menyangkut di atas meja kerjanya, ya semua itu karena kelakuan Matteo sendiri yang tidak sabaran menikmati pemandangan indah di depannya, sampai melemparkan seluruh kain yang menempel pada tubuh Fara ke sembarang arah.
" sayang tubuhku terasa sangat lelah "
ucap Fara dengan nada yang sudah memprihatinkan seperti nya, karena berusaha mengimbangi kegagahan suaminya di atas sofa yang seperti singa jantan yang sedang buas itu.
" honey maafkan aku, tubuhmu terlalu nikmat untukku sayang "
ucap Matteo setelah memakaikan pakaian milik istrinya itu, kemudian menggendong tubuh Fara keluar dari dalam ruang kerjanya menuju kamar pribadi mereka dan menaruh tubuh istrinya perlahan di sana.
" honey, kau istirahat lah aku akan ke ruang kerja "
Sedangkan Fara hanya tersenyum.
" honey aku mencintaimu " ucap Matteo kemudian mencium kening Fara dengan lembut, dan menyelimuti tubuh istrinya yang benar benar kelelahan itu.
lagi lagi Fara hanya tersenyum mendengar perkataan suaminya itu.
entah sampai kapan aku seperti ini, merelakan tubuhku untuk lelaki yang berniat menjadikan aku budak, dan aku hanya bisa mengiyakan saja, dan seandainya aku sampai hamil bagaimana, pasti dia bertambah menyiksaku di lain waktu mungkin sekarang dia berpura pura baik padaku, dan seandainya aku mempunyai bayi dia pasti akan memisahkan aku dan anakku aku harus bagaimana sekarang gumam Fara yang terus memandang ke arah langit langit atap di kamarnya itu.
sedangkan Matteo yang telah keluar dari dalam kamar pribadinya itu, kini menuju ruang kerjanya dan kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda itu, karena ada sedikit gangguan tehnis
__ADS_1