Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
Matteo bucin


__ADS_3

dan kini mobil yang mereka naiki telah sampai di depan universitas yang sangat elit nan mewah itu.


" wah bagus sekali tempat kuliah nya " ucap Fara sambil mengeluarkan kepalanya dari kaca mobil yang terbuka lebar itu.


" apa kau suka honey " tanya Matteo karena melihat tingkah istrinya sedari tadi senyum senyum sendiri.


" iya aku suka " ucapnya dengan tersenyum.


" sayang kau akan menjemput ku kan setelah aku pulang nanti " tanya Fara.


" pasti honey "


" ya sudah sana turunlah honey " ucap Matteo


" iya, aku tidak sabar punya teman teman baru di sana sayang "


" terimakasih " ucap Fara kemudian tiba-tiba mencium pipi Matteo.


cup


Matteo kaget melihat tingkah istrinya yang mulai berani menciumnya pertama kalinya itu.


" honey kau mulai nakal ya sekarang "


" aku mencintaimu honey "


" tetapi aku tidak sayang "


kemudian Fara langsung tertawa terbahak bahak dan langsung keluar dari dalam mobil sport itu.


dan Fara kembali menoleh ke arah Matteo setelah dirinya keluar dari dalam mobil sport milik suaminya itu.


" awas kau ya honey " jawab Matteo dengan tersenyum melihat ke arah Fara


sedangkan Fara yang mendengarkan ancaman dari suaminya itu hanya menjulurkan lidah nya keluar setelah itu tersenyum dengan bahagianya.😛😛

__ADS_1


dan melanjutkan langkahnya memasuki universitas elit di depannya itu dengan langkahnya yang begitu semangat.


sedangkan di dalam mobil Matteo terus tersenyum mengingat tingkah istrinya saat ini, tetapi dia tetap tak menjalankan mobilnya itu tetap menatap kepergian Fara dari jauh.


Dan Matteo bisa melihat kalau kedatangan Fara ke Universitas itu menjadi sorotan banyak pasang mata ketika Fara berjalan di antara mahasiswa lain, dan yang melihatnya sepertinya sangat kagum dan terpesona dengan kecantikan alami yang Fara miliki saat ini.


sedangkan di dalam mobil Matteo sedikit resah karena baru melihat istrinya yang baru saja memasuki sebuah universitas itu, sepertinya banyak sekali lelaki yang terpesona dengan dengan kecantikan istrinya itu.


kemudian Matteo mengeluarkan benda tipis dari saku celananya dan mulai menghubungi seseorang di sana beberapa saat kemudian panggilan pun terhubung.


" halo " ucap Matteo


" halo tuan " jawab sekertaris Gavin di sebrang sana yang gak lain tepatnya di dalam perusahaan besar milik Matteo.


" cari orang untuk memantau Fara di Universitas nya yang baru kau mengerti sekertaris Gavin "


" baik tuan saya mengerti "


dan panggilan pun terputus.


kini mobil sport yang di naiki oleh Matteo tengah menuju ke arah pulang ke mansion nya, dan di tengah perjalan dirinya tak henti hentinya tersenyum senyum sendiri mengingat tingkah istrinya sedari tadi yang membuat dirinya semakin hari semakin gemas di buatnya.


beberapa saat kemudian Matteo kini telah sampai di mansion nya.


dan kini dirinya memasuki mansion besar miliknya setelah menaruh mobil sport nya di bagasi, kemudian Matteo melangkahkan kakinya ke arah ruang kerja.


karena memang pekerjaan nya menumpuk setelah dirinya tak pernah ke kantor sejak kedatangan Fara dalam kehidupannya.


sebaiknya sekarang aku mengerjakan pekerjaan kantor dulu kemudian aku akan segara memasak untuk Fara, ya sebaiknya seperti itu ucapnya.


kemudian Matteo melangkahkan kakinya menaiki anak tangga untuk menuju tuang kerjanya, dan sekarang Matteo berada di depan pintu ruang kerjanya setelah tadi menaiki anak tangga untuk ke lantai atas.


setelah itu Matteo memasuki ruang kerjanya dan mulai duduk di kursi kebesarannya itu, dan mulai membuka layar tipis yang berada di depannya saat ini, dan mulai mengotak atik nya .


