
" Terima kasih, kau telah bersungguh sungguh dengan hubungan ini, dan aku juga sebenarnya aku juga merindukan ibu Hani di panti, pasti dia bingung mencari keberadaan ku, yang tiba tiba kembali menghilang "
" iya honey kita langsung ke sana besok ya, apa Bu Hani akan memaafkan perbuatan ku padamu, maaf kan aku sebelum nya telah membuat hidupmu seperti ini "
" sayang apa yang kau katakan, bu Hani pasti bisa memaafkan mu, jika kau memang bersungguh-sungguh padaku "
" benarkah "
" iya percayalah padaku.....dan aku juga akan membantumu menjelaskan semuanya kepada bu Hani,kalau kau sudah berubah dan selama ini hanya karena salah faham "
" Terima kasih baby " ucap matteo sambil tersenyum dengan tangannya buang kini tengah menggenggam erat tangan Fara.
" iya " jawab Fara pelan dengan tatapan penuh kasih sayang.
" tuan ini pesanan anda " ucap pelayan restoran yang baru saja sampai di meja makan yang saat ini tengah ia duduki nya bersama Fara.
" iya "
dan setalah menaruh semua pesanan makanan di atas meja, kemudian pelayanan tersebut segera pergi dari hadapan keduanya.
" honey makanlah, bukankah kau sangat lapar "
" hehehe... iya aku lapar sayang, ya sudah ayo makan "
Keduanya pun kini tengah menikmati makanan yang baru saja mereka berdua pesan itu.
setelah beberapa lama kini kedua pasangan di mabuk cinta itu telah selesai dengan acara ritual makannya tersebut.
" sayang aku sudah sangat kenyang " ucap Fara kepada suaminya
" apa kau tidak ingin menambah ya lagi honey " tanya Matteo.
" sayang memang kau pikir aku ini apa hah...tadi porsi nya sudah banyak "
" ya mungkin saja, jika kau gemuk pun aku tidak masalah "
" emm.. memangnya iya, tidak mungkin kau pasti meninggalkan aku dan akan mencari yang lebih cantik dari ku iya kan "
" untuk apa mencari yang lain, sedangkan selama ini kau adalah gadis satu satunya yang membuatku tergila-gila honey "
" ya baiklah aku percaya padamu sayang "
" hehehe... istri pintar " jawab lelaki bernetra abu abu itu yang kini tengah mengelus pipi sangat istri.
" sayang bagaimana kalau kita segera pulang " ucap Fara kemudian.
" memangnya kenapa kau tidak ingin berlama lama dengan ku di sini "
" bukan begitu sayang, tetapi aku sedikit merasa lelah tadi karena kelakuan mu itu "
__ADS_1
" alasan... bagaimana bisa sebegitu saja kau merasa lelah honey "
" ya sudah kalau begitu kita pulang, sebentar "
jawab Matteo kemudian segera memanggil pelayan restoran mewah tersebut untuk segera membayar semua yang pesan.
" hey kau sini " panggil Matteo pada salah satu pelayan restoran yang kini tengah menuju ke arahnya tersebut.
" iya tuan " jawab pelayan restoran itu.
" berapa total semua " tanya Matteo.
" ini bill nya tuan " ucap pelayan restoran tersebut sambil mengulurkan selembar kertas kepada Matteo.
" oh ya, dan lebihnya ambil saja " jawab Matteo kemudian sambil memberikan beberapa lembaran uang berwarna merah.
" ya tuan terima kasih banyak " sahut pelayan restoran tersebut kemudian segera pergi dari hadapan lelaki tampan berparas bule tersebut.
" Ayo honey kita pulang sekarang "
" ya ayo sayang "
keduanya pun kini segera berdiri dari tempat duduknya sedari tadi,
kemudian keduanya segera menuju ke arah luar restoran mewah tersebut.
perlahan lelaki bernetra abu abu itu kini mulai menancapkan pedal gasnya meninggalkan area restoran mewah itu.
*********
di tengah perjalanan.
