
15.00 wib
Seperti biasa dengan waktu yang sudah menunjukkan jam tiga sore tersebut, ini adalah jam di mana Fara mulai bersih bersih di panti.
Bersih bersih nya sudah selesai dan sekarang tinggal mencuci piring dan setelah itu aku akan segera ke mesin ATM agar tidak terlalu petang di jalan monolog Fara.
kemudian Fara segera menuju ke dapur untuk mencuci peralatan dapur yang kotor sehabis anak anak panti makan tadi.
sesaat kemudian
fara telah selesai mencuci piring, dan saat ini dirinya tengah menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket itu.
Sesaat kemudian Fara telah selesai dengan ritual mandinya tersebut.
kemudian segera bergegas untuk memakai pakaian yang ia beli kemarin yaitu sebuah dress pendek selutut berwarna abu abu, setelah itu memakai kontak lens nya yang juga berwarna abu abu senada dengan gaunnya tersebut.
Fara juga sedikit menambah riasan tipis di wajahnya, kini gadis dua puluh satu tahun itu segera pergi ke depan cermin untuk melihat penampilannya saat ini.
emmm, sepertinya sudah pas dan riasan ku juga biasa biasa saja tak terlalu mencolok, aku merasa bukan diriku sendiri saat ini, kenapa aku sangat sangat berbeda ya, memang sih tambah cantik hahaha... kumat deh, ya sudah berangkat saja sekarang pumpung masih sore monolog Fara.
kemudian Fara segera bergegas mengambil tas selempang kecilnya, yang hanya bisa memuat untuk di isi ponsel saja.
Dan saat ini gadis cantik itupun mulai melangkahkan kakinya untuk keluar dari kamar nya, dan saat akan keluar baru beberapa langkah dari kamarnya tersebut Fara berpapasan dengan bu Hani.
" ibu mengagetkan Fara saja " ucap Fara sambil memegang dadanya karena begitu terkejut nya dengan kedatangan bu Hani di depannya saat ini.
" hehehe.. maaf Fara, kamu sudah mau berangkat ke ATM nak " tanya bu Hani kepada Zahra.
" iya bu " jawab Zahra sbil tersenyum.
" ya sudah hati hati "ucap bu Hani
" iya buk " jawab fara.
kemudian gadis berumur dua puluh satu tahun itu bergegas melangkahkan kakinya untuk segera bergegas meninggalkan panti.
sesaat kemudian
Fara kini telah berada di depan gerbang panti.
Di toleh nya kanan kiri sepi, akhirnya Fara memutus kan untuk berjalan kaki sedikit di pinggir trotoar sambil menunggu kendaraan umum lewat, karena keberadaan tempat mengambil uang itu sedikit jauh dari arah panti.
kenapa tak ada kendaraan satupun yang lewat ya, jalan sepi lagi monolog Fara.
sedang kan dari arah kejauhan ada tiga lelaki bertubuh gempal sedang tersenyum,dan saat ini yang sudah siap membawanya kembali ke mansion milik lelaki tampan berparas bule tersebut.
" sudah siap kalian " ucap sang bos bertubuh gempal kepada dua anak buahnya itu.
" siap bos " ucap kedua anak buah.
__ADS_1
kembali ke Fara
sesaat kemudian ada kendaraan umum yang lewat.
Fara pun mulai menghadang kendaraan umum tersebut.
dan ternyata kendaraan umum itu sudah full penumpang.
masa iya aku jalan kaki sampai sana monolog Fara lagi.
Dan sesaat kemudian lewat lah mobil jeep berwarna hitam, kemudian berhenti di depan Fara.
chhhiiiitttttttttt......
bunyi rem mobil jeep hitam tersebut.
dan setelah itu keluar lah tiga lelaki bertubuh gempal memakai pakaian serba hitam.
" si.. si... siapa kalian hah " ucap Fara terbata bata, sambil sesekali memundurkan tubuhnya itu kebelakang.
bukankah itu mobil jeep hitam milik anak buah Matteo gumam Fara dalam hati.
" cepat bawa bona Fara " ucap bos dari kedua lelaki bertubuh gempal tersebut.
" baik bos " jawab kedua anak buah nya yang juga bertubuh gempal.
sedangkan Fara mulai berbalik arah untuk segera berlari dari ke tiga lelaki yang mulai mendekat ke arahnya saat ini, lelaki yang sangat terlihat menyeramkan itu.