tiga jam kemudian

__ADS_1


kini Bima baru selesai dengan pekerjaan kantornya itu, kemudian Bima mulai menutup layar tipis yang berada di depannya saat ini, setelah itu Bima mulai berdiri dan akan meninggalkan ruang kerjanya.


setelah keluar dari sana Matteo berencana pergi dapur dan akan memasak sesuatu di sana untuk dirinya dan Fara.


sebenarnya nya Matteo bisa memasak meskipun dia lelaki yang bisa di bilang sedikit arogan dan seperti monster seperti yang di kata Fara, tetapi kebanyakan orang-orang yang dekat dengannya tak mengetahuinya.


dan kini Matteo mulai memasak untuk istrinya, dan dia mulai memasak dengan senyuman di bibir nya yang tak pernah pudar mengingat wajah Fara yang menggemaskan itu, membuat dirinya semakin semangat memasak makanan yang nanti akan ia nikmati bersama Fara sepulang kuliah.


lima belas menit kemudian makanan yang ia buat telah selesai, dan Matteo menatanya dengan rapi di meja makan supaya terlihat bagus tatanannya di depan Fara nanti.


dan setelah itu Matteo melangkahkan kakinya menuju lantai atas kamarnya dan sesampainya di kamarnya, kini Matteo bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


lima belas menit kemudian


Matteo telah selesai dengan ritual mandinya dan sudah mengganti bajunya dengan yang baru, dengan rambut setengah basah dan di beri minyak di sana menambah kesan maco pada dirinya, serta matanya yang berwarna abu abu begitu juga dengan dagu dan pipi yang mulai di timbuhi bulu bulu halus dengan kumis tipis menambah daya tariknya saat ini bagi siapa yang melihatnya, kemudian memakai setelan kaos santai dan celana pendek selutut dengan jam tangan limited edition tetap terlihat dengan gaya maskulin nya meskipun dengan memakai kaos santai rumahan dan satu lagi tubuhnya yang terlihat sangat proporsional seperti model laki - laki yang maco yang berada di katalog sebuah brand di luar negeri yang begitu gagah dan sangat kekar.


Dan kini Matteo memandangi wajahnya di pantulan cermin.


Matteo kau memang sangat tampan mana mungkin Fara mengkhianatimu hahaha... ucapnya ketika melihat pantulan wajahnya di cermin dengan tingkat kenarsisan nya yang sudah dewa.


memang pada dasarnya Matteo memang sangat tampan meskipun sudah berumur tiga puluhan, bernetra abu abu sedikit berewok tipis kumis tipis dengan tubuhnya tinggi gagah dan kekar bak lelaki bule luar negri yang seperti tak ada kekurangannya sekalipun.


bisa di bilang ketampanan yang hakiki. ☺☺


dan setelah selesai bercermin Matteo melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya kemudian segera menuruni anak tangga.


dan sesampainya di lantai bawah Matteo melihat jam tangannya sudah menunjukkan setengah satu siang.


dengan segara Matteo menambah kecepatan langkahnya menuju bagasi untuk mengambil mobil sport hitam miliknya.


dan sekarang Matteo berada di dalam bagasi setelah itu Matteo mulai membuka pintu mobil sport miliknya, dan memasuki mobil mewahnya tersebut kemudian mulai menancapkan pedal gas nya keluar dari pekarangan mansion.


saat ini mobil yang Matteo kendarai tengah memecah padatnya keramaian kota dan Matteo membelokkan mobilnya ke suatu tempat terbesar penjualan handphone nomor satu, siapa lagi pemiliknya kalau bukan dia sendiri lelaki yang mempunyai paras sangat tampan bakal bule turky itu.


kini Matteo memarkirkan mobil sport nya di depan tempat terbesar penjual handphone terbesar miliknya itu.

__ADS_1


Kemudian dia melangkahkan kakinya masuk kedalam untuk memilih ponsel pengeluaran terbaru untuk istrinya, karena dirinya merasa susah sekali jika Fara tidak mempunyai handphone untuk di hubungi nya, karena Matteo saat ini memang benar-benar percaya kepada Fara yang tak akan kabur darinya maka dari itu Matteo membelikan handphone untuk wanita yang sangat ia cintai nya saat ini.


__ADS_2