" honey "
" emm.... iya ada apa " w
" kenapa kau sedari tadi hanya diam saja hem, tidak seperti biasanya, kau seperti melamun baby "
" oh... iya sayang maaf "
" kau sepertinya tidak begitu bahagia hari ini "
" bukan seperti itu, sedari tadi aku melamun apa bisa aku memiliki anak lagi "
" honey hei... dengar aku baby, apa kau ingin segera memilikinya "
" iya sayang aku ingin segera memilikinya, pasti dia sangat lucu "
" hehehe... iya sebentar lagi kau pasti memilikinya, kan semuanya perlu proses iya kan "
__ADS_1
" iya kau benar "
" honey mendekat lah "
" apa tidak mengganggumu menyetir "
" tidak sama sekali baby, mendekat lah "
dan perlahan pun Fara mulai mendekat ke arah lengan sang suami, dan sedikit menyandarkan kepalanya di bahu Matteo.
" istri pintar " ucap Matteo sambil mengelus pipi sang istri dari samping.
" sayang lebih cepat sedikit, aku ingin segera mengganti dalaman ku yang sedikit basah ini, rasanya tidak nyaman sekali, ini karena ulah mu tadi "
" hehehe.......iya baiklah honey aku akan sedikit menambah kecepatan mobilnya.
lima belas menit kemudian.
Kini mobil sport Matteo telah memasuki Area mansion, dan perlahan mobil mulai berhenti pas di depan pintu besar mansion miliknya.
Akhirnya sampai, honey ayo turun, hei.. kau tertidur hem,.... astaga ternyata sedari tadi dia memang tertidur, sebaiknya aku akan menggendongnya mungkin di benar benar lelah monolog Matteo.
Dan perlahan lelaki tampan bertubuh kekar tersebut, mulai menggendong tubuh gadis yang sangat ia cintai itu secara perlahan untuk memasuki mansion.
********
perlahan lelaki tampan berparas bule tersebut kini mulai menurunkan tubuh sang istri di atas ranjang dengan sangat pelan, takut istrinya terbangun.
emm.....entah lah Matteo sekarang telah merubah dirinya sedikit demi sedikit menjadi sosok lelaki yang begitu hangat kepada gadis yanng sangat ia cintai itu.
Dan kemudian Matteo mulai menyelimuti tubuh Fara dengan selimut tebal putihnya.
Oh iya bukannya dia bilang ingin segera mengganti dalaman miliknya yang sedikit basah itu, apa aku harus membangunkannya ya, akkh... aku tak tega sebaiknya aku ambilkan saja dalaman yang baru untuknya, dan kemudian aku akan menggantinya dengan dalaman nya dengan yang baru monolog Matteo.
kemudian Matteo berniat melangkahkan kakinya menuju ruang ganti untuk segera mengambilkan CD yang baru milik sang istri.
sesaat kemudian
Matteo telah kembali dengan membawa CD berwarna merah untuk Fara.
perlahan Matteo kembali membuka selimut tebal berwarna putih itu yang tadi sudah ia selimut kan ke tubuh istrinya.
kemudian lelaki bernetra abu abu itu perlahan mencopot CD Fara yang masih menempel sempurna itu di tempatnya.
ah... sebenarnya aku tidak tega jika hanya melihatnya saja seperti ini, honey kau tau milikmu serasa menggoda diriku jika melihat nya dari dekat seperti ini, emm.... ternyata memang sedikit basah hehehe... pantas saja dia merasa sedikit risih tadi, apa aku tega jika hanya melihatnya begini saja seperti ini,
tanpa menikmati sedikitpun sesuatu bagian yang sangat aku sukai,sebaiknya aku segera melepas dalaman miliknya, dan kemudian aku akan sedikit mencicipinya hehehe... Matteo kau ternyata tak kuat menahan gairah mu itu gumam Matteo sedari tadi.
sambil melepas perlahan CD milik Fara yang masih menempel itu, dan kemudian setelah melepas nya, Matteo kemudian mendekatkan wajahnya di area milik sang istri, ya di mulai mencium lembut milik Fara dan mulai bermain di sana dengan lidahnya itu.
__ADS_1