Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan

Perbudakanku Berakhir Di Pelaminan
hilangnya kesucian fara


__ADS_3

Matteo mulai merobek semua pakaian yang menempel di tubuh Fara dengan tangan kekarnya itu, kemudian Matteo tambah menggila setelah menindih tubuh Fara, setelah gadis itu polos tanpa sehelai benang pun akibat kelakuan nya itu.


" ternyata tubuhmu sangat bagus, apa boleh aku mencicipinya sayang " ucapnya dengan nada entengnya.


sedangkan Fara hanya bisa menangis, menahan kekesalan dalam hati kepada pria brengsek yang ada di hadapannya itu, melihat wajah Matteo di depannya saja Fara ingin sekali mencekiknya seandainya itu bisa, karena sangking bencinya Fara kepada lelaki kejam itu.


" dasar lelaki brengsek, aku benci padamu, aku tidak akan pernah memaafkan mu cam kan itu ''


ucap Fara dengan hati yang begitu sangat hancur.


" sayang ini nikmat, apa kau ingin tau rasanya bagaimana hah, baiklah aku akan melakukannya "


" tolong jangan lakukan itu padaku, kau boleh menyiksaku tapi tidak dengan harga diriku "


Matteo tersenyum kecut,


" maaf sayang kata - katamu sudah terlambat, seandainya kemarin kau tidak kabur, mungkin saat ini kau tidak akan merasakan kenikmatan yang akan aku berikan padamu sayang "


jawab Matteo sambil menyingkirkan anak rambut yang menutupi sedikit wajah Fara, sambil mengelus pelan rambut Fara dengan penuh gairah.


" kau memang monster " jerit Fara


sedangkan Matteo yang mendengar nya hanya tersenyum kecut, kemudian mulai menikmati tubuh ramping Fara.


Matteo mulai mencium bibir Fara dengan lembut, kemudian setelah terasa lama di sana Matteo beralih ke bawah dan terus kebawah tak lupa Matteo memberi tanda kepemilikan di sana sini yaitu di tubuh budak barunya itu.


dan saat ini Matteo mulai ke arah bawah dan bermain di sana yang lebih sensitif.


" sayang apa itu sangat nikmat, sampai kau basah seperti ini "


ucap Matteo kepada budak barunya itu sambil mengelus milik Fara yang sudah basah saat ini.


" aku benci padamu " jerit Fara memang benar-benar sangat membenci Matteo saat ini.


Matteo hanya tersenyum mendengar perkataan Fara.

__ADS_1


sedangkan Fara terus menangis sampai sesenggukan karena mulai merasakan begitu sakit sesuatu di bawah sana, saat Matteo mulai melakukan hal itu kepadanya.


" sakit tolong hentikan aku mohon " ucap Zahra dengan begitu begitu pilunya.


" sebentar sayang, ini hanya di awal saja, dan seterusnya akan terbiasa tidak akan sesakit ini"


ucap Matteo begitu enteng sambil menenangkan Fara.


tidak sampai hitungan ke tiga, kini milik lelaki tampan bernetra abu abu itu sudah masuk ke dalam sana dengan sempurna, dan Matteo pun mulai bercocok tanam di sana.


Dan sesuatu milik Fara pun mulai mengeluarkan darah yang merembes ke sprei ranjang.


Matteo terus bermain di dalam hal yang lebih sensitif yang teramat perih bagi budak barunya itu dan kini berubah menjadi sebuah kenikmatan dalam sekejap.


Matteo pun sampai mengeluarkan kenikmatan sampai lima kali dalam satu jam, dan setelah merasa puas kini Matteo langsung merebahkan tubuhnya di dekat Fara yang sudah terlelap,


karena memang Fara sudah merasa sangat kelelahan, yang berusaha mengimbangi keperkasaan dan kegagahan Matteo sebagai lelaki yang memiliki gairah yang sangat besar terhadap tubuh Fara yang menurut Matteo sangatlah sexy itu.


aku sangat puas dengan tubuhmu sayang, tubuhmu sangat menggairahkan ku, aku akan segera mengikatmu dalam suatu hubungan, agar aku bisa lebih leluasa melakukan hal yang sangat intim itu denganmu Fara, tubuhmu seperti candu bagiku sayang, dan agar kau tidak lagi kabur dariku ucapnya sambil tersenyum.


beberapa jam kemudian waktu sudah menunjukkan pukul dua siang kini Matteo mulai membuka Matteo nya sedangkan Fara tetap memejamkan matanya tak berniat sedikit pun membukanya.