Mulut Fara pun dibekap oleh kedua lelaki bertubuh gempal tersebut dengan obat bius yang berada di sapu tangan tersebut, dan Fara pun kemudian pingsan.
" cepat bawa nona ke dalam mobil pumpung jalanan sepi " ucap bos bertubuh gempal.
" baik bos " jawab kedua anak buahnya bersamaan.
Fara pun akhirnya berhasil di culik untuk yang kedua kalinya oleh orang suruhan Matteo.
Dan mobil jeep hitam yang membawa Fara itu, kini telah melaju dengan sangat kencang,
Sedangkan bos dari kedua lelaki bertubuh gempal itu, mulai mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi sekertaris Gavin, dan
sesaat kemudian.
panggilan pun terhubung.
" halo " ucap sekertaris Gavin dari sebrang sana.
" halo tuan, kami sudah mendapatkan nona Fara tuan, dan saya akan segera membawa nona ke mansion tuan Matteo " jelas lelaki bertubuh gempal itu kepada atasannya yang tak lain adalah sekertaris Gavin.
" bagus, lebih cepat lebih baik, ingat jangan sampai ada goresan sedikitpun di tubuh nona Fara, kalau kalian tidak ingin dapat masalah dengan tuan Matteo, dan satu lagi tuan Matteo memberikan kalian tambahan bonus karena sudah mendapatkan nona Fara " jelas Sekertaris Gavin di sebrang sana.
__ADS_1
" iya tuan terimakasih banyak tuan " ucap lelaki bertubuh gempal tersebut.
" ya " jawab sekertaris Gavin singkat.
dan panggilan pun terputus.
" kalian tau kata tuan kita, tuan Matteo menambah bonus kepada kita, karena sudah berhasil menculik nona Fara " ucap bos lelaki bertubuh gempal.
" wah... enak dong bos " jawab kedua anak buahnya.
" ya, kita segera berpesta setelah ini " sahut bos bertubuh gempal.
" oh iya bos, ngomong ngomong nona Fara bertambah sangat cantik ya, setelah menghilang dua bulan lebih ini " jelas anak buah satunya lagi.
" iya kau benar, memang sebelum nya nona Fara cantik apa kau buta " jawab bos bertubuh gempal sambil mengatai satu anak buah nya itu.
" ya tidak sih bos, pantas saja tuan Matteo sangat menggilai nona Fara ya " ucap anak buah itu tadi
" iya, menurut ku mereka cocok, tuan Matteo sangat lah tampan tetapi sangatlah menyeramkan bagiku, berbeda dengan nona Fara yang sangat cantik dari sononya dan juga dia baik " jelas bos bertubuh gempal.
" ya semoga saja mereka berjodoh, dan tidak ada pertengkaran lagi, saya takut bos, jika tuan Matteo sudah sangat marah karena saking tergila-gila pada wanitanya ini, ngeri liat nya " jelas anak buah satunya.
" ya kau benar " jawab bos bertubuh gempal.
dan obrolan di antara ketiganya pun selesai.
satu jam kemudian.
Mobil jeep hitam yang membawa Fara kini mulai memasuki area mansion besar bak istana milik Matteo.
chhhiiiittttttttt.........
bunyi rem mobil jeep hitam yang saat ini tengah berhenti tetap di depan pintu besar mansion.
" ayo cepat bawa nona " ucap bos bertubuh gempal pada kedua anak buahnya.
" iya bos " jawab kedua anak buahnya.
kemudian kedua anak buah itu mulai membopong tubuh Fara untuk segera memasuki mansion besar tersebut.
sesaat kemudian
" kalian bisa di andalkan " ucap sekertaris Gavin yang saat ini tengah berada di depan pintu kamar tuan nya itu.
" bawa masuk nona Fara kedalam kamarnya " ucap sekertaris Gavin lagi menyuruh anak buahnya tersebut.
" iya tuan " jawab ketiga lelaki bertubuh gempal tersebut.
" dan kau sini, ini hasil jerit payah mu yang telah membawa nona kembali, jangan lupa bagi tiga " jelas sekertaris Gavin.
__ADS_1
" ya tuan baik, terima kasih " jawab anak buahnya itu.
sedangkan yang kedua lelaki lainnya tengah membawa tubuh fara untuk di letak kan nya di atas ranjang empuk milik atasannya tersebut.