Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
kembali ke mansion


__ADS_3

ke esokan harinya.


tepatnya masih berada di panti


06.00 wib


Lelaki berparas bule itu mulai membuka keduanya matanya perlahan dan di pandang nya wajah gadis cantik yang masih nyenyak tidur di atas tubuhnya pagi ini.


sekilas lelaki bernetra abu abu itu tersenyum, memandangi wajah Fara yang terlihat sangat menggemaskan dengan wajah nya yang terlihat sangat damai pagi ini.


perlahan Matteo mulai menggoyangkan tubuh Fara agar cepat terbangun, dan segera bersiap siap untuk segera kembali ke mansion nya yang beda kota tersebut.


" honey bangun " ucap Matteo sambil menggoyangkan pelan tubuh milik Fara yang masih setia berada di atas tubuh kekarnya itu.


" emm... ini jam berapa " jawab Fara dengan wajah bantalnya, yang membuat Matteo bertambah gas.


" jam delapan honey " sahut Matteo berniat menggoda istri yang selalu menggemaskan bagi dirinya itu.


" apa.. kenapa kau tidak membangunkan aku sayang "


" hehehe.... tidak aku bercanda ini masih jam enam "


" dasar kau ini ya, ya sudah ayo mandi, aku duluan ya, dan setelah itu dirimu sayang " ucap Fara yang masih setia di atas tubuh Matteo.


" honey apa tidak berdua saja, biasanya kan seperti itu " jawab Matteo sedikit mengingatkan.


" sayang ini di panti bukan di mansion, jadi kau harus bisa membedakannya " ucap Fara yang mulai bangun dari tubuh kekar milik Matteo dan kemudian duduk di dekat sangat suami.


" hah... padahal sama saja di kamar mandi " jawab Matteo sedikit sebal.


" sayang " sahut Fara dengan nada suara yang sangat pelan, tetapi penuh penekanan.


" iya iya, ya sudah sana mandilah duluan " ucap Matteo yang seperti sudah mengerti kalau Fara seperti sedang mengingatkannya dengan perkataannya itu.


********


di area panti kini mulai masuk sebuah motor box besar dan dua truk kemudian di ikut i mobil mewah hitam di belakangnya.


Dan sontak saja membuat semua penghuni panti keluar untuk melihat ada apa sebenarnya banyak suara berisik dari mobil mobil yang mulai memenuhi pekarangan mansion.


Bu Hani pun langsung keluar dengan pengasuh panti lain nya, dan juga banyak anak anak yang mulai berhamburan mengintip di pinggiran jendela.


sekejap lelaki tampan berparas bule luar negri itu mulai keluar dan memerintahkan kepada seluruh anak buah nya untuk menurunkan isi dari mobil box dan juga dua truk besar tersebut.


Bu Hani yang sedari tadi juga di buat bingung itu, kini perlahan menuju ke arah Matteo, dan ingin menanyakan langsung apa sebenarnya ada di dalam mobil besar besar itu, kenapa tiba tiba masuk ke dalam pekarangan panti.


" Nak ada apa ini sebenarnya " tanya bu Hani yang masih kebingungan.


" emm....... ini bu untuk anak anak panti " jawab pria bernetra abu abu itu dengan mengembangkan senyumnya.


" memangnya apa " tanya bu Hani lagi yang mulai penasaran.

__ADS_1


" barang barang kecil kok bu, barang kali anak anak suka dan berguna "


" nak terima kasih sebelumnya, kamu seharusnya jangan repot repot seperti ini "


" tidak apa apa bu, anggap saja ini hadiah untuk anak anak karena kemarin malam mereka menemani saya bermain dan Fara "


" ibu doakan kamu dan Fara langgeng nak, seperti nya kamu bisa membuat anak ibu bahagia "


" iya bu terima kasih "


obrolan pun selesai


dan bu Hani yang baru saja melihat barang barang yang dikeluarkan dari dalam truk itu sedikit kaget karena dirinya sungguh tidak menyangka, barang barang yang biasanya ada di area bermain di mall mall besar, kini berada di hadapannya.


kemudian truk yang satunya lagi yang juga mulai membongkar muatannya itu, yang tak lain berisi kasur dan berbagai macam alat elektronik, dan perlengkapan sekolah anak anak.


Dan setelah itu mobil box yang terakhir berisi mainan anak anak di segala umur, dan banyak berbagai macam lain nya, ditambah sembako yang seperti menumpuk di dalam sana.


