
beberapa saat kemudian
" sayang ini sudah selesai nasi gorengnya, ayo kita ke meja makan " ucap Fara kepada Matteo yang baru saja memasukkan botol air putih kedalam lemari pendingin tersebut
" baiklah ayo honey "
kini keduanya telah duduk di meja makan Fara mulai mengambilkan nasi goreng untuk suaminya dan menambahkan telor ceplok di sana begitu juga di piring miliknya, sepasang suami-istri itu mulai memakan nasi goreng nya dengan lahap,
sepuluh menit kemudian
" emm, kenyang nya, sayang di lemari pendingin semuanya sudah habis persediaan pangannya " ucap Fara di sela sela makannya.
" ya sudah bagaimana kalau nanti sore kita belanja bersama honey " jawab Matteo sambil melirik ke arah Fara kemudian tersenyum.
" baiklah kalau begitu " jawab Fara
" ya sudah sekarang aku mau ke atas mandi dulu tubuhku terasa gerah " pancing Matteo.
" ya sudah cepat lah mandi, sayang kau bisa kan sedikit cepat mandi, karena aku merasa sedari tadi tubuhku sedikit berbeda seperti panas, padahal tadi sebelum nya aku sudah mandi duluan, sebelum memasak "
jelas Fara yang mulai merasakan reaksi dari obat yang si berikan oleh sang suami.
" mungkin itu karena kau sedari tadi berada di depan penggorengan honey " ucap Matteo sambil dirinya yang berpura-pura tak tahu apa apa itu.
" iya juga sayang "
" sayang kau bisa kan menaruh semua yang kotor ini di sana, nanti aku akan mencucinya, aku sudah tidak tahan sayang aku akan ke kamar duluan "
" ya baiklah hati hati honey " jawab Matteo sedangkan di dalam hatinya mulai kegirangan, melihat reaksi di dalam tubuh sang istri.
aku harus cepat membereskan ini semua, dan segera menyusulnya ke kamar monolog Matteo.
kemudian lelaki bernetra abu abu itu tak lupa menghubungi sekretarisnya, kini Matteo mulai mengeluarkan ponsel pintarnya kemudian menghubungi sekretarisnya yaitu Gavin.
penggilan pun terhubung.
" halo " ucap matteo setelah sambungan telepon nya terhubung.
" ya halo tuan " jawab sekertaris Gavin di sebrang sana.
__ADS_1
" Vin urus semua pekerjaan kantor, hari ini aku tidak masuk "
" baiklah tuan kalau begitu "
dan penggilan pun terputus.
setelah selesai dengan panggilan telfon nya itu
kemudian dirinya langsung membersihkan meja makan membawa semua piring serta gelas kosong untuk di cuci nya, sambil menunggu reaksi di tubuh istrinya semakin menambah membuatnya bergairah.
sepuluh menit kemudian.
Matteo telah selesai membersihkan semuanya di dapur mewahnya tersebut.
kemudian ia berjalan ke arah lantai atas untuk menuju kamarnya.
aku tidak sabar bagaimana keadaan istri ku sekarang, yang biasanya malu malu tapi sekarang apa dia bisa sampai seperti singa betina, aku penasaran sekali dengan reaksi obat perangsang itu, honey maafkan aku sekali ini saja aku memberimu obat itu, dan tidak akan lagi monolog Matteo sambil menaiki anak tangga.
sesaat kemudian
Matteo telah berada di depan pintu kamarnya kemudian perlahan membuka handel pintu tersebut.
tiba tiba tangannya di tarik oleh wanita cantik di hadapan nya itu yang saat ini hanya memakai bra dan cd saja.
Setelah menarik tangan kekar itu, kemudian Fara langsung memepet tubuh gagah nan perkasa tersebut ke pojokan tembok di dekat pintu masuk kamarnya tadi.
setelah itu Fara langsung menyambar bibir suaminya dengan penuh gairah.
Sedangkan Matteo sedikit tersenyum simpul tanpa babibubebo Matteo mulai meladeni aksi istri itu, dengan gairah yang memenuhi seluruh tubuhnya sedari tadi ia coba tahan.