Apa kau sangat lelah sayang, sampai kau terlalu nyenyak dalam tidurmu, baiklah kalau begitu aku akan membersihkan tubuhku ke kamar mandi.


Matteo berbicara sendiri karena Fara masih enggan untuk membuka matanya, kemudian Matteo melangkahkan kakinya ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


beberapa saat kemudian


Setelah Matteo membersihkan diri dan mulai keluar kamar mandi, kini Matteo melihat ke arah ranjang king size itu, melihat tubuh Fara yang sedikit menggeliat di sana dan Matteo pun mendekati arah ranjang itu.


" kau sudah bangun sayang " ucapnya kepada Fara yang baru membuka matanya itu.


dan Fara yang melihat Matteo mendekat itu langsung meringsut karena merasa sangat ketakutan.


" aawww... sakit, pekik Fara

__ADS_1


" jangan mendekat " Fara sedikit menjauh dari Matteo sambil meneteskan air matanya karena Fara seperti orang yang trauma melihat Matteo di depannya.


" aku tidak akan melakukannya lagi, aku hanya ingin membantumu " ucap Matteo


" aku tidak butuh bantuan mu, pergi dari sini, aku benci padamu " jawab Fara dengan kedua matanya yang terus mengeluarkan air mata sampai merembes ke dua pipi mulusnya.


Matteo yang melihat keadaan Fara seperti itu menjadi tidak tega meskipun Matteo berniat untuk menghancurkan hidup Fara.


" terserah kau saja benci atau tidak kepadaku, yang penting kau sekarang harus membersihkan tubuhmu, aku akan membantumu ke kamar mandi " kelas Matteo kepada Fara yang saat mulai ketakutan pada dirinya itu.


" aku bilang pergi " jerit Fara seperti seorang yang sangat frustasi berat.


" kau memang budak yang tidak tau diri, aku sudah baik ingin membantumu tetapi kau tetap saja menolaknya " ucap Matteo dengan lantangnya.


" terserah padamu, dan sekarang pergilah dari sini, aku sangat membencimu kau tau itu "


ucap Fara lagi yang memang saat ini dirinya merasa sangat membenci lelaki tampan bak bule itu, yang berada di hadapannya saat ini.


Matteo yang merasa di usir oleh Fara kini dirinya sangat merasa kesal kemudian Matteo mulai menekan dagu Fara dengan keras.


" memangnya siapa dirimu hah, berani sekali kau padaku " jawab Matteo dengan kedua matanya yang saat ini ingin keluar itu, dan sambil menekan dagu Fara semakin keras.


dan setelah itu Fara saking jijik dan marahnya kepada Matteo kemudian dia meludahi wajah tampan Matteo, kemudian Matteo mengusap wajahnya yang telah di ludahi Fara dengan wajah yang penuh ke murkaan kepada wanita di depannya saat ini.


" kau memang budak tidak tau diri hah "


ucap Matteo kemudian kembali menjamah tubuh Fara yang sudah lemas,


Dan Matteo melakukan hal itu lagi kepada Fara untuk kedua kali karena memang Matteo merasa ketagihan dengan tubuh indah Fara, sedangkan Fara sudah pasrah, dengan keadaannya sekarang.


satu jam kemudian


Matteo telah puas bermain - main dengan tubuh Fara hingga mencapai kenikmatan empat kali, karena dirinya merasa sangat puas dengan pelayanan Fara yang tidak ada penolakan sama sekali.


Bagaimana Fara menolak, karena memang Fara sudah tidak mempunyai tenaga lagi untuk melawan lelaki gagah dan perkasa seperti Matteo.

__ADS_1


__ADS_2