Ibu Hani benar benar di buat terbelalak dengan kedua matanya saat ini.


" Nak ini berlebihan sekali " ucap bu Hani kepada Matteo.


" ibu ini tidak berlebihan, semua ini agar anak anak senang bu dan betah di sini " jawab Bima dengan sangat ramah.


" ternyata kamu lelaki yang sangat baik ya, pantas saja anak ibu juga menyukai kamu "


" hehehe... ibu bisa saja, tetapi jika mengingat dulu saya merasa sangat bersalah kepada Fara bu "


" Nak itu kan dulu, dan sekarang kamu sudah berubah kan dan selama ini yang terjadi kan karena salah faham " jelas bu Hani yang mulai menerima suami dari anak angkat nya tersebut.


sedangkan dari arah belakang ada Fara yang berniat mengagetkan keduanya.


" hayo apa yang kalian bicarakan "


" astaga Fara kau mengagetkan ibu dan Suamimu Nak "


" hehehe.... maaf bu "


sedangkan Matteo hanya geleng kepala melihat kelakuan istrinya saat ini.


tetapi di dalam hati dirinya saat ini tengah gemas melihat rambut Fara yang tengah basah dan juga sangat wangi bau shampo yang ia di pakainya.


" sayang itu apa kenapa banyak sekali kendaraan, dan juga banyak sekali barang barang nya "


" ini karena suami mu Fara, di yang menghadiahkan semua ini untuk anak anak panti "


" APA, ini sih berlebihan ya kan bu "


" ya Fara ibu sudah bilang pada suami kamu, tetapi itu semua katanya hadiah untuk anak anak "


" ya sudah biarkan saja bu "

__ADS_1


" honey apa kau dan ibu sudah selesai kita akan segera kembali ke mansion, dan supir sudah menunggu kita di sana "


" iya ibu sudah siap kok nak ''


" aku juga sudah siap "


" ya sudah ayo "


Dan kemudian ketiga nya pun kini mulai memasuki mobil hitam mewah tersebut dengan menggunakan sopir pribadi, karena sekertaris Gavin di tugaskan di bagian perusahaan.


sedangkan mobil sport Matteo telah di bawa oleh orang bawahannya untuk menuju ke mansion nya.


Dan setelah tadi berpamitan kepada semua penghuni panti, bu Hani serasa sedikit berat meninggalkan anak anak asuh nya di sana,


tetapi bagaimana lagi toh sekarang dirinya juga bersama gadis perempuan yang sangat menyayanginya seperti ibu kandung nya sendiri, dan beberapa hari ke depan dirinya juga akan balik ke panti setelah resepsi pernikahan anak angkatan tersebut selesai.


**********


sesampainya di mansion.


ketiganya mulai turun dari mobil hitam mewah tersebut, setelah tadi di bukakan oleh supir pribadinya.


ketiganya mulai melangkah memasuki mansion besar nanti mewah bak istana dongeng, bu Hani seperti di buat takjub oleh keindahan mansion milik suami anak nya itu.


" sayang ini rumahnya bagus sekali ya seperti istana "


" hehehe... iya bu, ibu pasti sudah lelah kan satu jam lebih di dalam kendaraan "


" sedikit sih "


" ayo Fara antar ke kamar ibu ya, tepatnya di dekat kamar Fara bu di lantai atas, iya kan sayang "ucap Fara kepada bu Hani kemudian pandangannya beralih pada sangat suami seperti minta pendapat


" iya honey " jawab Matteo dengan sangat lembut.


dengan bibirnya yang kini tersenyum untuk kedua wanita berbeda umur tersebut.


********


di lantai atas.


JEG GLEK........


" ini kamar ibu " ucap Fara kepada bu Hani.


" wah bagus sekali nak " jawab bu Hani yang lagi lagi terpukau oleh keindahan mansion milik lelaki berparas bule luar negri tersebut.


" hehehe.... ya sudah ibu sekarang istirahat ya " ucap Fara penuh kelembutan dan sambil mengembangkan senyum nya.


" ya baiklah nak " jawab bu Hani yang juga membalas senyuman anak nya itu.


" Fara ke kamar sebentar "

__ADS_1


" iya sayang "


dan Fara pun kini segera menuju kamarnya menyusul sang suami yang tadi lebih dulu masuki kamar pribadi keduanya.


__ADS_2