Kedua tangan kekar Matteo langsung memeluk pinggang Fara dengan begitu posesifnya, sayangnya ciuman kedua pasang suami istri itu tak bertahan lama, karena Fara saat ini di penuhi dengan gairah yang begitu besar pada lelaki berparas bule tersebut.
kemudian Fara mengajak sang suami berparas bule nya itu ke arah ranjang king size, setelah itu Fara dengan gairahnya yang besar langsung menindih tubuh kekar milik Matteo.
sedangkan Matteo membiarkan saja apa yang akan di lakukan wanita yang paling ia sayangi itu, gairah nya bertambah meronta ronta ketika istrinya membuka pengait bra dan juga melepas cd yang ia pakai kemudian membuangnya di sembarang arah.
Menampilkan dua benda kenyal kesayangan nya itu, dan juga terlihat sedikit di sana hutan rimba yang penuh kenikmatan tersembunyi milik sang istri, karena saat ini tubuh Fara hanya di penuhi nafsu kepada sang suami yang menurutnya sangat menggairahkan itu, yang terlihat di sana terdapat bulu bulu di dada bidang nan kekar tersebut terlihat sangat sexy menurut nya.
sekilas Matteo tersenyum melihat tingkah agresif Fara yang mulai mencium leher suaminya saat ini dan terus ke arah bawah.
__ADS_1
dan saat ini Fara memimpin di bagian atas, keduanya mulai bercocok tanam di pagi hari sampai Berjam jam di sana.
Entah sampai berapa jam keduanya bertahan.
kini jam sudah menunjukkan pukul 11.00 wib
pintu kamar pasangan suami istri itu masih saja belum terbuka.
sedangkan di dalam kamar, kini giliran Matteo yang sedang memimpin di bagian atas, setelah Fara sedari memimpin sampai empat jam lamanya karena pengaruh obat perangsang tersebut.
Berbeda dengan Matteo yang memang kuat gagah nan perkasa meskipun tanpa obat perangsang pun dirinya betah berlama-lama jika berhubungan dengan Fara yang menurutnya sangat menggairahkan itu.
beberapa jam kemudian entah lah sudah ke berapa kalinya kedua pasangan suami istri itu mencapai kenikmatan yang tiada tara, intinya lebih dari sepuluh kali kenikmatan yang mereka rasakan saat ini.
Dan saat Fara kini sudah terlelap akibat terlalu kelelahan karena aktivitas panasnya sedari pagi sampai siang baru saja selesai.
sedangkan Matteo masih terlihat biasa biasa saja, tak nampak terlihat kelelahan sekali di raut wajah tampan bak bule nya tersebut.
Terima kasih honey, istirahat lah baby, aku janji tidak akan memakai obat perangsang laknat itu lagi " ucap Matteo seperti menyalahkan obat pemberiannya sendiri, padahal dirinya tadi ke enakan bahkan mendapatkan servis full dari istrinya.
dan juga sebenarnya Matteo melihat Fara istrinya sedikit kasihan, mungkin milik istrinya saat ini sedikit lecet karena terlalu lama bergesekan.
kemudian Matteo perlahan membuka selimut tebal yang menutupi tubuh Fara untuk melihat sedikit milik istrinya yang sedikit bengkak dan juga sedikit lecet di sana.
Honey ini pasti sakit, dan sewaktu kau bangun dari tidurmu nanti pasti kau akan meringis kesakitan monolog Matteo.
kemudian menutup kembali selimut tebal putih itu ke tubuh istrinya yang masih polos tanpa sehelai benang tersebut.
setelah itu lelaki tampan bak bule Turkey itu berdiri dari sisi ranjang untuk segera mengambil salep pereda nyeri untuk sang istri.
sesaat kemudian
setelah mengambil obat pereda nyeri untuk sang istri, Matteo mulai mengoleskan perlahan salep tersebut di area sensitif milik istrinya.
setelah itu Matteo dengan tubuhnya yang masih polos itu ikut tertidur di samping Fara istrinya.
dengan tangannya yang saat ini memeluk perut rata milik Fara yang begitu posesif nya.
aku mencintaimu honey, hanya diriku yang boleh memiliki dirimu, cepat tumbuh anak dady di rahim mommy monolog Matteo.
__ADS_1
setelah itu Matteo tersenyum.
kemudian lelaki tampan itu mencium perut rata Fara dan setelah itu kembali merebahkan tubuhnya di samping wanita kesayangannya itu.